Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kasus Kades Tlogomulyo Jadi Alarm! Pemprov Jateng Ingatkan Kepala Desa Tak Mainin Anggaran
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kasus Kades Tlogomulyo Jadi Alarm! Pemprov Jateng Ingatkan Kepala Desa Tak Mainin Anggaran

R. Izra
Last updated: Juli 21, 2026 10:39 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jateng, Nadi Santoso.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jateng, Nadi Santoso.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus dugaan korupsi yang menyeret Sarmo sebagai Kepala Desa Tlogomulyo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, jadi alarm keras buat seluruh pemerintah desa di Jawa Tengah. Pemprov Jateng mengingatkan, pengelolaan APBDes wajib sesuai aturan dan tidak boleh asal jalan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kasus tersebut melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Grobogan.

“Memang kami mendapat informasi Kades Tlogomulyo Kecamatan Gubug, Grobogan sedang diperiksa oleh kejaksaan berkaitan dengan pengelolaan APBDes,” kata Nadi, Senin (20/7/2026).

Bacaaja: Kopdes dan BUMDes Jangan Saling Bunuh, Pemprov Jateng: Bisa Jalan Bareng, Bersinergi
Bacaaja: Pemprov Bekali Kades Biar Nggak Nyemplung Korupsi

Menurut informasi yang diterima Pemprov, penyidikan tidak hanya menyasar penggunaan APBDes, tetapi juga pengelolaan BUMDes, pasar desa, dana desa saat pandemi Covid-19, hingga pengadaan di tingkat desa.

“Yang menjadi persoalan itu terkait pengelolaan BUMDes, pasar desa, dana desa saat Covid-19, kemudian pengadaan di desa. Informasi yang kami terima dari Dispermades Kabupaten seperti itu,” ujarnya.

Nadi menjelaskan, kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Negeri Grobogan.

“Berawal dari pengaduan masyarakat ke kejaksaan, lalu diproses sesuai ketentuan,” katanya.

Ia menegaskan, sebenarnya pemerintah desa sudah memiliki regulasi yang jelas dalam mengelola anggaran. Karena itu, seluruh kepala desa diminta lebih disiplin agar tidak tersandung persoalan hukum.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, para kepala desa dan perangkat desa harus mengelola APBDes sesuai aturan yang berlaku. Regulasi pengelolaan APBDes, termasuk pengadaan barang dan jasa, sudah sangat jelas,” tegas Nadi.

Meski begitu, Pemprov Jateng belum berencana mengumpulkan seluruh kepala desa secara khusus. Sebab, pembinaan terkait tata kelola pemerintahan desa sudah menjadi agenda rutin.

Dalam waktu dekat, Dispermadesdukcapil Jateng juga akan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas kepala desa pada 22–23 Juli 2026. Selain membahas sinkronisasi program pemerintah provinsi dengan pemerintah desa, forum tersebut juga akan dimanfaatkan untuk memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan APBDes yang transparan dan akuntabel.

“Nanti akan kami sisipkan juga materi agar desa bisa mengelola APBDes dengan baik sesuai ketentuan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Grobogan menggeledah Balai Desa Tlogomulyo dan rumah kepala desa pada 7 Juli 2026 sebagai bagian dari penyidikan dugaan korupsi terkait pengelolaan APBDes dan sejumlah program desa, tahun anggaran 2019-2023. (dul)

You Might Also Like

7 Tersangka Sudah Dikandangin, Polisi Buru Pelaku Lain Pengeroyokan Pesilat Pagar Nusa

Awal Maret Datang, BBM Nonsubsidi Ikut Naik

Data Mangrove Jateng Nggak Sinkron, Selisih Luasannya Capai Ribuan Hektar

Inflasi Jateng: Dari Cabai Pedas sampai Emas, Tantangan dan Harapan di Tangan Luthfi–Yasin

BEM FH Undip Kirim Amicus Curiae ke MK, Kritisi UU TNI yang Problematik

TAGGED:grobogangubugkades tlogomulyokorupsi dana desapemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ronaldo, Messi, dan Fanatisme Sepak Bola di Indonesia
Next Article PASPOR INDONESIA - Pemerintah menaikkan tarif pengajuan pelepasan kewarganegaraan Indonesia menjadi Rp5 juta atau naik lima kali lipat. Fix Gak Betah? 8.000-an Orang Lepas Status WNI, Singapura Jadi Tujuan Utama

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PB Ismapeti Pilih Turun ke Panti Demi Gizi Tepat Sasaran

Ribuan Atlet Muda Siap Adu Gengsi di POPDA

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

Odong-odong di Cilacap Minggir, Wisata Jadi Jalur Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Tahan Imbang Persebaya, PSIS: “Ini Modal Naik Kelas”

Juli 20, 2026
Ilustrasi perbandingan karyawan SPPG dan guru honorer.
Info

Pendidikan Kalah Sama Makan Siang? Guru Honorer Curhat Sulitnya jadi PPPK saat SPPG Diprioritaskan

Januari 23, 2026
Ekonomi

Rp40,34 Triliun Dana Desa Sudah Tersalur, BLT Menjangkau Hampir 8.000 Desa

Juli 28, 2025
Info

MUI Jateng: Jangan Sampai Ramadan Jadi Ajang Adu Argumen

Februari 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kasus Kades Tlogomulyo Jadi Alarm! Pemprov Jateng Ingatkan Kepala Desa Tak Mainin Anggaran
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?