BACAAJA, PURBALINGGA – Acara warga di Desa Darma, Kecamatan Kertanegara, Purbalingga, mendadak bikin panik. Belasan warga yang sempat menyantap nasi kotak dengan lauk daging kambing dilaporkan mengalami mual, pusing hingga muntah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (22/8/2026). Setelah satu per satu merasakan gejala yang mirip, warga kemudian dibawa ke PKU Muhammadiyah Bobotsari untuk mendapat penanganan medis.
Dugaan keracunan pun muncul setelah pemeriksaan awal dilakukan. Meski begitu, penyebab pastinya belum bisa dipastikan karena sampel makanan masih menjalani pemeriksaan di laboratorium.
11 Warga Masuk Rumah Sakit
Kapolsek Karanganyar AKP Edi Rasio membenarkan adanya kejadian tersebut. Sebanyak 11 warga RT 002 RW 001 Desa Darma dilaporkan mengalami keluhan setelah menyantap makanan dalam acara tersebut.
Gejala yang dirasakan antara lain mual, pusing dan muntah. Kondisi itu membuat warga memilih mencari pertolongan medis daripada menunggu gejala mereda sendiri.
Dari 11 warga yang sempat menjalani perawatan, sembilan orang sudah diperbolehkan pulang. Sementara dua lainnya masih berada di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
Salah satu warga yang masih dirawat diketahui sedang hamil. Kondisinya masih dalam pemantauan tenaga medis.
Sampel Makanan Dibawa ke Lab
Pihak rumah sakit menduga keluhan yang dialami warga mengarah pada keracunan. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Sampel makanan yang dikonsumsi warga telah diambil untuk diteliti. Pemeriksaan laboratorium diharapkan bisa mengungkap apakah ada kandungan atau bahan tertentu yang menjadi pemicu munculnya gejala.
Karena hasil pemeriksaan belum keluar, belum ada kesimpulan pasti mengenai penyebab warga mengalami mual, pusing dan muntah.
Warga Diminta Tetap Waspada
Peristiwa ini menjadi perhatian karena gejala dialami oleh sejumlah warga yang menyantap makanan dalam acara yang sama. Kondisi tersebut membuat pemeriksaan terhadap sampel makanan menjadi bagian penting dalam mengungkap kejadian.
Sambil menunggu hasil laboratorium, warga yang mengalami keluhan kesehatan diminta tidak mengabaikan kondisi tubuh dan segera mencari pertolongan jika gejalanya kembali muncul atau memburuk.
Saat ini, sebagian besar warga yang terdampak sudah bisa kembali ke rumah. Sementara penyebab pasti dugaan keracunan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. (*)

