Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Unnes Dihujani Kritik: Gelar Ospek Dini Hari sebelum Subuh, Picu Korban Jiwa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Unnes Dihujani Kritik: Gelar Ospek Dini Hari sebelum Subuh, Picu Korban Jiwa

R. Izra
Last updated: Agustus 15, 2026 8:22 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
MABA UNNES--BEM Unnes mengunggah postingan duka cita atas meninggalnya maba saat berangkat ospek. (ist)
MABA UNNES--BEM Unnes mengunggah postingan duka cita atas meninggalnya maba saat berangkat ospek. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Akun Instagram BEM Unnes ramai dihujani komentar kritik gara-gara menggelar rangkaian ospek atau Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Sorotan itu kian santer setelah kabar meninggalnya Rivaldo Reza, mahasiswa baru yang tewas kecelakaan lalu lintas saat berangkat ospek.

“Kalian lebay. Ngapain ospek kumpul pagi jam 4. Kalian gak bayangin po gimana. Yang ngelaju harus berangkat dari rumah jam berapa,” tulis akun @ridho_mahesyah di akun @bemkmunnes.

Bacaaja: Ospek Dini Hari Unnes Telan Korban Jiwa, Maba Tewas Kecelakaan saat Berangkat
Bacaaja: Mahasiswa Unnes Terseret Plecehan Seksual, Kampus Identifikasi Tiga Korban

Komentar lain menyoroti risiko mahasiswa yang harus pulang setelah menjalani kegiatan sejak dini hari.

“Ospek subuh, pulang sore, mata ngantuk membahayakan, belasungkawa aja ga cukup, ubah sistem kalian,” tulis akun @itsmadebrilliant. Komentar tersebut mendapat ribuan tanda suka.

Ada pula warganet yang meminta evaluasi terhadap panitia dan mahasiswa baru, terutama bagi mereka yang harus berkendara jauh.

“Evaluasi untuk panitia dan Maba….kalau capek/ngantuk jangan paksakan pulang naik motor keluar kota..” tulis akun @ad1_c4ndr4.

Kritik lain bahkan mempertanyakan alasan mahasiswa baru harus berangkat sekitar pukul 03.00 jika kegiatan baru dimulai pada pagi hari.

Sementara akun @amirsyahok secara langsung menyoroti BEM Unnes agar memperhatikan kondisi mahasiswa baru.

“Woi BEM Unnes, sebelum mikirin rakyat, pikirin dulu maba yg lemah; sebelum bela rakyat, bela lah dulu maba yg lemah. Tunjukkan kekritisan intelektual kalian! Ospek dinihari/subuh???” tulisnya.

Komentar lain membandingkan pola PKKMB Unnes dengan kampus lain. Ada pula yang mengingatkan bahwa kebiasaan yang sudah dilakukan berulang kali tidak otomatis membuat sebuah aturan menjadi benar.

Di sisi lain, Presiden BEM Unnes, Septia Linasari, belum memberikan jawaban ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Jumat (14/8/2026) mengenai kritik terhadap jadwal PKKMB tersebut.

Kepala Humas Unnes, Rahmat Petuguran, juga belum memberikan keterangan ketika ditanya mengenai waktu pelaksanaan PKKMB. Pesan yang dikirim hanya telah dibaca. (bae)

You Might Also Like

Pria Diduga Bakar Hutan Baluran, Ditangkap Petugas

Dieng Bikin Wisatawan Betah di Atas Awan

Gedung SI Semarang Mau “Hidup Lagi”, Direvitalisasi 2026

Dari Sawah Jadi Tenaga Jalan, Hadirlah Bensin Bobibos Nusantara!

Dunia Seni Tak Selalu Aman, Dekase Luncurkan Kanal Anti Kekerasan Seksual Lindungi Seniman

TAGGED:akun medsosbem unnesheadlinekecelakaanmabamahasiswamahasiswa baruospektewasunnes
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi gempa bumi. Berpotensi Tsunami, NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7,7
Next Article Lima Kuliner Legendaris Pilihan Pramono Anung

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

Lisa Punya Bayi Lagi, Anak Gajah Lahir Sehat

Siswa Sekolah Rakyat Tak Kuat Tinggal di Asrama, Pilih Mundur

172 PPDS Unair Tumbang Usai Santap Makanan Pradik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Update Terbaru Kabar Longsor Majenang di Balik Jalan Terjal Pencarian Hari Ini

November 15, 2025
Ekonomi

Apindo Dorong Jateng Jadi Pusat Investasi Baru

Juni 20, 2026
Hukum

ASN Nyolong Kompresor RSUD Wonosari buat Bayar Utang

September 1, 2026
Info

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

Juni 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Unnes Dihujani Kritik: Gelar Ospek Dini Hari sebelum Subuh, Picu Korban Jiwa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?