Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Infak Jadi Ambulans, Warga Kalipancur Buktikan Gotong Royong Tak Cuma Jadi Pajangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dari Infak Jadi Ambulans, Warga Kalipancur Buktikan Gotong Royong Tak Cuma Jadi Pajangan

Warga Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, punya cara sendiri menerjemahkan semangat kepedulian sosial. Bukan cuma lewat slogan atau obrolan di warung kopi, tapi diwujudkan dalam bentuk Ambulans Umat yang siap membantu warga saat membutuhkan layanan kesehatan.

T. Budianto
Last updated: Agustus 29, 2026 8:59 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AMBULANS WARGA: Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin meresmikan penggunaan mobil ambulans milik jemaah Masjid Jami Al-Ikhlas di wilayah RW 04 Kalipancur, kemarin. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Ambulans milik Masjid Jami Al-Ikhlas itu resmi beroperasi setelah diresmikan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin di wilayah RW 04 Kalipancur, kemarin.

Peresmian tersebut sekaligus dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Sejumlah tokoh agama dan warga Kalipancur serta Bambankerep turut hadir, termasuk Habib Hamid Sholeh Ba’agil.

Yang menarik, ambulans ini bukan hasil proyek besar dengan anggaran fantastis. Armada tersebut lahir dari swadaya, infak, dan sedekah para jemaah serta warga.

Kehadiran Ambulans Umat diharapkan mempermudah warga mendapatkan akses layanan rujukan kesehatan, terutama ketika harus segera menuju rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya.

Baca juga: Perbaikan Jalan Kalipancur Dikebut

Sistem yang diterapkan pun cukup unik dan mengedepankan rasa saling membantu. Warga kurang mampu dapat menggunakan layanan secara gratis, sementara warga yang memiliki kemampuan ekonomi dipersilakan berinfak secara sukarela untuk membantu biaya operasional ambulans.

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengapresiasi kepedulian sosial warga dan jemaah Masjid Jami Al-Ikhlas yang berhasil menghadirkan fasilitas tersebut melalui semangat gotong royong.

“Ambulans ini murni lahir dari kepedulian jemaah Masjid Jami Al-Ikhlas. Warga kurang mampu gratis, yang mampu berinfak. Inilah bentuk gotong royong dan kemandirian warga yang sangat baik,” ujar Iswar.

Kekuatan Besar

Menurutnya, model kepedulian seperti ini bisa menjadi kekuatan besar dalam memperluas akses layanan kesehatan hingga ke tingkat lingkungan. Pemkot Semarang, kata dia, terus mendorong kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat agar berbagai persoalan serta kebutuhan warga bisa ditangani secara bersama-sama.

Iswar berharap Ambulans Umat tersebut tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga benar-benar dikelola secara profesional dan dirawat dengan baik agar bisa memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Kami berharap ambulans ini dikelola secara profesional, terawat dengan baik, dan terus menjadi penyedia layanan pertolongan medis yang cepat bagi warga yang membutuhkan,” tegasnya.

Baca juga: Longsor Kalipancur Makin Melebar, Warga Semarang Was-was Jalan Ikut Ambrol

Peresmian Ambulans Umat ditandai dengan pembunyian sirine. Setelah itu, suasana dilanjutkan dengan lantunan selawat bersama yang dipimpin Habib Hamid Sholeh Ba’agil dan Grup Sholawat Ussyaqun Thoha.

Ambulans itu kini menjadi bukti bahwa kepedulian tak selalu harus menunggu program besar datang dari atas. Kadang, ketika satu lingkungan mau bergerak bersama, infak yang terkumpul sedikit demi sedikit bisa berubah menjadi kendaraan yang membawa harapan bagi banyak orang.

Di saat banyak orang masih sibuk menunggu bantuan datang sambil saling lempar tanggung jawab, warga Kalipancur justru sudah lebih dulu patungan membeli solusi. Ternyata gotong royong memang masih hidup, asal tidak cuma dipajang di spanduk peringatan. (tebe)

You Might Also Like

Tarif 0% Produk Asal AS Ancam Kedaulatan Pangan Indonesia

Ruang Aman Jadi Kebutuhan, Seniman Teater Semarang Dorong Korban Kekerasan Seksual Berani Bersuara

RT/RW di Semarang Jadi Agen Perlinsos

DPR Dukung Tambahan Tunjangan Guru Non-ASN, Dorong Pemerataan Revitalisasi Sekolah

Gempa Sulut-Malut: 1 Korban Jiwa, 2.200 Warga Mengungsi

TAGGED:kelurahan kalipancurpemkot semarangwawali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Supriyono alias Botok bersama aktivis Pati lainnya mengikuti rapat di DPR. Dituding Terima Uang Tutup Mulut, AMPB Duga Ada Pihak Sengaja Adu Domba Demonstran dan Ojol
Next Article Bersolek buat MTQ, PKL Simpang Lima Diminta Geser

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

November Mulai Basah, Musim Hujan Jateng Bisa 8 Bulan

Demi Challenge Rp1 Juta, Pemuda Bondowoso Lecehkan Al Quran

Jejak Karier Nanang Haryono, Kapolresta Sleman Sehari-Semalam

Belum Genap 24 Jam Pimpin Sleman, Nanang Langsung Dimutasi

COD Emas Batangan Rp250 Juta Berujung Perampokan di Kediri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Info

Jaga Stabilitas Harga, DPRD Jateng Minta Operasi Pasar Dipercepat Jelang Ramadan

Februari 8, 2026
GERUDUK RUMAH JOKOWI - Massa Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak (ARIB) geruduk rumah Jokowi di Sumber, Solo, menyinggung dugaan makar yang dilontarkan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi. (ist)
Info

Singgung Isu Makar Budi Arie, Massa ARIB Geruduk Rumah Jokowi di Solo

September 10, 2026
Hukum

Isu Santet Berujung Maut, Lansia Tewas Dipukul

Juli 31, 2026
Sepak Bola

Hiu Selatan Panaskan Mesin di Teluk Penyu

Oktober 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Infak Jadi Ambulans, Warga Kalipancur Buktikan Gotong Royong Tak Cuma Jadi Pajangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?