Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kemarau Datang, Pemkot Pasang Mode Siaga di TPA Jatibarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kemarau Datang, Pemkot Pasang Mode Siaga di TPA Jatibarang

Musim kemarau baru mulai, tapi kewaspadaan sudah dinaikkan. Belajar dari kebakaran yang pernah terjadi, Pemkot Semarang memilih bergerak lebih cepat dengan memperkuat sistem pengamanan di TPA Jatibarang.

T. Budianto
Last updated: Juli 9, 2026 5:54 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PIMPIN APEL: Sekda Kota Semarang, Handi Priyanto memimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kebakaran TPA Jatibarang, Kamis (9/7/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemkot Semarang memperketat pengamanan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang sebagai langkah mengantisipasi potensi kebakaran selama musim kemarau 2026.

Berbagai upaya pencegahan dilakukan melalui sistem pengamanan berlapis yang melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), TNI, hingga Polri. Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kebakaran TPA Jatibarang, Kamis (9/7/2026).

Menurut Handi, langkah mitigasi harus menjadi prioritas agar kebakaran bisa dicegah sejak dini, bukan baru bergerak setelah api membesar. “Kita tidak boleh menunggu api muncul baru bergerak. Pencegahan harus menjadi prioritas. Pengalaman kebakaran di TPA Jatibarang menjadi pelajaran bahwa mitigasi jauh lebih penting daripada pemadaman,” ucapnya.

Baca juga: TPA Jatibarang Bakal Disulap Jadi Pembangkit Listrik dari Sampah

Karena itu, lanjutnya, seluruh perangkat daerah harus bekerja secara terpadu agar potensi kebakaran bisa dicegah sejak awal. Untuk memperkuat kesiapsiagaan, Pemkot membentuk Satgas Terpadu yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta mendapat dukungan TNI dan Polri.

Satgas tersebut bertugas melakukan patroli rutin, memetakan titik-titik rawan kebakaran, memastikan kesiapan personel dan peralatan, hingga mempercepat respons apabila ditemukan potensi kebakaran.

Selain patroli, langkah pencegahan juga dilakukan melalui pendinginan berkala di area rawan menggunakan armada pemadam kebakaran. Posko siaga serta layanan on call dari unit pemadam terdekat juga disiapkan agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin jika terjadi kondisi darurat.

Perketat Pengawasan

Tak hanya itu, Pemkot juga memperketat pengawasan terhadap aktivitas di kawasan TPA Jatibarang. Seluruh petugas, pemulung, maupun pihak yang beraktivitas di lokasi dilarang membawa rokok, korek api, maupun melakukan pembakaran terbuka.

“Faktor manusia masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran. Karena itu pengawasan harus diperketat. Tidak boleh ada toleransi terhadap potensi yang dapat memicu api di kawasan TPA,” ujar Handi.

Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan TPA Jatibarang bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, melainkan seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam sistem pengamanan.

“Pengamanan TPA merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi seluruh OPD, kita ingin memastikan pengawasan berlangsung secara berkelanjutan sehingga pelayanan persampahan kepada masyarakat tetap terjaga,” katanya.

Baca juga: Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya

Berdasarkan prakiraan BMKG, musim kemarau tahun 2026 diperkirakan berlangsung hingga Oktober dengan risiko kebakaran yang meningkat. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena TPA Jatibarang memiliki tingkat kerawanan tinggi akibat akumulasi gas metana dari timbunan sampah.

Melalui penguatan sistem pengamanan ini, Pemerintah Kota Semarang berharap operasional pengelolaan sampah tetap berjalan aman, sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat dan lingkungan.

Api memang tak pernah mengirim undangan sebelum datang. Karena itu, kesiapsiagaan jauh lebih murah daripada penyesalan. Sebab, di musim kemarau, satu puntung rokok yang dianggap sepele bisa berubah menjadi pekerjaan besar yang menguras tenaga, waktu, dan anggaran. (tebe)

You Might Also Like

Langganan Bencana Kekeringan, Kini Jabungan Siapkan Strategi Baru Hadapi Kemarau

Pemprov Fasilitasi Balik ke Perantauan Gratis

Fullback Anyar Merapat! PSIS Datangkan Alwi Fadillah dan Rangga Sumarna

Pagi Bergetar di Jateng: 3 Gempa Bumi Terjadi Beruntun, Warga Sempat Rasakan Goyang-goyang

Elektrifikasi Trans Semarang Dipuji, Agustina: Langkah Nyata Menuju Transportasi Hijau

TAGGED:headlinekebakaranpemkot semarangTPA jatibarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kepala Biro BUMD dan BLUD Setda Provinsi Jawa Tengah, Agus Prasutio. PRPP Hampir Bangkrut, Pemprov Jateng Klaim Kinerja BUMD Secara Keseluruhan Positif
Next Article Ilustrasi kendaraan taktis (rantis) Baracudda milik Polri, dengan pengawalan ketat Brimob. Emas Batangan 74 Kg Tiba di Polda Metro Jaya, Rantis Baracudda Dikawal Ketat Brimob Bersenjata

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Widodo C Putro Apresiasi Mental Bertanding

Jateng Bersholawat, Ribuan Warga Kirim Doa untuk Korban Bencana

DIJUAL - Pulau Menjangan Kecil di kawasan Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diiklankan untuk dijual.

Bupati Jepara Temukan Fakta Berbeda, Ihwal Pulau Menjangan Kecil Dijual Rp500 Miliar

KOMPAK - Berbagai lomba yang memperkuat kolaborasi dan kekompakan digelar PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah bersama para Iconers, untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.

Semarak HUT ke-81 RI, PLN Icon Plus SBU Jateng Perkuat Kebersamaan dan Semangat Kolaborasi

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: Ada 7.029 Gempa Susulan, Korban Tewas Tembus 100 Jiwa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Motor milik pemudik diangkut dengan kereta Daop 4 Semarang. (ist)
Info

Mudik Tahun Ini Ada 3.354 Motor Dipaketkan Gratis via Kereta di Daop 4 Semarang

Maret 31, 2026
Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)
Ekonomi

Gelombang PHK Massal Mengintai, 2 Pabrik Otomotif di Jatim Berencana Pindah ke Vietnam

Juni 22, 2026
Olahraga

Bukan Kaleng-Kaleng! Ini 5 Atlet Indonesia Paling Ngebut di 2025

Januari 1, 2026
Petugas SAR menyelematkan korban tenggelam di Pantai Parangtritis, saat libur Natal 2025.
Info

6 Wisatawan Keseret Ombak Prangtritis Gara-gara Main di Rip Current!

Desember 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kemarau Datang, Pemkot Pasang Mode Siaga di TPA Jatibarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?