Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Polisi Kembali Berlakukan Tilang Manual? Kakorlantas Bilang Begini
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Polisi Kembali Berlakukan Tilang Manual? Kakorlantas Bilang Begini

R. Izra
Last updated: Agustus 5, 2026 12:26 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
TILANG - Ilustrasi polisi lalu lintas (Polantas) melakukan tilang manual terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.
TILANG - Ilustrasi polisi lalu lintas (Polantas) melakukan tilang manual terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Isu polisi lalu lintas (polantas) akan kembali memberlakukan tilang manual jadi sorotan publik. Sebgian menilai, pemberlakuan tilang manual bisa bikin resah masyarakat.

Lagi ramai di media sosial soal kabar tilang manual bakal diberlakukan lagi. Bahkan ada yang menyebut denda tilang naik sampai 150 persen.

Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) angkat bicara. Korlantas memastikan kabar tersebut hoaks.

Bacaaja: Bayar Pajak Motor Tanpa KTP Lama, Calo Gigit Jari
Bacaaja: Awas, Polisi Pantau Pengendara yang Akali Plat Nomor

Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo menegaskan, hingga saat ini penegakan hukum lalu lintas masih mengandalkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik kamera statis maupun ETLE mobile.

“Kebijakan penegakan hukum lalu lintas hingga saat ini tetap mengedepankan sistem ETLE, baik ETLE statis maupun ETLE mobile,” kata Wibowo, Rabu (5/8/2026).

Ia juga membantah isu yang menyebut denda tilang naik hingga 150 persen.

Menurut Wibowo, Polri terus mengembangkan sistem ETLE agar penindakan pelanggaran lalu lintas berlangsung lebih objektif, transparan, dan akuntabel.

Tilang manual masih berlaku untuk pelanggaran tertentu

Meski begitu, bukan berarti tilang manual benar-benar dihapus. Petugas di lapangan tetap bisa melakukan penindakan secara langsung, tetapi hanya dalam kondisi tertentu.

“Petugas kepolisian di lapangan tetap diberikan kewenangan untuk melakukan penindakan secara manual dalam kondisi tertentu. Kebijakan tersebut bersifat selektif dan situasional, bukan sebagai pengganti sistem ETLE yang tetap menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Artinya, tilang manual hanya dipakai untuk pelanggaran yang terlihat jelas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Beberapa pelanggaran yang masih bisa langsung ditindak antara lain:

  • Knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi.
  • Balap liar.
  • Melawan arus.
  • Berkendara ugal-ugalan yang membahayakan.

Wibowo juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial tanpa memastikan sumbernya.

Ia mengimbau masyarakat selalu mengecek informasi melalui kanal resmi NTMC Korlantas agar tidak ikut menyebarkan kabar yang menyesatkan.

Jadi, kalau kamu melihat kabar “tilang manual diberlakukan lagi secara penuh”, jangan langsung percaya. Sampai saat ini, ETLE masih menjadi sistem utama penegakan hukum lalu lintas di Indonesia, sementara tilang manual hanya dilakukan secara terbatas untuk pelanggaran tertentu. (*)

You Might Also Like

Flores NTT Diguncang 2.403 Gempa Susulan

PLN Terangi Sekolah Papua Tengah dengan Super Sun

Prabowo Bersih-bersih Orang Jokowi? Listyo Sigit Dicopot, Pratikno Ditendang

Setnov Bebas Bersyarat: Udara Segar Buat Koruptor

Wajib Tahu, Keracunan Makanan Anak Bisa Serang Saraf dan Ginjal

TAGGED:headlinekakorlantaskorlantaspelanggaran tertentupolantaspolisitilangtilang manual
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PASIEN BPJS MENINGGAL - Ucapan duka cita atas kabar meninggalnya Yurizal Tri Chaerawan. (ist) Viral Keluhan Pasien BPJS Ditanggapi Sadis Dokter hingga Korban Meninggal, RSUP dr Sardjito Buka Suara
Next Article MINTA MAAF--Dokter Benny C. Sihombing meminta maaf usia berkomentar sinis di media sosial terhadap warganet yang curhat soal layanan pengguna BPJS. (ist) Dokter Penghujat Pasien BPJS Ramai-ramai Bilang Maaf setelah Korban Meninggal Dunia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jangan Asal Klik! Anak SMP Temanggung Diingatkan, Radikalisme Bisa Menyelinap Lewat Medsos dan Gim Online

Jelang Penetapan UMP-UMK 2027, Buruh Curhat ke Ahmad Luthfi

DWS Soroti Penyadapan Prabowo, Sebut Mengarah ke Makar jika Unsur Pidana Terpenuhi

Ilustrasi upah buruh yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak (KHL).

Buruh Jateng Desak Perubahan Kebijakan 2027: Upah Layak Bukan Bonus!

Kader Posyandu Diminta Bantu Deteksi Stunting dan Anak Putus Sekolah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Sekolah Kemitraan, Andalan Jateng Atasi Keterbatasan Kuota

Desember 27, 2025
Hukum

GRIB Jaya Buka Suara soal Turun Saat Kerusuhan DPR

Agustus 30, 2026
Sepak Bola

Tanpa Rafinha-Dutra Lawan Persipura

April 17, 2026
Olahraga

Brigpol Afid Bikin Kejutan di 9 Ball Bhayangkara Competition

Agustus 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Polisi Kembali Berlakukan Tilang Manual? Kakorlantas Bilang Begini
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?