Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Taman Kota Semarang Mulai Disiram Otomatis saat Kemarau
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Taman Kota Semarang Mulai Disiram Otomatis saat Kemarau

R. Izra
Last updated: Agustus 22, 2026 7:58 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
PENYIRAM OTOMATIS--Penyiram otomatis sedang difungsikan di Taman Brilian, Jalan Pandanaran, Kota Semarang. (ist)
PENYIRAM OTOMATIS--Penyiram otomatis sedang difungsikan di Taman Brilian, Jalan Pandanaran, Kota Semarang. (ist)
SHARE

BACAAJA SEMARANG – Musim kemarau bikin tanaman di taman kota harus lebih sering disiram. Pemkot Semarang kini mencoba mengakali persoalan itu dengan teknologi.

Lewat Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), sejumlah taman di Kota Semarang mulai menggunakan sistem penyiraman otomatis berbasis timer.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, inovasi ini diperlukan agar taman tetap hijau dan nyaman meski penyiraman tidak lagi sepenuhnya mengandalkan mobil tangki.

Bacaaja: Kota Lumpia Lagi Cantik-Cantiknya, Jalanan Semarang Bertabur Bunga Tabebuya
Bacaaja: Secuil Cerita dari Sebuah Museum di Kota Lama Semarang

“Kita perlu memastikan taman-taman kota tetap terawat dan nyaman. Karena itu, pemanfaatan teknologi seperti sistem penyiraman otomatis perlu terus dikembangkan,” kata politikus PDIP itu, Jumat (21/8/2026).

Dengan sistem ini, penyiraman bisa diatur berdasarkan waktu dan durasi tertentu. Jadi tanaman tetap mendapat pasokan air sesuai jadwal tanpa harus menunggu mobil tangki datang.

Kepala Disperkim Kota Semarang Murni Ediati atau Pipie mengatakan, sistem timer juga membantu mengurangi kendala mobilitas armada tangki yang bisa terhambat lalu lintas.

“Dengan sistem timer, penyiraman berjalan otomatis sesuai jadwal. Tanaman mendapatkan air tepat waktu tanpa khawatir terkendala keterlambatan armada tangki di perjalanan,” jelas Pipie.

Saat ini, sistem tersebut sudah berjalan di beberapa taman. Yakni Lapangan Pancasila Simpang Lima, Taman Tugu Muda, Taman Diponegoro, Taman Citra Satwa, Taman Imam Barjo, Taman Briliant.

Pemkot belum berhenti di lima taman itu. Pada 2026, instalasi sistem penyiraman otomatis juga dilakukan di Taman Kalibanteng, Taman Madukoro, dan Taman Parikesit.

Targetnya, sistem tersebut nantinya bisa diterapkan bertahap di seluruh taman pusat kota dan taman aktif.

“Target kami, sistem penyiraman otomatis ini diterapkan secara bertahap di seluruh pilar taman pusat kota dan taman aktif. Ini bentuk modernisasi pemeliharaan ruang hijau kita,” ujar Pipie.

Meski lebih praktis, sistem otomatis bukan berarti bebas perawatan. Ketersediaan sumber air, pompa, sensor hingga jaringan penyiraman tetap harus dijaga agar semuanya berjalan normal.

Agustina menyebut inovasi ini menjadi bagian dari konsep Smart Park yang dikembangkan dalam program Smart City Semarang. (bae)

You Might Also Like

Kursi Komisioner KI Jateng Dibuka

Mahasiswa Turun ke Jalan, Wagub Jateng Janji Tak Tutup Telinga

Tragis! Mahasiswi UMM Dibunuh Polisi?

Jateng Panen Penghargaan: Layanan Kesehatan Ngebut, Warga Desa Ikut Ketularan Sehat

Rencana Gelar Pahlawan Soeharto, Aktivis: Pengkhianatan Reformasi

TAGGED:agustina wilujengsiram otomatistaman kota semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BEASISWA KHUSUS - Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, memberikan keterangan mengenai beasiswa khusus untuk santri, Sabtu (22/8/2026). (dul) Tinggal di Pesantren dan Aktif di Kampus, Syarat Dapat Beasiswa Pemprov Jateng
Next Article Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan. Riset UI Ungkap Pemicu Banjir Bandang di Bandang Toru, Singgung Siklon Senyar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Fakta-Fakta dari Kasus Rektor Unsoed

Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan.

Riset UI Ungkap Pemicu Banjir Bandang di Bandang Toru, Singgung Siklon Senyar

PENYIRAM OTOMATIS--Penyiram otomatis sedang difungsikan di Taman Brilian, Jalan Pandanaran, Kota Semarang. (ist)

Taman Kota Semarang Mulai Disiram Otomatis saat Kemarau

BEASISWA KHUSUS - Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, memberikan keterangan mengenai beasiswa khusus untuk santri, Sabtu (22/8/2026). (dul)

Tinggal di Pesantren dan Aktif di Kampus, Syarat Dapat Beasiswa Pemprov Jateng

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Sekda Jateng) Sumarno. (dul)

Pemprov Jateng Dukung Pengembangan Geotermal, Sekda: Suara Warga Gak Boleh Diabaikan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

PPPK Deg-degan Ada Ancaman PHK Massal, DPR Minta Aturan Ditunda Dulu

Maret 25, 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Dhoni Widianto. (dul)
Info

Jateng Kekurangan Nakes, Pemprov Usulkan 2.076 Formasi CASN pada 2026

Juni 25, 2026
Wakil Ketua DPRD Jateng M Saleh bersama sejumlah perangkat desa.
Sepak Bola

Wakil Ketua DPRD Jateng Gelar Turnamen Sepak Bola Perangkat Desa

November 24, 2025
GEMPAT NTT - Warga di NTT menunjukkan kerusakan rumah terdampak gempa, Sabtu (15/8/2026).
Info

Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka

Agustus 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Taman Kota Semarang Mulai Disiram Otomatis saat Kemarau
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?