Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 7.515 Atlet Pelajar Jateng Turun Gelanggang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

7.515 Atlet Pelajar Jateng Turun Gelanggang

GOR Jatidiri Semarang mendadak jadi lautan atlet muda. Sebanyak 7.515 pelajar dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah turun gelanggang dalam Popda Jateng 2026.

T. Budianto
Last updated: September 2, 2026 9:30 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PEMBUKAAN POPDA: Kontingen dari sejumlah daerah saat mengikuti upacara pembukaan Popda Jateng 2026 di GOR Jatidiri, Selasa (1/9/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026 resmi digelar pada 1-6 September. Tahun ini, jumlah pesertanya bahkan disebut menjadi yang terbesar.

Total ada 7.515 atlet pelajar yang ambil bagian. Rinciannya, 1.647 atlet tingkat SD, 2.335 atlet SMP, dan 3.533 atlet SMA. Belum termasuk 1.210 pelatih serta 334 ofisial yang ikut mengawal perjuangan para atlet muda tersebut.

Mereka akan bertanding di 23 cabang olahraga dengan 522 nomor pertandingan. Artinya, selama hampir sepekan, arena olahraga di Jateng bakal dipenuhi persaingan, mulai dari adu teknik, stamina, strategi, sampai mental.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, Popda bukan sekadar agenda tahunan untuk memburu medali. Ajang ini menjadi salah satu pintu masuk untuk menyiapkan atlet masa depan Jateng, terutama menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2027.

Baca juga: Kota Semarang Juara Umum Popda 2025

“Popda merupakan dasar untuk kita nanti take off ke Popnas. Adik-adik ini adalah bibit unggul yang akan mengharumkan nama Jawa Tengah. Jadi seluruh cabor kita pertandingan,” kata Luthfi usai membuka Popda Jateng 2026 di GOR Jatidiri, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, ada hal lain yang tak kalah penting dari sekadar naik podium, yakni pembentukan karakter. Karena itu, Luthfi meminta atlet, pelatih, ofisial, perangkat pertandingan hingga wasit menjaga sportivitas dan profesionalitas selama kompetisi berlangsung. “Sehingga ke depan memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, dan jiwa petarung,” ujarnya.

Jadi Terbesar

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jateng, Aria Chandra Destianto menyebut, jumlah peserta tahun ini menjadi yang terbesar dibanding penyelenggaraan sebelumnya.

Menurut dia, Popda menjadi sarana untuk mengukur sekaligus membina kemampuan atlet di masing-masing kabupaten/kota. Setelah itu, pembinaan dilakukan secara berjenjang hingga tingkat provinsi dan nasional.

“Adanya Popda bisa mengukur dan pembinaan di masing-masing kabupaten/kota, kemudian berjenjang ke tingkat provinsi hingga nanti nasional,” katanya.

Baca juga: Ribuan Atlet Muda Siap Adu Gengsi di POPDA

Buat para atlet, ajang ini jelas bukan sekadar formalitas. Salah satunya Yuniar, atlet asal Blora yang datang dengan target lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu, Yuniar hanya mampu membawa pulang medali perak. Tahun ini, ia ingin warna medalinya berubah.

“Persiapan sudah dari kemarin-kemarin karena sekalian persiapan untuk Porprov. Jadi ini buat try out juga. Popda tahun lalu dapat perak, tahun ini ingin dapat emas,” ujar Yuniar. Target emas itu mungkin terdengar sederhana. Tapi di baliknya ada latihan berulang, keringat, kalah-menang, dan mental yang harus terus ditempa.

Dan pesan Luthfi soal sportivitas menjadi penting: sebab menjadi juara memang keren, tetapi menjadi juara tanpa kehilangan karakter jauh lebih keren.

Toh, kalau sejak usia pelajar sudah terbiasa menang dengan cara yang fair, urusan menjadi atlet hebat tinggal menunggu waktunya. Yang penting jangan sampai semangat “jiwa petarung” berubah menjadi jiwa “protes wasit” setiap kalah. (tebe)

You Might Also Like

Kejam! Sritex Belum Juga Cairkan Pesangon 11.025 Buruh

Bima Arya Sentil Bupati Pekalongan: Ngaku Tak Paham Hukum Kok Mau Jadi Kepala Daerah?

Ajax Sajikan Masakan Indonesia, Kiper Timnas Maarten Paes: Makan Siang Terbaik Tahun Ini

Tolak Keras Rencana Pembatasan Tar dan Nikotin, Ratusan Petani Tembakau Temanggung Geruduk Jakarta

Perdana! Flight Internasional Kuala Lumpur-Semarang Ludes Terjual

TAGGED:disdik jatengdispora jatengheadlinepemprov jatengpopda jateng 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bisnis Hiburan Semarang Lagi Cari Napas
Next Article Siswa SD Diajak Kenalan dengan Kekayaan Intelektual

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAKSI AHLI--Guru Besar Fakultas Hukum Unair, Prof Nur Basuki diambil sumpah saat menjadi ahli meringankan sidang terdakwa Bupati Pati, Sudewo, Rabu (2/9/2026). (bae)

Bupati Sudewo Hadirkan Guru Besar FH Unair jadi Ahli Meringankan

Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UIN Walisongo, Nur Hasyim. (ist)

Viral Lagi di TikTok, Nasib Dosen Cabul UIN Walisongo Ada di Tangan Kemenag

BERLATIH DIVING--Warga Karimunjawa Jepara mengikuti pelatihan diving yang digelar Bandara Ahmad Yani Semaramg. (ist)

Dilatih Standar PADI, Warga Karimunjawa Didorong Jadi Pemandu Wisata Selam Profesional

AMBULANS DISIAGAKAN - Ratusan ambulans disiagakan untuk mengevakuasi ratusan santri Ponpes Manba'ul Hikam, Sidoarjo, yang mengalami keracunan setelah menyantap MBG, Selasa (1/9/2026). (ist)

Gak Cuma Satu! Emil Ungkap 19 Lembaga Pendidikan Terdampak Keracunan MBG di Sidoarjo

Inilah Era Pax Silica, Ketika Penguasaan Cadangan Tak Lagi Istimewa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

556 KK Terdampak Banjir Ngaliyan-Tugu

Mei 16, 2026
Sepak Bola

PSIS Masuk Fase Krusial: Tiga Laga Tandang, Satu Kandang

April 7, 2026
Info

45 Paskibraka Jateng Dikukuhkan

Agustus 16, 2026
APRESIASI DARI KBRI - Wakil Duta Besar KBRI Tokyo, Maria Renata, pada Jumat (1/5/2026) secara resmi melepas 3 pengemudi tangguh asal Indonesia lulusan JIDS: Azzam Al Antar, Dwi Harjanto, dan Seto Ramadhan Siswadi, yang akan bertugas untuk Meitetsu Bus di Toyota, Aichi. Ketiganya masuk jajaran sopir asing pertama yang bekerja di sektor transportasi publik di Aichi.
Info

KBRI Tokyo Kasih Apresiasi, Tiga Lulusan JIDS Jadi Driver Bus Asing Pertama di Aichi Jepang

Mei 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 7.515 Atlet Pelajar Jateng Turun Gelanggang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?