Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gubernur Luthfi: MUI Jadi Cooling System saat Jateng Bergejolak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gubernur Luthfi: MUI Jadi Cooling System saat Jateng Bergejolak

R. Izra
Last updated: Agustus 29, 2026 5:47 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
PENGURUS MUI: Pengukuhan pengurus MUI Provinsi Jawa Tengah masa khidmat 2026-2031 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (24/8/2026). (Dok Pemprov Jateng)
PENGURUS MUI: Pengukuhan pengurus MUI Provinsi Jawa Tengah masa khidmat 2026-2031 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (24/8/2026). (Dok Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah periode baru resmi terbentuk dan dikukuhkan pada Rabu (26/8/2026) di Grandhika Bhakti Praja, Semarang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, keberadaan MUI memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurutnya, MUI dapat menjadi salah satu unsur yang berperan sebagai cooling system ketika muncul persoalan yang berpotensi memicu ketegangan di masyarakat.

“Dengan terbentuknya ini, secara tidak langsung partner kolaborasi pemerintah dengan MUI adalah salah satu dalam rangka menjadi cooling system masyarakat,” kata Ahmad Luthfi, Jum’at (28/8/2026).

Bacaaja: Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan
Bacaaja: 942 Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng

Dia menyebut tantangan yang dihadapi Jawa Tengah saat ini cukup beragam, mulai dari dinamika geopolitik, keterbatasan fiskal hingga berbagai persoalan sosial. Karena itu, pemerintah membutuhkan kolaborasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mencari solusi bersama.

“Dengan adanya geopolitik, kemudian keterbatasan fiskal, dan problem solving sosial di masyarakat, maka MUI akan bekerja sama dengan kita dalam rangka mendinginkan permasalahan-permasalahan di wilayah kita,” ujarnya.

Ahmad Luthfi menilai kondisi masyarakat yang aman dan kondusif menjadi salah satu syarat penting bagi peningkatan kesejahteraan. Situasi tersebut juga akan memberikan ruang yang lebih baik bagi aktivitas ekonomi dan investasi di Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Anwar Iskandar menegaskan bahwa MUI memiliki dua platform utama, yakni sebagai khadimul ummah atau pelayan umat dan shadiqul hukumah sebagai mitra pemerintah.

Menurutnya, berbagai persoalan bangsa tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu pihak. Sinergi antara ulama dan umara atau pemerintah menjadi penting untuk menjaga kehidupan berbangsa sekaligus memastikan kepentingan umat tetap diperhatikan.

“Tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dan tentunya umat Islam itu tidak kecil. Baik di bidang ekonomi, bidang strategis, maupun kesejahteraan,” kata Anwar.

Dia mengatakan kerja sama ulama dan pemerintah diperlukan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga kehidupan keagamaan.

Anwar juga mengapresiasi keterlibatan unsur birokrasi dalam kepengurusan MUI Jateng. Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi awal yang baik untuk membangun sinergi antara ulama dan pemerintah.

Di sisi lain, Ketua Umum MUI Jawa Tengah Noor Achmad meminta dukungan dari pemerintah dan masyarakat agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik.

Dia berharap MUI Jateng mampu menghadirkan berbagai inovasi dan kreativitas yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Kami hanya mohon doa dan dukungan. Mudah-mudahan kami bisa menjalankan tugas dengan lancar, amanah, dan bertanggung jawab, dengan berbagai macam inovasi dan kreativitas dalam rangka untuk kepentingan Provinsi Jawa Tengah,” ujar Noor Achmad.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen juga menyinggung Muktamar Nahdlatul Ulama (NU). Dia menegaskan Pemprov Jateng tidak akan melakukan intervensi terhadap pemilik suara pada proses pemilihan kepemimpinan NU.

Menurutnya, penentuan sosok yang akan memimpin NU merupakan kewenangan para muktamirin. Pemerintah, kata dia, akan menghormati seluruh proses tersebut.

“Kita tidak boleh intervensi atas nama pemerintah. Kita serahkan kepada para muktamirin untuk menentukan siapa saja yang bisa menahkodai Nahdlatul Ulama,” kata Taj Yasin.

Dia berharap siapa pun yang nantinya terpilih dapat membangun kepengurusan yang saling melengkapi. Kepemimpinan NU ke depan diharapkan tidak hanya membawa kepentingan organisasi dan umat, tetapi juga memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.

“Yang penting adalah kebersamaan Nahdlatul Ulama itu sendiri,” ujarnya.

Taj Yasin juga memastikan Pemprov Jateng akan memberikan dukungan kepada kepemimpinan NU yang terpilih melalui proses Muktamar.

“Dukungannya, yang terpilih nanti kita dukung,” katanya. (dul)

You Might Also Like

SCU Semarang Gelar Wisuda Berbasis AI, 262 Wisudawan Cukup Sentuh Podium Digital

Awal Tahun, 26 Ribu Calon Haji Jateng Sudah Beresin Bipih

Next Indonesia: Perluasan Jargas Jadi Kunci Tekan Subsidi LPG

DPR Siap Tindaklanjuti Putusan MK soal Perempuan di Parlemen

Sirine Ambulans Tak Digubris Konvoi Pesilat, Lansia Meninggal Dunia

TAGGED:ahmad luthficooling systemgubernur jatengmasyarakatmuimui jatengpendingin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu) Bambang Setiawan Lansia Penjual Cermin Tewas Dikeroyok saat Kerusuhan 27 Agustus di Jakarta
Next Article SEPAKAT KERJA SAMA - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah memperluas sinergi dengan dunia pendidikan melalui kerja sama Kelas Industri bersama SMK Nusa Bhakti Semarang melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT). PLN Icon Plus Buka Ruang Belajar Industri bagi Siswa TJKT SMK Nusa Bhakti Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Tambakberas, Jombang.

Kubu Siapa yang Coba Menyingkirkan Poros Lirboyo dari Kandidat AHWA? Dua Nama Kiai Sepuh Disorot

RAPIKAN JARINGAN - Pekerja sedang merapikan infrastruktur jaringan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

PLN Icon Plus Rapikan Infrastruktur Jaringan di Bantul, Jaga Keandalan dan Keamanan Layanan

Ilustrasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU Berubah: dari Voting Muktamirin Menjadi Ditunjuk AHWA

Trans Banyumas Mulai Hari Ini Setop Dulu, Ada Evaluasi Layanan

Pasar Belik Pemalang Lagi-Lagi Dilalap Api

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Taman Balekambang Solo.
Info

Buruan Daftar! Siapa Tahu Kamu-lah Sebenarnya CEO yang Dicari Pemkot Solo

Januari 6, 2026
Sepak Bola

Liverpool Bakar Uang Rp3,7 Triliun Demi Bangun Tim Anyar Jelang Musim Panas

Juni 28, 2025
Hukum

KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Pemkab Cilacap, Berkas Dibawa Keluar

Maret 16, 2026
EkonomiUnik

Vilantika Vida Rahayu,  Dari Gadis Ndeso ke Pengusaha Feminin Care Nasional Mengikis Stigma Wong Ndeso

November 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gubernur Luthfi: MUI Jadi Cooling System saat Jateng Bergejolak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?