Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Trans Banyumas Mendadak Setop, Ini Penyebabnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Trans Banyumas Mendadak Setop, Ini Penyebabnya

Nugroho P.
Last updated: Agustus 31, 2026 1:16 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Layanan bus Trans Banyumas untuk sementara bakal berhenti mengaspal mulai Minggu, 30 Agustus 2026. Penghentian ini dilakukan di tengah proses evaluasi yang sedang dikebut Pemerintah Kabupaten Banyumas.
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS – Warga Banyumas yang biasa mengandalkan Trans Banyumas untuk bepergian harus mencari alternatif transportasi lain. Layanan bus tersebut berhenti sementara mulai Minggu (30/8/2026).

Contents
Anggaran Kini Ditanggung PemkabPemkab Minta Warga BersabarSempat Cari Dukungan Pemerintah PusatBiaya Operasional Capai Rp3,3 Miliar

Penghentian ini bukan karena Trans Banyumas bakal tamat. Pemkab Banyumas sedang melakukan evaluasi setelah pengelolaan dan pembiayaan layanan beralih dari pemerintah pusat melalui APBN ke anggaran daerah atau APBD.

Pemkab sebenarnya sudah menyiapkan dana supaya bus tetap mengaspal sampai akhir 2026. Namun, sebelum kembali mengangkut penumpang, operasionalnya perlu ditata dan dievaluasi lebih dulu.

Anggaran Kini Ditanggung Pemkab

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Omar Udaya mengatakan peralihan pengelolaan atau hand-over dari APBN ke APBD menjadi alasan utama dilakukan evaluasi.

Menurut dia, Pemkab Banyumas sudah mengalokasikan anggaran operasional Trans Banyumas hingga Desember 2026. Meski begitu, perubahan skema pembiayaan membuat pemerintah daerah perlu mengecek kembali berbagai aspek operasional layanan.

Proses evaluasi tersebut belum rampung sehingga Trans Banyumas sementara tidak melayani penumpang sejak Minggu (30/8/2026).

Omar mengatakan Pemkab memahami bahwa Trans Banyumas sudah menjadi salah satu pilihan transportasi masyarakat. Bus tersebut selama ini dipakai warga untuk menunjang aktivitas dan mobilitas sehari-hari.

Karena itu, penghentian sementara tersebut disebut sebagai bagian dari penataan dan penyempurnaan layanan, bukan tanda pemerintah mengabaikan kebutuhan transportasi warga.

Pemkab Minta Warga Bersabar

Selama proses evaluasi berlangsung, masyarakat diminta menggunakan moda transportasi lain yang masih tersedia. Pemkab Banyumas juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pengguna yang terdampak penghentian sementara ini.

Pemerintah daerah menegaskan tetap punya komitmen menghadirkan angkutan umum yang aman, nyaman, terjangkau, tertib, dan punya kepastian pelayanan.

Untuk jadwal kapan Trans Banyumas kembali jalan, Pemkab belum memberikan tanggal pasti. Informasi mengenai pengoperasian kembali nantinya akan disampaikan lewat kanal resmi pemerintah daerah dan instansi terkait.

Pemkab berharap masyarakat bisa memahami proses tersebut sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas layanan transportasi umum di Banyumas.

Sempat Cari Dukungan Pemerintah Pusat

Sebelum bus berhenti sementara, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono sebenarnya sudah memastikan layanan Trans Banyumas tetap dipertahankan meski dukungan APBN dari pemerintah pusat tidak lagi tersedia.

Bagi Pemkab Banyumas, keberadaan layanan Bus Buy The Service (BTS) tersebut dianggap penting karena sudah digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

Pemkab bahkan menyiapkan anggaran sekitar Rp14 miliar agar operasional Trans Banyumas bisa berjalan sampai penghujung 2026.

Sadewo mengatakan kebutuhan anggaran yang diperlukan berada di kisaran Rp13 miliar lebih dan hampir mencapai Rp14 miliar. Anggaran tersebut disiapkan untuk menjaga layanan tetap berjalan.

Sebelumnya, Pemkab Banyumas juga sempat berupaya meminta Kementerian Perhubungan agar dukungan anggaran dari pemerintah pusat tetap dilanjutkan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan tambahan pembiayaan dari APBN.

Kondisi keuangan pemerintah pusat dan daerah akhirnya ikut menjadi pertimbangan. Pemkab harus melakukan sejumlah langkah penghematan agar anggaran daerah tetap bisa menopang berbagai kebutuhan pelayanan publik.

Biaya Operasional Capai Rp3,3 Miliar

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, anggaran operasional yang tersedia sebelumnya hanya mampu menopang layanan hingga 28 Agustus 2026.

Sementara itu, kebutuhan operasional Trans Banyumas setiap bulan berada di kisaran Rp3,3 miliar. Tambahan anggaran sekitar Rp15 miliar dibutuhkan agar layanan bisa terus berjalan hingga Desember 2026.

Pemkab memperkirakan kebutuhan biaya operasional bakal turun sekitar 25-35 persen mulai April 2027.

Penurunan tersebut berkaitan dengan cicilan pembelian armada bus yang sebelumnya menggunakan modal awal dari penanam saham. Ketika cicilan tersebut lunas, biaya investasi tidak lagi masuk dalam komponen pengeluaran operasional.

Dengan skema baru tersebut, Pemkab berharap keberlangsungan Trans Banyumas bisa tetap dijaga. Untuk saat ini, warga masih harus menunggu sampai proses evaluasi dan penataan selesai sebelum bus kembali melayani perjalanan. (*)

You Might Also Like

Fahri Dorong Sidang Etik Khusus Pejabat

Prabowo-Trump Sepakat: Indonesia Kena Tarif 19 Persen, Produk AS Bebas Bea Masuk RI

Driver Ojol & Mahasiswa Bersatu, Demo di Polda Jateng Berujung Gas Air Mata

Yaqut Tahanan Rumah, MAKI Ngegas: Kok Bisa Beda Sama Lukas?

Lolos Fit and Proper, Calon KY Diminta Gas Kerja Profesional

TAGGED:BUSpenyebab trans banyumassetop beroperasitrans banyumas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pura-Pura Pinjam Mobil, Emas Warga Banjarnegara Raib
Next Article Presiden Prabowo Subianto. (ist) Rating Prabowo Jeblok, Gerindra Sentil Bakom RI Pimpinan Qodari: Rp1,9 Triliun Buat Apa?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

AMBRUK SAAT DIRESMIKAN - Jembatan gantung di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, ambruk saat diresmikan Bupati Citra Pitriyami, Minggu sore (30/8/2026).

Heboh! Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk saat Diresmikan Bupati

Portal Malioboro Bikin Lansia Kesusahan Melintas

Kondisi lapak pedagang di kawasan Simpang Lima Semarang yang masih sepi pembeli, Senin (31/8/2026). (dul)

PKL Simpang Lima Direlokasi Enam Bulan, Katanya Mau Ditata Ulang

Presiden Prabowo Subianto. (ist)

Rating Prabowo Jeblok, Gerindra Sentil Bakom RI Pimpinan Qodari: Rp1,9 Triliun Buat Apa?

Trans Banyumas Mendadak Setop, Ini Penyebabnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

RX King Bangkit Lagi, Gaya Lawas Rasa Mesin Baru

April 9, 2026
NYANYI DARAH JUANG - Bupati Temanggung, Agus Gondrong, menemui langsung mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan kantor bupati, Kamis (18/6/2026). Politikus PDIP itu bahkan ikut menyannyikan 'Darah Juang' bareng demonstran. (*)
Info

Temui Massa Aksi, Bupati Temanggung Agus Gondrong Nyanyi Darah Juang bareng Demonstran

Juni 18, 2026
Ilustrasi berdoa menjelang berbuka puasa Ramadan.
Info

Puasa Syawal Nggak Harus Ngebut, Santai Aja Bisa Kok

Maret 25, 2026
Tokoh agama pengasuh Ponpes Ar-Rahman Basyaiban Rancamulya, KH Ahmad Yazid Basyaiban atau Gus Yazid, saat diperiksa Kejati Jateng terkait dugaan TPPU kasus korupsi Rp237 miliar BUMD Cilacap. Foto: Bae
Hukum

Korupsi Rp237 Miliar PT CSA Cilacap: Gus Yazid Mengaku Hanya Dititipi

Agustus 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Trans Banyumas Mendadak Setop, Ini Penyebabnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?