Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pohon Tumbang 2 Nyawa Pengguna Jalan di Semarang, MTI: Bukan Sekadar Musibah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pohon Tumbang 2 Nyawa Pengguna Jalan di Semarang, MTI: Bukan Sekadar Musibah

R. Izra
Last updated: September 4, 2026 4:38 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno.
Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pohon tumbang yang menewaskan dua pengendara sepeda motor di Jalan Pandanaran, Kota Semarang, Jumat (4/9/2026), menjadi sorotan terhadap kondisi dan pemeliharaan pohon-pohon di tepi jalan.

Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menilai peristiwa tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai musibah.

Menurutnya, pohon yang berada di ruang publik dan di sekitar jalan raya harus mendapat perhatian karena kondisinya dapat menjadi bagian dari risiko keselamatan bagi pengguna jalan.

Bacaaja: Polisi Ungkap Identitas Korban Tertimpa Pohon Tumbang di Pandanaran
Bacaaja: Apes! Tak Ada Angin-Hujan, 2 Orang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang

“Kalau tidak dipelihara, itu menjadi risiko bagi pengguna jalan juga,” kata Djoko kepada bacaaja.co saat dihubungi, Jumat (4/9/2026).

Ia mengatakan, pemerintah seharusnya tidak hanya berfokus pada penanaman pohon dan pembangunan taman. Pemeliharaan harus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan kondisi pohon tetap aman.

“Pohon ditanami kemudian dibiarin saja. Kalau tumbang ya mati. Padahal dinas pertamanan itu sebenarnya termasuk memelihara pepohonan,” ujarnya.

Djoko menilai pohon yang mulai rapuh, rusak, atau berpotensi membahayakan pengguna jalan harus dapat dideteksi lebih awal. Jika kondisinya sudah tidak layak dipertahankan, maka penanganan seperti pemangkasan bahkan penebangan perlu segera dilakukan.

“Kalau sekiranya pohon itu membahayakan, ya dipotong segera,” katanya.

Menurut Djoko, persoalan mendasar yang perlu dievaluasi adalah apakah Pemerintah Kota Semarang telah memiliki data lengkap mengenai pohon-pohon yang berada di tepi jalan.

Ia mempertanyakan kejelasan instansi yang secara khusus bertanggung jawab melakukan pendataan dan pemeriksaan kondisi pohon tersebut.

“Coba tanya, berapa jumlah pohon di tepi jalan Kota Semarang? Ada datanya atau tidak? Jangan sampai setelah menimbulkan korban seperti ini baru kelabakan,” ujarnya.

Djoko menilai kecelakaan akibat pohon tumbang sebenarnya dapat dicegah apabila terdapat sistem pemeriksaan dan pemeliharaan secara rutin.

“Ya, bisa dicegah kalau ada pemeliharaan pohonnya. Jadi tahu kondisi pohon-pohon itu,” tegasnya.

Ia mengatakan risiko pohon tumbang tidak hanya mengancam pengendara sepeda motor, tetapi seluruh pengguna ruang jalan, mulai dari pejalan kaki hingga pengendara mobil.

Karena itu, Djoko mendorong pemerintah segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pohon-pohon di Kota Semarang, terutama yang berada di pinggir jalan dan kawasan dengan aktivitas masyarakat tinggi.

“Dengan kejadian ini, supaya tidak terulang kembali, segera didata dan dipelihara pohon-pohon yang ada,” katanya.

Sebelumnya, pohon tumbang di Jalan Pandanaran, tepatnya di depan RS Hermina Semarang, menimpa dua sepeda motor yang sedang melintas sekitar pukul 11.50 WIB.

Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito mengatakan, peristiwa tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka ringan.

“Pohon tumbang mengakibatkan dua orang pengendara motor meninggal dunia dan satu luka ringan,” kata Sugito.

Dua korban meninggal diketahui bernama Susiana dan Christiawan Purbowo. Sementara satu korban lainnya, Ary Setiawan, mengalami luka ringan dan mendapat penanganan medis.

Peristiwa tersebut kembali mengingatkan bahwa pohon di tepi jalan bukan sekadar bagian dari penghijauan kota. Tanpa pendataan dan perawatan yang memadai, pohon yang seharusnya menjadi peneduh justru dapat berubah menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan. (dul)

You Might Also Like

Sudewo Gak Bisa Jadi Pejabat Lagi? KPK Tambahkan Tuntutan Pencabutan Hak Dipilih

Jateng Resmi Masuk Peta Proyek Energi dari Sampah

Mahasiswa dan LBH Turun ke Dayunan Kendal, Solidaritas Petani Terdampak Konflik Agraria

Ribuan Hektare Sawah di Jateng Kebanjiran, DPRD: Petani Jangan Sampai Ditinggal Sendiri

Vasektomi Jadi ‘Shortcut’ Papa Muda Semarang: Nggak Ribet, Dapat Cuan Jutaan

TAGGED:bukan musibahdjoko setijowarnoheadlinejalan pandanaranpohon tumbangSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 10 Perda Surakarta Dicek, Ada yang Harus “Dipensiunkan”
Next Article Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (ist) Kasus Keracunan MBG Bisa Berujung Pidana

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pertalite Seret di Bangkalan, Eceran Tembus Rp14 Ribu

Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual.

Karyawati SPPG Palembang Mengaku Dilecehkan, Lapor Polisi

Kebakaran Sawit Ketapang, Puluhan Orangutan Kehilangan Rumah

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), seusai menghadiri pembekalan penerima beasiswa santri di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (19/10/2026). (dul)

Gus Yasin: Sinergi Mahasiswa-Santri Cegah Bullying di Jateng

TERIMA UANG LELANG: Pejabat Bank Mandiri (sisi kanan) menerima secara simbolis uang hasil lelang barang bukti kasus korupsi yang tangani Kejari Semarang, Senin (19/10/2026). (bae)

Bank Mandiri Terima Rp1,9 Miliar Hasil Lelang Aset Kasus Korupsi di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kuasa hukum keluarga Haji Hasyim, Teguh Purnomo, di depan Satlantas Polres Kebumen.
Hukum

Tanah Dipinjamkan ke Polres Kebumen Sejak 1950, Eh Mau Disertifikatkan! Ahli Waris Protes

Maret 5, 2026
Ilustrasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. (grafis/wayu)
Info

Apes! Tak Ada Angin-Hujan, 2 Orang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang

September 4, 2026
Ekonomi

Ekraf Jangan Cuma Festival, Samuel Wattimena Tagih Data Produk Unggulan Daerah

Oktober 17, 2026
Daerah

WFA Boleh Jalan, Tapi ASN Semarang Nggak Bisa “Ngilang”

Maret 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pohon Tumbang 2 Nyawa Pengguna Jalan di Semarang, MTI: Bukan Sekadar Musibah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?