Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Dunia basket Jateng tengah disorot. Seorang pelatih yang dikenal punya rekam prestasi diduga melakukan kekerasan dan perlakuan tidak pantas terhadap sejumlah pemain.

T. Budianto
Last updated: Agustus 12, 2026 7:03 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PERNYATAAN SIKAP: Tangkapan layar pernyataan sikap Pengprov Perbasi Jateng di akun Instagram terkait dugaan kasus penganiayaan di salah satu tim basket di Jateng. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Lagi ramai nih. Seorang pelatih basket di Jateng yang dikenal punya banyak prestasi diduga melakukan kekerasan dan perlakuan tidak pantas terhadap pemain.

Tudingan itu ramai dibicarakan di media sosial sejak awal Agustus 2026. Sebuah akun Threads mengunggah sejumlah klaim dan tangkapan layar percakapan yang disebut berkaitan dengan perilaku sang pelatih.

Salah satu tudingan paling serius menyebut adanya dugaan kekerasan fisik terhadap pemain. Dalam unggahan tersebut, seorang pemain disebut pernah mendapat perlakuan kasar hingga mengalami luka pada bagian wajah.

Tak berhenti di situ. Sejumlah unggahan lain juga menyinggung dugaan kekerasan verbal dan tekanan terhadap pemain. Pelatih tersebut juga dituding menggunakan posisinya untuk meminta pemain mengurus berbagai keperluan pribadi. Mulai dari urusan rumah hingga merawat hewan peliharaan.

Baca juga: Perbasi Jateng Gaspol! Siap Bangun Ekosistem Basket yang Bikin Cuan dan Prestasi Sekaligus

Dalam salah satu unggahan yang beredar, bahkan disebut ada pemain yang diminta meninggalkan kegiatan organisasi mahasiswa karena harus mengurus keperluan pribadi pelatih.

Isu lain yang ikut mencuat berkaitan dengan beasiswa pemain. Dalam tangkapan layar yang diunggah akun tersebut, pelatih diduga mengancam akan mencabut beasiswa apabila pemain tidak mengikuti perintahnya.

Selain itu, muncul pula tudingan soal penggunaan uang hasil kegiatan atau kejuaraan untuk keperluan tertentu. Klaim tersebut juga disertai tangkapan layar percakapan yang diunggah ke media sosial.

Namun, seluruh tudingan tersebut masih merupakan klaim yang beredar di media sosial. Kebenarannya belum dapat dipastikan dan masih membutuhkan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut. Sorotan makin ramai setelah akun tersebut menyebut sejumlah mantan pemain maupun senior yang diklaim pernah mengalami persoalan serupa.

Perbasi Selidiki

Di tengah ramainya isu itu, DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jateng akhirnya angkat bicara. Organisasi menyatakan telah mengetahui laporan dan informasi yang beredar.

Perbasi menilai dugaan kekerasan maupun penyalahgunaan wewenang dalam pembinaan atlet merupakan persoalan serius. “Perbasi Jateng akan mendalami kasus ini sampai tuntas,” tulis pernyataan sikap organisasi sebagaimana diunggah dalam akun Instagram resminya.

Perbasi menyatakan bakal menelusuri laporan dan bukti yang beredar secara menyeluruh serta berimbang. Semua pihak yang terlibat juga akan diberi ruang untuk memberikan klarifikasi.

Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran, Perbasi Jateng memastikan bakal mengambil tindakan. “Apabila dari hasil penelusuran ditemukan bahwa dugaan pelanggaran tersebut benar adanya, Perbasi Jateng akan memberikan sanksi atas pelanggaran yang terjadi,” jelasnya.

Perbasi juga membuka ruang bagi korban maupun pihak yang mengetahui kejadian tersebut untuk melapor secara resmi. Organisasi itu menegaskan pembinaan basket seharusnya menjadi ruang yang aman, mendidik dan suportif bagi atlet, bukan tempat terjadinya intimidasi, kekerasan ataupun penyalahgunaan relasi kuasa.

Baca juga: Resmi Nahkodai Perbasi Jateng, Paman John Gaspol Bikin Basket Jadi Industri

“Kami menegaskan komitmen untuk menjaga integritas olahraga bola basket dan melindungi keselamatan setiap atlet, serta tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan dan penyalahgunaan kekuasaan dalam ekosistem pembinaan bola basket di Jateng,” tegasnya.

Kini bola berada di tangan proses penelusuran. Prestasi seorang pelatih tentu tetap tercatat di papan skor, tetapi dugaan perlakuan terhadap atlet juga tidak bisa begitu saja di-skip.

Sebab, medali memang bisa dipajang di lemari, tetapi rasa aman pemain seharusnya tidak pernah menjadi harga yang harus dibayar demi sebuah prestasi. (bae)

You Might Also Like

Palang Sudah Turun, Gas Masih Naik: Drama Harian di Perlintasan Jrakah

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta, SMK Paling Banyak

Polisi Penyiksa Istri Terancam Dipecat! Aiptu Nurudin Jalani Sidang Etik

Demo di Kejati Jateng, Massa Sentil Blackout PLN hingga Kasus Jampidsus

Kiai Pati Ngaku Wali Cabuli 50 Santriwati: Digilir di Samping Kamar Istri, Mayoritas Korban Yatim-Piatu

TAGGED:basket jatengheadlineperbasi jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”
Next Article SIDANG TPPU--Jaksa membacakan replik kasus pencucian uang terdakwa Gus Yazid dan Andhi Nur Huda di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (12/8/2026). (bae) Jaksa: Gus Yazid Terima Duit Rp20 Miliar Atau Gak, Tetap Dijerat TPPU

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi gerhana bulan total.
Unik

8 September Gerhana Bulan Total Gaes! Hanya 1 Jam 22 Menit, Perhatikan Waktunya

September 5, 2025
Info

Luthfi Minta Petani Tenang, Bawang Brebes Masih Primadona

Mei 7, 2026
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (ist)
Info

Sejumlah Sekolah di Jateng Ramai-ramai Tolak MBG, BGN Pasrah: Boleh Kok!

Maret 9, 2026
Bupati Temanggung, Agus Gondrong, mengecek kesiapan Puskesmas yang siaga selama 24 jam.
Info

Catat! Berikut Daftar Puskesmas di Temanggung Siaga IGD 24 Jam selama Mudik Lebaran

Maret 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?