Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lagi, Kasus Korupsi di Pekalongan! Kejati Bongkar Kredit Macet Rp141 M
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Lagi, Kasus Korupsi di Pekalongan! Kejati Bongkar Kredit Macet Rp141 M

R. Izra
Last updated: September 3, 2026 7:20 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
RILIS KASUS--Pejabat utama Kejati Jateng merilis kasus yang ia tangani. (ist)
RILIS KASUS--Pejabat utama Kejati Jateng merilis kasus yang ia tangani. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah mengusut dugaan korupsi dalam pemberian kredit di BKK Kabupaten Pekalongan. Kredit yang bermasalah dalam perkara ini nilainya mencapai sekitar Rp141 miliar.

“Dugaan kerugiannya Rp141 miliar. Itu hitungan sementara,” kata Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jateng, Ade Hermawan, Rabu (2/9/2026).

Penyidik Kejati Jateng kini menelusuri proses pemberian kredit di 10 cabang BKK Kabupaten Pekalongan. Tim juga sudah turun ke lapangan untuk memeriksa sejumlah pihak dan mengumpulkan bukti.

Menurut Ade, penyidik mengumpulkan keterangan saksi, dokumen, surat, serta bukti lain yang berkaitan dengan proses pemberian kredit.

Bacaaja: Bupati Fadia Arafiq Ngaku Kaya Sejak Lahir, Lha Kok Korupsi?
Bacaaja: ART ‘Disulap’ Jadi Direktur Perusahaan Keluarga Fadia, Gelagapan saat Dicecar KPK

Dugaan penyimpangan diduga terjadi karena ada debitur yang sebenarnya tidak layak menerima pinjaman. Meski begitu, kredit tetap diberikan tanpa melihat kemampuan debitur untuk membayar.

Akibatnya, kredit yang sudah disalurkan mengalami kemacetan. Nilai dugaan kerugian sementara mencapai Rp141 miliar. Namun, angka tersebut belum final karena masih akan dihitung kembali oleh auditor.

Penyidik juga mendalami persoalan agunan atau jaminan kredit. Ada agunan yang disebut tidak bisa dijual. Ada pula jaminan yang nilainya tidak cukup untuk menutup kewajiban kredit.

Selain debitur, Kejati Jateng masih menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam proses pemberian kredit. Termasuk pejabat yang memiliki kewenangan dalam menentukan atau menyetujui kredit.

“Masih kita jajaki semuanya terkait pihak-pihaknya, baik para pejabat yang memang terkait dalam pemberian-pemberian kredit itu,” tutur Ade.

Sampai saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami proses pemberian kredit di 10 cabang BKK Kabupaten Pekalongan. (bae)

You Might Also Like

Tiga Orang Meninggal karena Banjir Semarang

Sekolah Kemitraan, Andalan Jateng Atasi Keterbatasan Kuota

Borobudur Ajak Lima Daerah Berbagi Panggung Wisata

Sedih! Korban Tewas Banjir Sumatera Terus Bertmbah, Tembus 631 Jiwa

Cara Pemkot Semarang “Ngobrol” dengan “Masa Lalu”

TAGGED:bkk kabupaten pekalonganbkk pekalonganheadlinekabupaten pekalongankejati jatengkorupsikredit macet
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul) Warga Ramai-ramai Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Gus Yasin Kasih Respons Begini
Next Article MUSNAHKAN NARKOBA--Pejabat Kejari Kota Semarang dan pihak terkait lainnya memusnahkan narkoba dengan cara diblender, Kamis (3/9/2026). (ist) Kejari Semarang Musnahkan 1,1 Kg Narkoba dan 12 Ribu Pil Koplo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

PENANGKAPAN EKS-NAPITER -- Kolase foto eks-napiter pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo (kiri) dan petugas yang melakukan penangkapan. (ist)

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

DEMO BERUJUNG RUSUH - Polisi menangkap peserta aksi demonstrasi di depan gedung DPRD DIY, kawasan Malioboro, Selasa (21/10/2026) malam.

Suara Petasan dan Aba-aba Serbu: Demonstrasi di Malioboro Berujung Ricuh, Massa Aksi Dikeroyok Ormas

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SIDANG: Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim bersiap menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Senin (5/1/2026). (Foto: Ist)
Hukum

Nadiem Dihukum 10 Tahun Penjara: Hakim Singgung Mens Rea, Ada Niat Jahat

Juni 30, 2026
Nur Laila berorasi dalam aksi May Day di depan kantor Gubernur Jateng, Jumat (1/5/2026). (bae)
Info

Demo May Day Semarang, Buruh Perempuan Tuntut Fasilitas Daycare hingga Cuti Haid

Mei 1, 2026
Ilustrasi AI bubble.
Tumbuh

Gak Ada Perusahaan Aman Kalau AI Bubble Meletus? Ini Kata Bos Google

Desember 1, 2025
Info

Aturan Baru Ancam Eksistensi Pers Mahasiswa Fakultas UIN Walisongo

April 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lagi, Kasus Korupsi di Pekalongan! Kejati Bongkar Kredit Macet Rp141 M
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?