Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PMII Semarang Kembali Turun Jalan Sorot MBG: Harus Transparan, Bisa Diawasi Rakyat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

PMII Semarang Kembali Turun Jalan Sorot MBG: Harus Transparan, Bisa Diawasi Rakyat

PMII Semarang kembali menggelar aksi demonstrasi di depan DPRD Jateng. Mereka kembali menyorot MBG yang menyedot anggaran jumbo dari APBN.

R. Izra
Last updated: Juni 23, 2026 7:51 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
TUNTUT TRANSPARANSI - Massa PMII Semarang kembali menggelar aksi turun ke jalan, menyorot MBG yang menyedot anggaran jumbo dari APBN tapi minim pengawasan. (dul)
TUNTUT TRANSPARANSI - Massa PMII Semarang kembali menggelar aksi turun ke jalan, menyorot MBG yang menyedot anggaran jumbo dari APBN tapi minim pengawasan. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan. Kali ini, Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Tengah ikut angkat suara lewat aksi yang digelar di depan Kantor DPRD Jawa Tengah, Senin (22/6/2026).

Bagi PMII, program unggulan pemerintah itu memang punya tujuan yang baik. Namun, pelaksanaannya dinilai masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi.

Ketua Korps PMII Putri (KOPRI) Jawa Tengah, Betari Imasshinta, mengatakan MBG menjadi salah satu isu utama yang mereka bawa dalam aksi karena program tersebut mengelola anggaran sangat besar dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat hingga tingkat bawah.

Bacaaja: Pengakuan Emak-emak Massa Bayaran Demo Dukung MBG: Dapat Uang Jajan, Seratus
Bacaaja: Tak Ada Pejabat Temui Massa Aksi, PMII Semarang: Mengecewakan! Kami Datang Bawa Kajian

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan seluruh proses pelaksanaan berjalan transparan, mulai dari pengelolaan anggaran hingga kualitas makanan yang diterima penerima manfaat.

“Program ini langsung menyentuh generasi muda. Karena itu keamanan makanan, kesehatan, kebersihan, sampai pengelolaan anggarannya harus benar-benar transparan dan bisa diawasi masyarakat,” kata Betari.

Ia menilai sasaran program juga perlu diperjelas agar benar-benar menjangkau kelompok yang paling membutuhkan, khususnya masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Fokusnya harus kepada mereka yang membutuhkan. Jangan sampai program yang besar ini justru tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Senada dengan itu, Koordinator Lapangan PKC PMII Jawa Tengah, Andre Bachtiar, meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di berbagai daerah.

Menurut Andre, hasil konsolidasi PMII menemukan sejumlah laporan terkait dapur MBG yang dinilai belum memenuhi standar, tetapi tetap dipaksakan beroperasi demi mengejar target program.

“Kalau memang program ini dilanjutkan, harus ada evaluasi total. Banyak laporan yang kami terima terkait standar dapur dan pelaksanaan di lapangan. Jangan sampai program ini menjadi ajang memperkaya kelompok tertentu,” tegasnya.

Andre juga menyoroti besarnya anggaran yang digelontorkan untuk MBG. Karena itu, pemerintah diminta memastikan setiap rupiah yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak membuka celah penyimpangan.

Meski kritis, PMII menegaskan tidak menolak Program MBG. Mereka justru mendorong agar tata kelola program diperbaiki sehingga tujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia bisa tercapai secara maksimal.

Menurut mereka, keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari banyaknya penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan, transparansi penggunaan anggaran, serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat. (dul)

You Might Also Like

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta, SMK Paling Banyak

Rumah Penuh Sampah, Pria Sepi Pati Ditemukan Tewas

Adonan Maut Mi Nyemek Boyolali: 100 Kg Bahan Dicampur 1 Liter Cairan Pengawet Mayat

Semarang Masuk Jajaran “Transformer City” Nasional

Jateng Juara Urusan Tanah Wakaf, 73 Persen Sudah Bersertifikat

TAGGED:dprd jatengMBGpmii semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SIDANG TPPU--Jaksa sedang menghadap hakim untuk menunjukkan bukti transaksi yang diduga bagian dari aliran TPPU BUMD Cilacap, Senin (22/6/2026). (bae) Mobil LC Pak Widi, Jaksa Bongkar Jejak Duit TPPU Korupsi BUMD Cilacap
Next Article GENJOT FESTIVAL--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, pada Minggu (21/6/2026), menegaskan komitmen untuk menggenjot festival seni budaya. (ist) Tahun Depan Pemkot Semarang Makin Genjot Festival Seni Budaya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wagub Jateng, Gus Yasin menjelaskan modifikasi cuaca untuk wilayah rawan bencana, Jumat (16/1/2026). (ist)

Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah

UNGKAP KASUS--Polda Jateng mengungkap kasus tawuran remaja di Jalan Arteri Mangkang, Semarang. Satu dari empat tersangka dihadurikan saat konferensi pers di Mapolda, Jumat (7/8/2026). (ist)

Ngerinya Tawuran Geng Semarang vs Kendal Berujung Tersangka, Polisi Sita 9 Celurit

Samuel Wattimena: El Nino Bukan Buat Panik, Tapi Alarm Supaya Semua Bergerak Lebih Cepat

Masuk 25 Besar Desa BRILiaN, Getas Ditempa Lima Hari Bareng Undip dan BRI

KERJA SAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Dubes Prancis, Fabien Penone dalam acara pembukaan pemeran di Lawang Sewu, Kamis (6/8/2026). (bae)

Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kirab KH Sholeh Darat, Agustina: Selama Saya Menjabat, Jalan Terus

April 20, 2026
Info

Dari Pembersih Akuarium Jadi Penguasa Sungai, Sapu-Sapu Bikin Resah

April 14, 2026
Hukum

Diburu Semalaman, Akhirnya.. Silmy Datangi Gedung KPK

Juni 4, 2026
PERIKSA SISA MAKANAN - Petugas memeriksa sisa MBG yang diduga jadi pemicu keracunan siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jumat (31/7/2026).
Info

BGN Bekukan Operasional SPPG Karangturi, Buntut 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Keracunan

Agustus 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PMII Semarang Kembali Turun Jalan Sorot MBG: Harus Transparan, Bisa Diawasi Rakyat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?