BACAAJA, SURABAYA- PSIS Semarang semakin optimistis menatap kompetisi Liga 2 2026/2027 setelah sukses menahan imbang Persebaya Surabaya 2-2 dalam laga uji coba bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (19/7/2026).
Hasil positif melawan salah satu kontestan papan atas Liga 1 itu menjadi modal penting bagi skuad asuhan Widodo Cahyono Putro untuk menghadapi musim baru.
Pelatih PSIS Widodo Cahyono Putro mengatakan, hasil tersebut menunjukkan perkembangan timnya berjalan ke arah yang positif. Namun, ia mengingatkan para pemain agar tidak cepat berpuas diri karena target utama tetap mengembalikan PSIS ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Baca juga: Cordova Edupartment Lanjut Dampingi PSIS Arungi Musim 2026/27
“Kami tetap harus serius berbenah untuk bisa lolos ke Liga 1,” kata Widodo, Senin (20/7/2026). Menurutnya, masa persiapan saat ini lebih difokuskan pada penyempurnaan pola permainan.
Tim pelatih terus membangun chemistry antarpemain, memperkuat proses build-up, memperlancar transisi dari lini tengah ke lini depan, hingga meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.
Widodo menilai adaptasi para pemain, termasuk wajah-wajah baru di dalam skuad, berlangsung cukup baik sehingga permainan PSIS mulai menunjukkan perkembangan.
Mental Bertanding
Ia juga mengapresiasi mental bertanding anak asuhnya saat menghadapi Persebaya di hadapan ribuan Bonek yang memadati Stadion Gelora Bung Tomo.
Meski tampil sebagai tim tamu, para pemain PSIS dinilai tetap berani memainkan sepak bola menyerang dan tidak hanya bertahan sepanjang pertandingan.
Bagi Widodo, laga uji coba melawan Persebaya menjadi tolok ukur penting sebelum tim benar-benar memasuki atmosfer kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Baca juga: Belikopi Jadi Sponsor Utama PSIS
Hasil imbang tersebut sekaligus menjadi suntikan motivasi bagi Laskar Mahesa Jenar untuk terus meningkatkan kualitas permainan demi mewujudkan target promosi kembali ke Liga 1.
Dengan kombinasi pemain lama dan rekrutan anyar, PSIS berharap mampu tampil lebih kompetitif sepanjang musim dan kembali menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan dalam perebutan tiket promosi.
Liga 2 memang belum dimulai, tapi pesan PSIS sudah terdengar jelas. Menahan tim Liga 1 mungkin belum menghasilkan trofi, tetapi setidaknya menjadi pengingat bahwa jalan pulang ke kasta tertinggi tidak selalu dimulai dengan kemenangan, kadang cukup dengan keyakinan bahwa mereka sudah berada di jalur yang benar. (tebe)

