Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Antisipasi Kebakaran Hutan, Jateng Bentuk Satgas Karhutla
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Antisipasi Kebakaran Hutan, Jateng Bentuk Satgas Karhutla

Musim kemarau baru mulai, tapi Jateng memilih bergerak lebih dulu daripada menyesal belakangan. Pemprov Jateng memperkuat barisan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membentuk Satgas.

T. Budianto
Last updated: Juli 17, 2026 8:15 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PATROLI HUTAN: Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) Abdi Bumi melakukan patroli di jalur pendakian Gunung Sumbing via Batursari, Temanggung untuk memantau potensi kebakaran hutan, memeriksa sumber mata air, serta memperkuat upaya pencegahan karhutla selama musim kemarau. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG- Pemprov Jateng memperketat langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

Selain membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian dan Penanganan Karhutla, pemprov juga memperkuat keberadaan 46 kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang tersebar di berbagai daerah.

Salah satu kelompok yang aktif bergerak adalah MPA Abdi Bumi di lereng Gunung Sumbing, Desa Batursari, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Setiap musim kemarau, para relawan rutin melakukan patroli, membersihkan jalur hutan, membuat sekat bakar, hingga memastikan saluran mata air tetap aman dari ancaman kebakaran.

Baca juga: Wagub Minta Hutan Lindung Jangan Cuma Nama

Anggota MPA Abdi Bumi, David Yusuf Setiawan mengatakan, sekat bakar menjadi salah satu cara paling efektif untuk memperlambat penyebaran api apabila kebakaran terjadi.

“Dulu sekitar tahun 2016 kebakaran hutan cukup sering terjadi. Setelah mendapat pelatihan dari Cabang Dinas Kehutanan Pemprov Jateng, kami dibekali pengetahuan dan peralatan untuk penanganan kebakaran,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Menurut David, dampak kebakaran hutan jauh lebih besar daripada sekadar hilangnya pepohonan. Sumber mata air bisa mengering, vegetasi membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih, bahkan aktivitas wisata pendakian ikut terdampak.

“Yang paling krusial setelah kebakaran adalah sumber air bisa mati. Pemulihan vegetasi bisa memakan waktu empat sampai lima tahun,” katanya. Selain patroli, relawan MPA juga aktif mengingatkan para pendaki agar tidak menyalakan api unggun sembarangan dan memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang.

Ujung Tombak

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jateng, Heru Djatmika mengatakan, keberadaan MPA menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan karhutla di lapangan.

Hingga saat ini, sebanyak 46 kelompok MPA telah dibentuk di berbagai wilayah Jawa Tengah dengan dukungan pelatihan serta peningkatan kapasitas dari pemerintah provinsi.

Tak hanya itu, Pemprov juga telah membentuk Satgas Pengendalian dan Penanganan Karhutla melalui Keputusan Gubernur. Satgas tersebut melibatkan BPBD, DLHK, Dinas Kesehatan, serta berbagai perangkat daerah terkait agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan terpadu.

“Harus ada sinergi antara Satgas dan MPA. MPA menjadi ujung tombak yang memperkuat kerja Satgas di lapangan,” ujar Heru. Ia menjelaskan, luas kawasan hutan di Jateng mencapai sekitar 1,38 juta hektare atau 42,56 persen dari total luas wilayah provinsi.

Baca juga: Puntung Rokok Diduga Bikin Lereng Slamet Nyaris Terbakar

Kawasan yang paling rawan mengalami karhutla berada di wilayah pegunungan saat vegetasi mulai mengering, serta daerah-daerah kering seperti Kabupaten Blora dan Rembang.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan, Pemprov juga telah menggelar apel siaga tingkat provinsi sekaligus mengintensifkan pemantauan titik panas (hotspot) selama musim kemarau berlangsung.

Hutan memang tak bisa bicara saat mulai mengering. Tapi kalau api sudah telanjur datang, penyesalan selalu terdengar paling keras. Karena itulah, mencegah kebakaran tetap jauh lebih murah daripada menghitung kerusakan yang ditinggalkannya. (tebe)

You Might Also Like

Gus Yasin Ingin Santri Jateng dan Malaysia Bertukar Ilmu

Peradi SAI Semarang Cari Nahkoda Baru

Sambut HUT ke-479 Kota Semarang, Taman Lele Semarang Bersolek

Kinerja Pemprov Jateng Diapresiasi Pusat

Sah! Prabowo Tetapkan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

TAGGED:dlhk jatengheadlinekebakaran hutanpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan. (Ist) 14 Daerah Jateng Siaga Kekeringan, BPBD Siapkan 129 Juta Liter Air Bersih
Next Article Porprov Jateng 2026 Pakai Sistem Real-Time

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tujuh Pejabat Polres Banjarnegara Resmi Berganti

Anggaran Pendidikan 2027 Naik, Tapi Masih Kurang

Jangan Disepelekan, Ini 6 Tanda Gula Darah Tinggi

Baru Diresmikan, Jembatan Pongpet Mendadak Melengkung

Kebanyakan Daun Pepaya Bisa Bikin Tubuh Bereaksi, Simak!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla atau lebih dikenal dengan inisial JK.
Hukum

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Pernyataan ‘Syahid’ Disorot Tajam

April 14, 2026
Sirkular

Desa Tersono Batang Naik Level: Sampah Jadi Berkah, Gubernur Jateng Kasih Jempol

Oktober 6, 2025
Ekonomi

Nggak Perlu Jauh ke Kota, Tiga Stasiun Pantura Ini “Hidup” Lagi

April 20, 2026
Wakil Walikota Semarang Iswar Aminudin saat menjadi inspektur upacara Hari Perhubungan Nasional di halaman Balaikota Semarang, Kamis (19/9/2025). Foto: dok.
DaerahEkonomi

Semarang Gaspol Wujudkan Transportasi Inklusif, Ekonomi Tumbuh Rakyat Nyaman

September 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Antisipasi Kebakaran Hutan, Jateng Bentuk Satgas Karhutla
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?