Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Said Iqbal ke PT Victory: Jangan Kabur Dulu, Hak 846 Buruh Harus Beres!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Said Iqbal ke PT Victory: Jangan Kabur Dulu, Hak 846 Buruh Harus Beres!

PHK boleh jadi pilihan terakhir perusahaan, tapi urusan hak pekerja tidak boleh ikut "di-PHK". Itulah pesan keras pemerintah kepada PT Victory Apparel Indonesia yang berencana menghentikan operasionalnya di Semarang.

T. Budianto
Last updated: Juli 28, 2026 4:34 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
DIALOG BURUH: Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal berdialog dengan perwakilan PT Victory Apparel di Semarang, Senin, (27/7/2026). (Foto: KSPI)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah memberi peringatan tegas kepada PT Victory Apparel Indonesia agar tidak meninggalkan Kota Semarang sebelum seluruh hak 846 pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) diselesaikan.

Pesan itu disampaikan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, usai meninjau langsung kondisi perusahaan di Kawasan Berikat Tanjung Emas Export Processing Zone (TEEPZ), Senin (27/7/2026).

Menurut Iqbal, pemerintah memahami kondisi perusahaan yang tengah menghadapi tekanan bisnis. Namun, persoalan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hak para pekerja yang selama bertahun-tahun mengabdikan diri.

“Perusahaan sudah berkomitmen tidak akan meninggalkan lokasi sampai Oktober. Dalam waktu sekitar dua bulan ini seluruh penyelesaian harus dilakukan. Jangan sampai perusahaan pergi, sementara hak buruh belum beres,” katanya, Senin (27/7/2026).

Baca juga: Pemprov Jateng Siapkan Satgas PHK

Dari hasil pertemuan dengan manajemen, pemerintah menangkap sinyal bahwa perusahaan cenderung memilih menghentikan hubungan kerja terhadap seluruh pekerja dibanding melanjutkan operasional.

Sebelumnya, pemerintah telah menawarkan jalan keluar agar PHK massal dapat dihindari. Jika persoalan utama berasal dari pembiayaan, arus kas, hingga dampak ekonomi global, pemerintah siap membuka berbagai akses bantuan, termasuk pembiayaan melalui bank-bank Himbara maupun dukungan penyelesaian persoalan bahan baku dan regulasi.

Namun, menurut Iqbal, kondisi yang dihadapi PT Victory Apparel sudah cukup kompleks. Selain terdampak pandemi Covid-19, perusahaan juga sempat mengalami gangguan akibat banjir dan kini dibebani persoalan keuangan yang membuat operasional sulit dipertahankan.

“Ini bukan semata-mata karena daya beli masyarakat atau kebijakan pemerintah. Faktor global dan kondisi keuangan perusahaan menjadi penyebab utama,” ujarnya.

Hingga Oktober

Iqbal menjelaskan operasional PT Victory diperkirakan hanya bertahan hingga Oktober 2026 karena aktivitas produksi dilakukan menggunakan gedung dan mesin berstatus sewa. Kondisi itu membuat waktu penyelesaian hak pekerja semakin terbatas.

Di sisi lain, pemerintah memastikan hak para buruh tetap harus dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan perusahaan tidak lagi dapat menggunakan skema pembayaran pesangon sebesar setengah kali upah dengan alasan efisiensi.

“Setelah putusan Mahkamah Konstitusi, dasar hukumnya sudah berubah. Minimal pesangon dibayarkan satu kali ketentuan, ditambah uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak sesuai peraturan,” tegasnya.

Iqbal juga menanggapi adanya informasi sekitar 207 pekerja yang telah menandatangani kesepakatan menerima pesangon sebesar 0,5 kali. Menurutnya, apabila kesepakatan tersebut dibuat bertentangan dengan ketentuan hukum atau terjadi karena tekanan, maka dapat ditinjau kembali.

Baca juga: Buruh Ingatkan Jateng Jangan Hanya Jadi Surga Bagi Investor

“Kalau ada perjanjian yang isinya di bawah ketentuan undang-undang, apalagi dibuat karena intimidasi atau ketidaktahuan pekerja, itu bisa batal demi hukum,” katanya.

Untuk memastikan proses PHK berjalan sesuai aturan, Iqbal meminta Kementerian Ketenagakerjaan bersama Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang melakukan pemeriksaan terhadap proses yang berlangsung di PT Victory Apparel Indonesia.

Menutup pabrik mungkin bisa dilakukan dalam hitungan hari. Tapi menutup tanggung jawab kepada ratusan buruh, itu bukan perkara mengunci gerbang lalu selesai. Sebab yang dipertaruhkan bukan sekadar operasional perusahaan, melainkan nasib keluarga yang menggantungkan hidup dari sana.  (dul)

You Might Also Like

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Bukan Ikut Arus

Zebra Candi Jalan Terus, Pelanggar Tetap Gaspol

Jateng Panen Penghargaan: Layanan Kesehatan Ngebut, Warga Desa Ikut Ketularan Sehat

Kemarau Baru Mulai, BPBD Jateng Sudah Kucurkan 654 Ribu Liter Air Bersih

Kalah, tapi PSIS Masih Aman

TAGGED:buruhheadlinepemprov jatengPHkpt victory apparel
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mas Dewan RI Minta Pariwisata Indonesia Benahi Fondasi: Tak Cukup Jual Bali Saja
Next Article APRESIASI PERAN IBU - PLN Icon Plus melalui layanan internet andal ICONNET memberikan bingkisan kepada pelanggan sebagai apresiasi peran ibu dalam membangun keluarga melek literasi digital di Indonesia. Momentum Hari Anak Nasional, PLN Icon Plus Apresiasi Peran Ibu Bangun Keluarga Digital Indonesia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERESMIAN MONUMEN KUDATULI - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama putra sulungnya Muhammad Prananda Prabowo, saat meresmikan monumen Kudatuli, Senin (27/7/2026).

Pesan Megawati saat Resmikan Monumen Kudatuli: Jangan Sampai Terulang Lagi!

ANTAN PUNGGAWA TIMNAS - Kendal Tornado FC mendatangkan wing back M Fatchu Rochman. Mantan punggwa timnas U-19 itu berambisi membawa Kendal Tornado berlaga di Liga 1 pada musim depan.

Kentod FC Datangkan Eks-Timnas Indonesia U-19, Bidik Target Besar Naik Liga 1

BELAJAR PERTANIAN - Emak-emak Semarang bersama Yayasan El Wahid Foundation belajar pertanian hidroponik yang tak membutuhkan lahan luas.

Emak-emak Semarang Belajar Pertanian Hidroponik: Gak Perlu Lahan Luas

207 Buruh Teken Pesangon 0,5 Kali, Said Iqbal Minta Dugaan Intimidasi Diusut

Ilustrasi konten rekayasa kecerdasan buatan atau deepfake AI.

Petir Ungkap 7 Mahasiswi Jadi Korban Konten Cabul, Terduga Pelaku Teman SMA

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Salatiga Bakal Jadi “Istana” Dadakan, 100 Lebih Raja dan Sultan Siap Kumpul

Juni 25, 2026
Suasana di pintu masuk Terminal Mangkang, Semarang, masih tampak lengang, Sabtu (14/3/2026). (dul)
Info

Terminal Mangkang Masih Lengang, Puncak Arus Mudik Diperkirakan H-2 Lebaran

Maret 14, 2026
Ketua KPU RI Afifudin beserta komisioner KPU lainnya memberikan keterangan kepada awak media di Kantor KPU Jakarta, Selasa, (16/9/2025). KPU RI resmi mencabut Keputusan Nomor 731/2025 yang sempat menyembunyikan dokumen capres-cawapres dari publik. Foto: dok/KPU
HukumNasional

KPU Cabut Keputusan Kontroversial, Dokumen Capres-Cawapres Kini Bisa Diakses Publik

September 16, 2025
SAKSI SIDANG--Kontraktor Tan Yudi S (pelontos) bersaksi soal pembangunan kos milik eks Pangdam, di sidang Tipikor, Rabu (17/6/2026). (bae)
Hukum

Eks-Pangdam Bangun 84 Kamar Kos di Semarang, Diduga TPPU Duit Korupsi BUMD Cilacap 

Juni 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Said Iqbal ke PT Victory: Jangan Kabur Dulu, Hak 846 Buruh Harus Beres!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?