BACAAJA, BOJONEGORO – Pendakwah kondang KH Anwar Zahid mengalami kecelakaan. Mobil Alphard yang ditumpanginya dihantam truk saat perjalanan menuju Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng).
Mobil Abah Anza –sapaan akrab Anwar Zahid– mengalami kecelakaan di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Senin (10/8/2026) malam.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian mengatakan, Anwar Zahid naik Toyota Alphard yang dikemudikan oleh santrinya berinisial A (31).
Bacaaja: Pramono Anung Tidak Perlu Viral Seperti Kepala Daerah Lainnya
Bacaaja: Isu Santet Berujung Maut, Lansia Tewas Dipukul
Mobil tersebut melaju dari arah Bojonegoro menuju Ngawi. Sesampainya di kawasan perbaikan jalan wilayah Tinggang, mobil Anwar Zahid berhenti.
Mobil itu berada di belakang sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya. Saat itu, kendaraan sedang mengantre karena sistem buka-tutup jalur.
Namun, dari arah belakang tiba-tiba melaju sebuah truk trailer. Truk trailer tersebut dikemudikan WP, warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Menurut polisi, pengemudi diduga mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya.
Alhasil, truk trailer menghantam bagian belakang Toyota Alphard yang ditumpangi Anwar Zahid.
“Diduga pengemudi mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak Mobil Toyota Alphard,” kata Septian, Selasa (11/8/2026).
Alphard ringsek pepan-belakang
Benturan itu cukup keras. Mobil Anwar Zahid terdorong ke depan dan ikut menghantam truk yang berada di depannya.
Bagian depan dan belakang Alphard pun mengalami kerusakan parah. Meski begitu, Anwar Zahid dan sopirnya dilaporkan selamat dalam kecelakaan tersebut.
Kasus kecelakaan ini kini ditangani Satlantas Polres Bojonegoro. Polisi juga mengingatkan pengendara untuk lebih waspada saat berada di antrean kendaraan.
Jaga jarak aman dan jangan memacu kendaraan terlalu cepat, terutama saat mendekati jalur buka-tutup atau perbaikan jalan.
Sebab, kondisi seperti ini membutuhkan fokus ekstra dari setiap pengendara. (*)

