Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bukan Sekadar Tanam, Lapas Purwodadi Rawat Bayam, Kangkung hingga Pakcoy
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bukan Sekadar Tanam, Lapas Purwodadi Rawat Bayam, Kangkung hingga Pakcoy

Tanaman juga punya drama sendiri. Kalau kurang dirawat, bisa diserang hama, daunnya rusak, bahkan gagal sampai meja panen. Karena itu, Lapas Kelas IIB Purwodadi tak cuma sibuk menanam, tetapi juga rutin merawat tanaman bayam, kangkung, dan pakcoy yang dibudidayakan di lahan pertanian lapas.

T. Budianto
Last updated: September 8, 2026 7:52 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SIRAMI TANAMAN: Salah seorang warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Purwodadi melakukan penyiraman di lahan sayuran di kompleks lapas, kemarin. (Foto: Lapas Purwodadi)
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi terus memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan pertanian produktif. Petugas di bantu sejumlah warga binaan pada Senin (7/9/2026), kembali melakukan perawatan tanaman untuk menjaga kualitas sekaligus mendukung pertumbuhan tanaman agar tetap sehat.

Salah satu perawatan yang dilakukan yakni penyemprotan obat daun secara terarah. Langkah ini dilakukan untuk membantu menjaga kondisi tanaman sekaligus mengantisipasi gangguan hama dan penyakit yang bisa menghambat pertumbuhan.

Sebab, dalam dunia pertanian, menanam hanyalah awal. Setelah bibit tumbuh, tanaman tetap membutuhkan perhatian rutin, mulai dari penyiraman, pengecekan kondisi daun, pengendalian hama, hingga menjaga kebersihan area lahan.

Baca juga: Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

Perawatan yang konsisten diharapkan membuat tanaman tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang maksimal. Yang menarik, kegiatan ini bukan sekadar mengejar hasil panen.

Warga binaan juga ikut terlibat langsung dalam proses pengelolaan dan perawatan tanaman sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Dari kegiatan tersebut, warga binaan belajar mengenali kondisi tanaman, melakukan perawatan, sekaligus memahami bahwa mengelola usaha pertanian membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan rasa tanggung jawab.

Bentuk Pembinaan

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto mengatakan, kegiatan pertanian terus didorong sebagai bentuk pembinaan yang memberikan keterampilan nyata kepada warga binaan.

“Pertanian bukan hanya tentang menanam dan menunggu panen, tetapi juga bagaimana tanaman dirawat secara konsisten. Kami ingin warga binaan mendapatkan pengalaman dan keterampilan secara langsung, mulai dari penanaman sampai perawatan. Harapannya, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Erik.

Menurutnya, pemanfaatan lahan secara produktif juga menjadi langkah nyata untuk mendukung ketahanan pangan di lingkungan lapas. Tanaman yang dibudidayakan tak hanya berpotensi menghasilkan pangan, tetapi sekaligus menjadi media belajar bagi warga binaan.

Baca juga: Lapas Purwodadi Usul Pelatihan Khusus Anti-Narkoba

Dengan semangat “rawat, tumbuh, dan panen”, Lapas Purwodadi terus mengembangkan pertanian secara bertahap. Bayam, kangkung, dan pakcoy menjadi bagian dari proses pembinaan yang diarahkan agar produktif dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, tanaman memang tidak bisa dipaksa tumbuh dalam semalam. Begitu pula kemandirian. Keduanya butuh dirawat, diberi perhatian, dan yang paling penting, jangan cuma ditanam lalu ditinggal. (tebe)

You Might Also Like

ASN Pemprov Jateng Tersangka Korupsi Gak Jadi Diadili, Meninggal saat Jadi Tahanan Kota

Berani Banget! Di Depan Hakim, Gus Yazid Minta Presiden Prabowo Ikut Dijadikan Tersangka

Divonis Bersalah Tapi Tak Perlu Masuk Penjara Lagi, Kok Bisa?

Polisi Tangkap Bjorka, tapi Gak Yakin Sosok Itu ‘Bjorka’ yang Pernah Hebohkan Indonesia

Kemenkum Jateng Gas Sinkronisasi Perda dengan UU Ciptaker

TAGGED:ditjen pemasyarakatanlapas purwodadipemkab grobogan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan. (Ist) BPBD Jateng Pastikan Erupsi Anak Krakatau Tak Ganggu Aktivitas Warga
Next Article TPA Putri Cempo Masih Terbakar, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tak Cuma Jago Ngaji! Darul Amanah Juara Football Santri 2026

Dicari, Komisioner KI  yang Bukan Sekadar Pintar tapi juga Bisa Kerja Bareng

Seluruh Jalur Pendakian Gunung di Jateng Diminta Tutup Sementara

KHUSYUK - 1.328 hafiz dan hafizah menggelar khataman Alquran bareng di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonosobo pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengantarkan Wonosobo raih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Keren! Wonosobo Raih Rekor MURI pada HSN 2026, 1.328 Hafiz dan Hafizah Khataman Alquran Bareng

LATIHAN TANGANI INSIDEN: Petugas Bandara Ahmad Yani Semarang sedang latihan menangani insiden kebakaran pesawat. (ist)

Bandara Ahmad Yani Latihan Tangani Kecelakaan Pesawat dan Kebakaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, DPR Soroti Disiplin TNI

Oktober 9, 2026
DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)
Hukum

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

September 29, 2026
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

NU Jateng Sebut Ashari Bukan Kiai, Izin Pesatren Dipertanyakan: Dia Itu Dukun!

Mei 9, 2026
Hukum

DPR Minta Pembenahan Lapas Cibinong Jangan Mandek

Oktober 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bukan Sekadar Tanam, Lapas Purwodadi Rawat Bayam, Kangkung hingga Pakcoy
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?