Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tahan Imbang Persebaya, PSIS: “Ini Modal Naik Kelas”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Tahan Imbang Persebaya, PSIS: “Ini Modal Naik Kelas”

Hasil imbang kadang rasanya seperti kemenangan. Itulah yang sedang dirasakan PSIS Semarang. Bermain di kandang Persebaya dan berhasil membawa pulang skor 2-2 menjadi modal berharga Laskar Mahesa Jenar menatap Liga 2 musim 2026/2027.

T. Budianto
Last updated: Juli 20, 2026 6:00 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BEREBUT BOLA: Pemain PSIS berebut bola dengan pemain Persebaya dalam laga uji coba bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (19/7/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SURABAYA- PSIS Semarang semakin optimistis menatap kompetisi Liga 2 2026/2027 setelah sukses menahan imbang Persebaya Surabaya 2-2 dalam laga uji coba bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (19/7/2026).

Hasil positif melawan salah satu kontestan papan atas Liga 1 itu menjadi modal penting bagi skuad asuhan Widodo Cahyono Putro untuk menghadapi musim baru.

Pelatih PSIS Widodo Cahyono Putro mengatakan, hasil tersebut menunjukkan perkembangan timnya berjalan ke arah yang positif. Namun, ia mengingatkan para pemain agar tidak cepat berpuas diri karena target utama tetap mengembalikan PSIS ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Baca juga: Cordova Edupartment Lanjut Dampingi PSIS Arungi Musim 2026/27

“Kami tetap harus serius berbenah untuk bisa lolos ke Liga 1,” kata Widodo, Senin (20/7/2026). Menurutnya, masa persiapan saat ini lebih difokuskan pada penyempurnaan pola permainan.

Tim pelatih terus membangun chemistry antarpemain, memperkuat proses build-up, memperlancar transisi dari lini tengah ke lini depan, hingga meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.

Widodo menilai adaptasi para pemain, termasuk wajah-wajah baru di dalam skuad, berlangsung cukup baik sehingga permainan PSIS mulai menunjukkan perkembangan.

Mental Bertanding

Ia juga mengapresiasi mental bertanding anak asuhnya saat menghadapi Persebaya di hadapan ribuan Bonek yang memadati Stadion Gelora Bung Tomo.

Meski tampil sebagai tim tamu, para pemain PSIS dinilai tetap berani memainkan sepak bola menyerang dan tidak hanya bertahan sepanjang pertandingan.

Bagi Widodo, laga uji coba melawan Persebaya menjadi tolok ukur penting sebelum tim benar-benar memasuki atmosfer kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

Baca juga: Belikopi Jadi Sponsor Utama PSIS

Hasil imbang tersebut sekaligus menjadi suntikan motivasi bagi Laskar Mahesa Jenar untuk terus meningkatkan kualitas permainan demi mewujudkan target promosi kembali ke Liga 1.

Dengan kombinasi pemain lama dan rekrutan anyar, PSIS berharap mampu tampil lebih kompetitif sepanjang musim dan kembali menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan dalam perebutan tiket promosi.

Liga 2 memang belum dimulai, tapi pesan PSIS sudah terdengar jelas. Menahan tim Liga 1 mungkin belum menghasilkan trofi, tetapi setidaknya menjadi pengingat bahwa jalan pulang ke kasta tertinggi tidak selalu dimulai dengan kemenangan, kadang cukup dengan keyakinan bahwa mereka sudah berada di jalur yang benar. (tebe)

You Might Also Like

KPK Buka Peluang Panggil Gus Miftah sebagai Saksi dan Sita Duit Korupsi Rp100 Juta

Rupiah Makin Ambles! Nilai Tukar 1 Dolar AS Setara Rp17.868, Segera Tembus Rp18.000?

Lewat Radio, Bahasa “Lo-Gue” Mulai Gerus Dialek Semarang Sejak Era 80-an

“Berani Gak?” Gus Yazid Tantang Jaksa Periksa Pangdam Jaya Letjen Dedi

Anak Semarang Udah Nggak Takut Sekolah!

TAGGED:headlineMahesa Jenarpanser biruPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bangku Sekolah Negeri Mulai Kosong, Puan Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata
Next Article Agustina Ajak Ormas Naik Kelas: “Jangan Cuma Ramai Kegiatan, Tapi Harus Berdampak”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PB Ismapeti Pilih Turun ke Panti Demi Gizi Tepat Sasaran

Ribuan Atlet Muda Siap Adu Gengsi di POPDA

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

Odong-odong di Cilacap Minggir, Wisata Jadi Jalur Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
Info

Meet & Greet SMAN 6 Semarang, Densus: 22 Pelajar Jateng Terpapar Paham Radikal, Banyak dari Medsos

Februari 10, 2026
Ilustrasi penumpang bersiap naik gerbong kereta api di Stasin Tawang Semarang.
Ekonomi

16.000 Tiket Kereta Mudik Lebaran Sudah Terjual, KAI Daop 4 Ungkap Tanggal Favorit

Februari 5, 2026
Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau akrab disapa Pinka Haprani.
Info

DPD PDIP Jateng Siap Ngegas! Dolfie Jadi Ketua Pinka Jadi Waka, Senior & Darah Muda Disatukan

Desember 28, 2025
Daerah

2025 Panen Piala, Pemkot Semarang Lagi On Fire

Januari 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tahan Imbang Persebaya, PSIS: “Ini Modal Naik Kelas”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?