BACAAJA, KUDUS – Warga di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, sempat dibuat penasaran dengan kemunculan air jernih yang keluar dari sela-sela fondasi teras sebuah rumah. Kejadian itu bahkan viral di media sosial karena banyak yang menganggap air tersebut membawa berkah.
Dalam video yang beredar, terlihat warga datang silih berganti sambil membawa berbagai wadah untuk mengambil air yang terus mengalir dari samping rumah warga.
Sebagian warga percaya air tersebut memiliki khasiat tertentu dan bisa digunakan untuk menjaga kesehatan maupun membantu mengobati penyakit.
Video itu ramai diperbincangkan setelah diunggah di media sosial dan langsung menarik perhatian banyak orang.
Narasi yang beredar menyebut sumber air tersebut berada di Dukuh Masin Bergat, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Namun setelah dilakukan penelusuran, fakta sebenarnya ternyata berbeda dari cerita yang berkembang di masyarakat.
Air yang keluar dari sela fondasi rumah itu diketahui berasal dari jaringan pipa PDAM yang mengalami kebocoran.
“Warga Dawe Kudus Jawa Tengah digegerkan adanya temuan sumber mata air yang tak kunjung berhenti, air keluar dari sela-sela fondasi teras rumah. Rasa penasaran warga dari pagi sudah berbondong-bondong mengambil air tersebut untuk diminum. Sebagian ada yang percaya bahwa air tersebut air berkah berkhasiat untuk menyehatkan badan. Ternyata air tersebut berasal dari jaringan pipa PDAM yang bocor,” demikian narasi yang beredar di media sosial.
Kepala Desa Kandangmas, Sofwan, membenarkan bahwa peristiwa tersebut memang terjadi di wilayahnya dan sempat mengundang perhatian warga sekitar.
Menurutnya, kejadian itu sebenarnya sudah berlangsung beberapa hari sebelum akhirnya viral di internet.
“Ya benar itu di desa saya, sudah 4-5 hari lalu,” kata Sofwan saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2026).
Ia menjelaskan, awalnya warga melihat ada air jernih yang terus keluar dari samping fondasi teras rumah salah satu warga.
Karena debit air cukup deras dan tidak kunjung berhenti, rasa penasaran masyarakat pun semakin besar.
Banyak warga kemudian mendatangi lokasi untuk melihat langsung sumber air tersebut.
Tidak sedikit pula yang membawa jeriken, botol, maupun wadah lain untuk mengambil air yang dianggap memiliki keberkahan.
“Itu kemarin ada tiba-tiba muncul air di samping fondasi rumah warga terus warga pada ngambil, mereka percaya airnya membawa berkah,” ujar Sofwan.
Belakangan, pemerintah desa bersama pihak terkait melakukan pengecekan untuk memastikan asal-usul air yang muncul secara tiba-tiba itu.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa air tersebut bukan berasal dari sumber mata air alami, melainkan dari jaringan distribusi PDAM yang mengalami kerusakan.
Kebocoran pada pipa itulah yang memunculkan aliran air dari sela-sela fondasi rumah sehingga terlihat seperti mata air baru.
“Ternyata setelah ditelusuri itu air dari pipa PDAM yang bocor, saat ini sudah diperbaiki dan sudah ditutup,” jelas Sofwan.
Perbaikan pun langsung dilakukan sehingga aliran air yang sebelumnya keluar dari lokasi tersebut kini sudah berhenti.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa informasi yang viral di media sosial tetap perlu dicek kebenarannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Di sisi lain, rasa penasaran warga terhadap fenomena yang dianggap tidak biasa memang menjadi hal yang lumrah, apalagi ketika muncul cerita mengenai air yang dipercaya membawa berkah.
Meski demikian, hasil penelusuran akhirnya memastikan bahwa sumber air tersebut murni berasal dari kebocoran pipa PDAM dan bukan mata air baru yang muncul secara alami. (*)

