Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 30 Tahun Kudatuli, Sekjen PDIP Desak Pemerintah Bongkar Kasus hingga Tuntas: Jangan Tutup Mata!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

30 Tahun Kudatuli, Sekjen PDIP Desak Pemerintah Bongkar Kasus hingga Tuntas: Jangan Tutup Mata!

R. Izra
Last updated: Juli 27, 2026 12:16 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kerusuhan 27 Juli 1996 atau biasa disebut Kudatuli sudah berlalu 30 tahun atau tiga dekade. Namun hingga kini, kerusahan di Kantor PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta, itu hingga kini masih belum tuntas.

Siapa aktor intelektual di balik kerusahan berdarah itu tak pernah diungkap. Pemerintah seolah tutup mata terhadap keberlanjutan pengusutan salah satu perisitwa pelanggaran HAM berat di Indonesia itu.

Tiga dekade berlalu, tak ada kejelasan, tak ada pertanggungjawaban. Seolah peristiwa itu dilupakan.

Bacaaja: Megawati Sentil TIM Kini Borjuis dan Tak Ramah Seniman, Titahkan Pramono: Kembalikan Seperti Dulu
Bacaaja: Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mendesak negara kembali membuka penyelidikan agar kasus tersebut benar-benar dituntaskan. Hasto meminta negara jangan tutup mata.

Desakan itu disampaikan saat peringatan 30 tahun Kudatuli di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).

Menurut Hasto, negara perlu menggelar kembali penyelidikan yustisial dan pengadilan koneksitas. Tujuannya untuk mengungkap siapa aktor intelektual di balik penyerangan, siapa yang merancang konflik internal PDI saat itu, hingga mencari kejelasan nasib para korban yang masih hilang.

“Dari peringatan 30 tahun Kudatuli ini kita menyerukan, yang pertama, tuntaskan kasus 27 Juli 1996 beserta pelanggaran HAM berat lainnya,” kata Hasto.

Ia menegaskan, tuntutan itu bukan karena dendam politik.

Menurutnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selalu mengingatkan bahwa negara memiliki tanggung jawab moral untuk menuntaskan berbagai pelanggaran HAM berat yang pernah terjadi.

“Bukan luka PDI saja. Ini luka Republik Indonesia,” tegasnya.

Hasto menyebut, penyelesaian kasus Kudatuli hingga tragedi 1965 penting dilakukan agar bangsa Indonesia tidak kehilangan rasa kemanusiaan dan keadilan.

Ia juga menilai Kudatuli menjadi salah satu peristiwa yang ikut membuka jalan menuju Reformasi 1998.

Karena itu, semangat reformasi harus terus dijaga. Terutama dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil dan tidak tebang pilih.

Tak hanya itu, Hasto turut menyoroti praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang menurutnya masih menjadi persoalan serius.

“PDI Perjuangan percaya, tidak akan pernah ada mafia dalam bentuk apa pun tanpa dukungan kekuasaan,” ujarnya.

Di akhir pidatonya, Hasto mengingatkan agar kebebasan berpendapat dan menyampaikan kritik tetap dijaga. Menurutnya, demokrasi akan terancam jika kritik kepada pemerintah justru dianggap sebagai ancaman.

Ia pun mengajak seluruh elemen bangsa menjaga semangat demokrasi agar berbagai praktik otoritarianisme tidak kembali terulang di Indonesia.

Berdasarkan investigasi Komnas HAM, korban peristiwa Kudatuli (Kerusuhan 27 Juli 1996) meliputi lima orang tewas, 149 orang luka-luka, dan 23 orang hilang. Komnas HAM mencatat adanya enam bentuk pelanggaran HAM berat, termasuk kekerasan, perlakuan keji, dan hilangnya rasa aman. (*)

You Might Also Like

Dana Hibah Rp 1,6 M untuk Gaji Abdi Dalem Keraton Solo Tak Sampai ke Sasaran, Siapa Menikmati?

Puting Beliung Ngamuk di Wonosobo, 14 Rumah Warga Rusak

Sosok Andrie Yunus, Aktivis HAM Korban Teror Air Keras: Berani Geruduk Rapat RUU TNI

Dua Jasad Ditemukan di Rumah Sepi di Banyumas

Bank Pasar Semarang Digoyang Kredit Nakal, Negara Rugi Rp5,2 Miliar

TAGGED:30 tahun kudatulihasto kristiyantoheadlinekerusuhan 27 julikudatulipdipperingatan kudatulisekjen pdiptiga dekade
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu) Kepala Rumah Tangga Eks-Jampidsus Febrie Tewas Misterius, Sengaja Dihabisi?
Next Article SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (27/7/2026). (bae) Sudewo Pati Ngaku Gak Percaya Mistis, Bantah Terima Gratifikasi Keris

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAKSI SIDANG--Pegawai fungsional Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Ana Devi (berkerudung) meninggalkan sidang usai bersaksi dan berdebat dengan terdakwa Sudewo, Senin (27/7/2026). (bae)

Sidang Bupati Pati Nonaktif Panas, Sudewo Muntab Merasa ‘Ditantang’ Pegawai KPK

JALIN MOU--Unwahas dan Govokasi Maxwell menjalin kerja sama. (ist)

Unwahas Gandeng Maxwell, Mahasiswa Dibekali Skill Biar Siap Kerja

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (27/7/2026). (bae)

Sudewo Pati Ngaku Gak Percaya Mistis, Bantah Terima Gratifikasi Keris

SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)

30 Tahun Kudatuli, Sekjen PDIP Desak Pemerintah Bongkar Kasus hingga Tuntas: Jangan Tutup Mata!

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Kepala Rumah Tangga Eks-Jampidsus Febrie Tewas Misterius, Sengaja Dihabisi?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Saleh Dorong Santri Kuliah Lewat Beasiswa Jateng

Mei 18, 2026
Olahraga

Kudus Jadi Medan Tempur Kejurprov Xiangqi Jateng

Januari 6, 2026
Sejumlah kendaraan melintasi portal yang dipasang di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Semarang.
Info

Portal BSB Ambruk, Solusi Setengah Matang? Pengendara: Niatnya Aman, Malah Bikin Rawan!

Mei 1, 2026
Sepak Bola

Kalah, tapi PSIS Masih Aman

April 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 30 Tahun Kudatuli, Sekjen PDIP Desak Pemerintah Bongkar Kasus hingga Tuntas: Jangan Tutup Mata!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?