Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kasus Keracunan MBG Bisa Berujung Pidana
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kasus Keracunan MBG Bisa Berujung Pidana

Nugroho P.
Last updated: September 4, 2026 6:56 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (ist)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kasus keracunan setelah pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah kini tak cuma jadi sorotan soal kualitas makanan. Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut perkara tersebut bisa saja bergeser ke ranah pidana jika dalam proses hukum ditemukan unsur pelanggaran.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya soal ada atau tidaknya unsur pidana kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, keputusan tersebut harus berdasarkan hasil penyelidikan maupun penyidikan yang sedang berjalan.

“Ini beberapa, beberapa. Jadi gini, pidana atau tidaknya itu tergantung hasil penyelidikan dari pihak aparat penegak hukum,” ujar Sudaryono setelah rapat bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (3/9/2026) malam.

Sudaryono menyebut beberapa kasus keracunan MBG di sejumlah daerah sudah ditangani kepolisian. Bahkan, ada kasus yang prosesnya telah meningkat dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

“Sejauh ini laporan yang kami terima dari kepolisian, beberapa titik dapur yang kemudian menyebabkan gangguan kesehatan keracunan makanan itu dilakukan penyelidikan dan ada yang sudah naik penyidikan,” katanya.

Soal kemungkinan adanya pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, BGN memilih tidak ikut menentukan. Sudaryono menegaskan, keputusan tersebut menjadi kewenangan aparat berdasarkan bukti dan hasil pemeriksaan di lapangan.

“Nah, apakah ada yang tersangka atau tidak, kita serahkan kepada hasil penyidikan atau penyelidikan oleh aparat penegak hukum di lapangan. Gitu kira-kira,” jelasnya.

Di sisi lain, Sudaryono mengungkap temuan BGN terkait penyebab sejumlah kasus keracunan MBG. Dari pemetaan yang dilakukan, sekitar 80-90 persen kasus disebut berkaitan dengan pengelola dapur yang tidak menjalankan SOP sebagaimana mestinya.

“Dari kasus keracunan yang ada itu kalau kita breakdown, itu 80-90 persen tuh karena tidak taat SOP,” kata Sudaryono.

Pelanggaran tersebut cukup beragam. Mulai dari cara menerima bahan makanan, penyimpanan, pengaturan suhu, sampai batas waktu makanan dikonsumsi disebut menjadi bagian yang harus diperhatikan.

“Enggak taat SOP penyimpanan, tidak taat SOP pada saat dia penerimaan barang, tidak taat SOP terkait suhu dan waktu konsumsi, waktu konsumsi, batas konsumsi waktu, dan seterusnya. Itu mayoritas itu,” ungkapnya.

Sudaryono mengaku prihatin dengan munculnya kasus keracunan MBG dalam beberapa hari terakhir. Beberapa wilayah yang menjadi perhatian di antaranya Sidoarjo, Agam, dan Lasem.

Ia memastikan BGN tidak tinggal diam dan akan melakukan pembenahan terhadap pelaksanaan program MBG. Perbaikan itu mencakup tata kelola, aturan, alur pelaksanaan hingga pengaturan keuangan.

“Insya Allah ini kami, kita perbaiki semua tata kelolanya, aturannya, flow, flow, flow penataan keuangannya, dan lain sebagainya,” pungkas Sudaryono.

Sebelumnya, kasus keracunan MBG juga terjadi di Sidoarjo. Hingga Kamis (3/9/2026), jumlah korban tercatat mencapai 668 orang.

Makanan MBG tersebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin. Korbannya antara lain ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba’ul Hikam di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, serta sejumlah siswa dari sekolah lain.

Kasus serupa juga muncul di SMAN 1 Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Sebanyak 752 siswa dilaporkan diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG.

Menu tersebut sebelumnya didistribusikan oleh SPPG Soditan, Kecamatan Lasem, pada Rabu (2/9/2026). Keluhan kesehatan kemudian muncul pada Kamis (3/9/2026), sehingga kasus tersebut ikut mendapat perhatian dan penanganan. (*)

You Might Also Like

Megawati Main Kartu Uno, Hasto Balik Jadi Sekjen

Catat Tanggalnya! Banyak Gratisan di HUT ke-479 Semarang, Warga Diajak Eksplor Kota

Gegara Lupa Nyalain Sein, Pemotor di Semarang Masuk Rumah Sakit

Misteri Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Ardiansyah Terungkap

Dokter Internship Berguguran, Kemenkes Benahi Sistem: Jam Kerja Kini Dibatasi

TAGGED:bgnkeracunan MBGPidanasudaryono
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno. Pohon Tumbang 2 Nyawa Pengguna Jalan di Semarang, MTI: Bukan Sekadar Musibah
Next Article Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual. Minta Putus, Perempuan Solo Diduga Disekap 2 Pekan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

BARANG BUKTI: Barang bukti kasus judi togel dari 3 daerah yang diungkap tim Polda Jateng, dipamerkan saat konferensi pers, Selasa (20/10/2026). (ist)

Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Tiga Wilayah, Rp2,4 Miliar Diblokir

SIKAPI PERCERAIAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama pihak Pengadilan Agama Semarang menjalin kerja sama menyikapi kasus perceraian. (ist)

Tiap Tahun Ribuan Pasutri Cerai, Pemkot Semarang Pikirkan Nasib Janda dan Anaknya

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol).

Harapan Ojol Jateng di Tengah Rencana Revisi UU Lalu Lintas

Demo Memanas di Eropa, KBRI Diminta Siaga Lindungi WNI

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Para Menteri, Wakil Menteri dan sejumlah Kepala Lembaga Pemerintah yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Rabu (17/9/2025). Foto: dok/biropers)
Nasional

Prabowo Reshuffle Lagi! Erick Thohir Pindah Haluan Dari Menteri BUMN ke Menpora

September 17, 2025
Info

Baru, Prediksi Idul Fitri 2026 NU, Muhammadiyah, dan Lembaga Pemerintah 

Maret 13, 2026
Ekonomi

Dari Jateng untuk Jamu Aman, BPOM Luncurkan Idaman

Juni 10, 2026
SNC 2026 DIBATALKAN - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng akhirnya membatalkan gelaran Semarang Night Carnival (SNC) 2026, setelah lokasi diguyur hujan deras dan menimbulkan genangan, Sabtu (2/5/2026). (dul)
Info

Semarang Night Carnival 2026 ‘Chaos’: Diguyur Hujan Deras, Diiringi Banjir, Warga Kasih Sindiran Menohok

Mei 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kasus Keracunan MBG Bisa Berujung Pidana
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?