Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

R. Izra
Last updated: Agustus 11, 2026 10:02 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
EVENT WISATA: Ribuan wisatawan menghadiri pergelaran Dieng Culture Festival (DCF) XIV Tahun 2024 di Kompleks Candi Arjuna, Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng, Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jateng, Agustus tahun lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – 30,95 juta orang nyerbu area wisata di Jawa Tengah (Jateng) selama triwulan II 2026 atau tiga bulan terakhir.

Dari hampir 40 juta wisatawan yang membanjiri Jateng, turis lokal atau wisatawan nusantara (wisnus) masih mendominasi.

Angka kunjungan wisatawan pada triwulan II ini naik tipis dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada Triwulan II 2025, jumlah kunjungannya tercatat 30,66 juta orang.

Artinya, kunjungan wisata tumbuh sekitar 0,93 persen secara tahunan.

Bacaaja: Jateng Bidik Wisatawan Timur Tengah
Bacaaja: Wisatawan Jateng Udah Lumayan, Tembus 53 Juta, tapi…

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah, Hanung Triyono, mengatakan sektor pariwisata Jateng masih menunjukkan tren positif.

“Peningkatan, peningkatan. Sekitar 11 persen berapa gitu. Nanti datanya ada,” ujar Hanung saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

Kalau dilihat dari asalnya, wisatawan domestik masih jadi pemain utama. Dari total 30,95 juta kunjungan, sekitar 30,77 juta di antaranya merupakan wisatawan nusantara.

Jumlah wisnus bahkan mencapai lebih dari 99 persen dari total kunjungan. Naik sekitar 0,95 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Menurut Hanung, momentum libur panjang ikut bikin destinasi wisata di Jateng makin ramai.

Lebaran jadi salah satu pemicunya. Pada Maret 2026, jumlah kunjungan ke daya tarik wisata di Jateng mencapai 7,74 juta orang.

Beberapa bulan kemudian, libur sekolah juga ikut bikin angka kunjungan melonjak. Pada Juni 2026, tercatat sekitar 7,38 juta orang berwisata ke berbagai destinasi di Jateng.

“Kalau kita lihat pergerakannya, wisatawan nusantara memang masih menjadi yang terbesar. Momentum libur Lebaran dan libur sekolah juga ikut mendorong kunjungan ke destinasi wisata,” kata Hanung.

Buat Pemprov Jateng, tingginya angka ini jadi sinyal kalau minat masyarakat buat jalan-jalan masih kuat.

“Ini menunjukkan bahwa pariwisata Jawa Tengah masih cukup kuat. Masyarakat tetap memiliki minat untuk melakukan perjalanan dan berwisata, terutama ketika ada momentum liburan,” ujarnya.

Wisnus dominan, wisman menurun

Tapi, ada satu catatan. Saat wisatawan lokal lagi ramai-ramainya datang, jumlah wisatawan mancanegara justru sedikit turun.

Pada Triwulan II 2026, jumlah kunjungan wisman ke Jateng tercatat 180.141 orang.

Angka itu turun 1,80 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 183.443 kunjungan.

Hanung mengakui pasar wisatawan asing masih jadi pekerjaan rumah. Promosi ke luar negeri perlu terus digenjot. Bukan cuma lewat iklan, tapi juga event dan kerja sama dengan pelaku industri pariwisata.

“Untuk wisatawan mancanegara memang masih perlu kita dorong. Pasar internasional belum sepenuhnya pulih, sehingga promosi dan pemasaran destinasi Jawa Tengah ke luar negeri harus terus diperkuat,” jelasnya.

Dengan lebih dari 30 juta kunjungan dalam tiga bulan, wisatawan lokal jelas masih jadi tulang punggung pariwisata Jateng.

Sekarang tinggal bagaimana menjaga wisatawan domestik tetap datang, sambil bikin turis asing ikut kepincut buat mampir.

“Wisatawan nusantara masih menjadi kekuatan utama pariwisata Jawa Tengah. Ini yang harus terus kita jaga, sekaligus kita dorong agar pasar wisatawan mancanegara juga kembali tumbuh,” pungkas Hanung. (dul)

You Might Also Like

Agustina Bawa Cerita Sampah dan Banjir Semarang ke Jakarta

Pengalihan Penanganan Perkara Febrie Janggal: Bukan Sinergi, tapi Rusak Legitimasi

Istri Eks-Kapolri Meri Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Pendamping Setia Jenderal Polisi Legendaris

800 Warga Sumowono Terisolasi, Jembatan Penghubung Antardesa Ambrol

Jateng Panen Penghargaan: Layanan Kesehatan Ngebut, Warga Desa Ikut Ketularan Sehat

TAGGED:headlinejatengkebanjiran wisatawanturis lokalwisatawan lokalwisatawan nusantara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu) Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini
Next Article Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

Mendadak Kontraksi, Ibu Melahirkan di Dalam KRL

SAMPAIKAN PAPARAN--Praktisi hukum yang juga Managing Partner LDN Ernst Law Firm, Luhut Sagala, menjelaskan tentang terbukanya korban keracunan MBG gugat perdana atau pidana, saat ditemui di Semarang, Jumat (25/9/2026). (bae)

Praktisi Hukum: Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Perdata atau Tempuh Pidana

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DEMO DAPAT SERATUS - Emak-emak yang ikut demo dukung MBG mengaku dibayar seratus (Rp100.000), wajan, dan konsumsi yang dibagikan di lokasi aksi, di Monas.
Info

Pengakuan Emak-emak Massa Bayaran Demo Dukung MBG: Dapat Uang Jajan, Seratus

Juni 23, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi hadir langsung di acara 100 hari wafatnya Ki Anom Suroto, yang digelar keluarga besar almarhum di Kebon Seni Timasan, Sabtu (24/1/2026) malam.
Unik

Respati Kenang Ki Anom Suroto, Jingle ‘Solo Berseri’ Siap Jadi Soundtrack Kota Surakarta

Januari 25, 2026
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

Mei 7, 2026
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Politik

Duduk Semeja dengan Israel, Indonesia Setuju Bayar Iuran Board of Peace Hampir Rp17 Triliun

Januari 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?