Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 1,2 Juta NIK Diduga Bocor, Pemprov Bilang Aman: “Belum Ada Korban”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

1,2 Juta NIK Diduga Bocor, Pemprov Bilang Aman: “Belum Ada Korban”

Kebocoran data pribadi lagi-lagi bikin publik waswas. Kali ini, sekitar 1,2 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima bantuan sosial (bansos) di Jateng diduga bocor.

T. Budianto
Last updated: Juli 23, 2026 9:00 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Provinsi Jateng, Lilik Henry Ristanto. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan penanganan dugaan kebocoran 1,2 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima bantuan sosial (bansos) pada aplikasi Data Terpadu Jawa Tengah (DT Jateng) telah dilakukan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno mengatakan, sistem aplikasi kini sudah kembali berjalan normal. Menurutnya, hingga saat ini belum ada laporan masyarakat yang menjadi korban penyalahgunaan data akibat dugaan kebocoran tersebut.

“Kami terus memantau perkembangan. Sampai sekarang belum ada laporan terkait dampak penyalahgunaan data,” ujarnya. Pemprov juga mengklaim telah berkoordinasi dengan tim teknis untuk menutup celah keamanan yang diduga dimanfaatkan dalam insiden tersebut. Selain itu, evaluasi sistem keamanan aplikasi terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga: Puan: Lindungi Data Pribadi WNI dalam Kerja Sama dengan AS

Meski sistem dinyatakan aman, dugaan bocornya sekitar 1,2 juta data NIK penerima bansos tetap menjadi sorotan. Pasalnya, data kependudukan merupakan informasi sensitif yang berpotensi disalahgunakan jika jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Provinsi Jateng, Lilik Henry Ristanto mengatakan, langkah penanganan dilakukan setelah Pemprov menerima notifikasi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengenai adanya indikasi kebocoran data.

Ia menjelaskan, kronologi penanganan bermula pada 12 Februari 2026 ketika penyidik Polda Banten berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jateng terkait penyidikan dugaan akses data secara tidak sah.

Notifikasi BSSN

Selanjutnya, pada 20 Februari 2026, BSSN menyampaikan notifikasi kepada Pemprov Jateng mengenai indikasi kebocoran data. “Peristiwanya diduga sebenarnya sudah terjadi sekitar satu tahun sebelumnya, kurang lebih pada April 2025,” kata Lilik di Semarang, Rabu (22/7/206).

Setelah menerima pemberitahuan tersebut, tim teknologi informasi Dinas Sosial bersama Diskomdigi, di bawah supervisi BSSN dan Kementerian Komunikasi dan Digital, langsung melakukan langkah pengamanan. Upaya tersebut meliputi penutupan akses yang berpotensi bermasalah, penguatan sistem keamanan, hingga penerapan autentikasi berlapis.

“Sehingga dapat kami sampaikan bahwa saat ini kondisi tersebut telah terpulihkan,” ujarnya. Selain melakukan mitigasi, Diskomdigi juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola aplikasi berbasis data pribadi untuk meningkatkan sistem keamanan.

Baca juga: Data Rio Haryanto Bocor Bukan Sepele, Wali Kota Solo Respati: Pasti Ada Sanksi

Ia mengimbau setiap pengelola aplikasi rutin memperbarui sistem keamanan siber, menerapkan autentikasi berlapis, mengganti kata sandi secara berkala, membatasi akses hanya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan patroli siber (cyber patrol) secara berkala.

Lilik menegaskan, hingga saat ini Pemprov belum menerima laporan maupun pengaduan masyarakat terkait dampak langsung dari dugaan kebocoran data tersebut.

Di era digital, kebocoran data sudah seperti hujan, yang bikin lega bukan karena hujannya berhenti, tapi karena belum ada yang mengaku kebasahan. Semoga kali ini benar-benar cuma “nyaris bocor”, bukan baru sadar setelah airnya menggenang. (tebe)

You Might Also Like

Kapten Baru Tim Indonesia, Fajar Putri Siap Pimpin

Dadan Dikabarkan Ditangkap saat Kantor BGN Digeledah Kejagung, 2 Tokoh Lain Turut Diperiksa

Pemprov Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dari Pasar Senen

Mbak Ita-Alwin Keluar Penjara, Bukan Bebas tapi Izin Nikahin Anak

Dalih Buat Keponakan, Obat Keras di Bojonegoro Malah Berujung Kasus Aborsi

TAGGED:diskomdigi jatengheadlinepemprov jatenguu perlindungan data pribadi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist) BMKG Sebut Kemarau 2026 Punya Pola Tak Biasa
Next Article Polda Jateng Musnahkan Narkoba dan Miras Ilegal Senilai Rp 15 Miliar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) ditemui awak setelah menghadiri kegiatan konferensi pers "Opening Ceremony Proprov Jateng 2026" di Co Work Space Gedung A Setda Provinsi Jateng, Rabu (21/10/2026). (dul)

Gus Yasin Respons MBG Prasmanan: Tak Boleh Ganggu Jam Pelajaran Siswa

DIVONIS BERSALAH: Bupati Pati nonaktif, Sudewo (rompi orange) divonis bersalah dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (21/10/2026). (bae)

Tok! Sudewo Dinyatakan Bersalah, Dijatuhi Hukuman 8,5 Tahun Penjara dan Denda Rp3,5 Miliar

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, Investasi Rp11,15 Triliun

Gus Yasin Ajak Santri Perangi Sampah

Semarang Bidik Jadi Sentra Film, LOFF 2026 Gaet 167 Karya dari Seluruh Indonesia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

JUARA TURNAMEN CATUR - Siswa SDN 3 Balu, Kecamatan Cepu, Cakti Rajasa Dananjaya Soedarsono, juara turnamen catur tingkat SD se-Kabupaten Blora, pada peringatan Hardiknas. (ist)
Olahraga

Cakti Rajasa Juara Turnamen Catur Hardiknas Tingkat SD di Blora

Mei 14, 2026
Info

Puasa Jalan, Tarawih Bolong? Rugi Dong Ramadhanmu!!

Februari 24, 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)
Info

756 Buruh SGS Kena PHK, Gus Yasin Spil Langkah Pemprov Jateng

September 4, 2026
BELLA MENANGIS--Terpidana kasus penggelapan, Bella Puspita Sari menangis teringat anaknya usai sidang PK di pengadilan, Senin (11/5/2026). (bae)
Hukum

Jerit Tangis Bella di PN Semarang, Sudah Lama Terpisah dari Bayinya: “Saya Pengen Pulang!”

Mei 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 1,2 Juta NIK Diduga Bocor, Pemprov Bilang Aman: “Belum Ada Korban”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?