Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pengakuan Emak-emak Massa Bayaran Demo Dukung MBG: Dapat Uang Jajan, Seratus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pengakuan Emak-emak Massa Bayaran Demo Dukung MBG: Dapat Uang Jajan, Seratus

Emak-emak yang ikut demo dukung MBG di Monas mengaku dibayar Rp100.000. Selain dapat uang jajan, emak-emak itu dapat wajan, dibagikan di lokasi.

R. Izra
Last updated: Juni 23, 2026 7:38 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
DEMO DAPAT SERATUS - Emak-emak yang ikut demo dukung MBG mengaku dibayar seratus (Rp100.000), wajan, dan konsumsi yang dibagikan di lokasi aksi, di Monas.
DEMO DAPAT SERATUS - Emak-emak yang ikut demo dukung MBG mengaku dibayar seratus (Rp100.000), wajan, dan konsumsi yang dibagikan di lokasi aksi, di Monas.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kawasan Monas mendadak dipenuhi lautan emak-emak berbaju putih dan kerudung merah pada Senin (22/6/2026). Mereka turun ke jalan untuk menyuarakan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan ramai jadi perbincangan publik.

Aksi yang digelar di Jalan Medan Merdeka Selatan itu tampil cukup unik. Selain membawa poster dukungan untuk MBG, para peserta juga membawa bunga mawar, panci, saringan mi, hingga tampah bambu yang dicat merah putih menyerupai bendera Indonesia.

Saat orator menyampaikan pidato dari atas mobil komando, bunga-bunga mawar yang dibawa peserta serentak diangkat ke udara. Salah satu tampah yang mencuri perhatian bertuliskan, “MBG untuk rakyat, bukan konglomerat.”

Bacaaja: Ribuan Pelajar Papua Kembali Demo Tolak MBG, Serempak Bilang Setuju!
Bacaaja: Siapa yang Lapar? Pengusaha SPPG Protes MBG Dihentikan saat Libur Sekolah

Tak hanya itu, sejumlah peserta terlihat membawa properti rumah tangga, bahkan ada yang menggendong boneka menggunakan kain sarung layaknya seorang ibu yang sedang mengasuh anak.

Menariknya, beberapa peserta mengaku mendapat wajan baru yang dibagikan di lokasi aksi. Panitia juga menyediakan logistik berupa roti, susu, dan buah-buahan untuk massa.

Sebagian peserta bahkan mengaku menerima uang saku untuk transportasi.

“Ongkos ada lah buat jajan. Seratus lah,” ujar Desy, salah satu peserta aksi.

Desy mengaku mendukung MBG karena anaknya ikut merasakan manfaat program tersebut. Hal serupa disampaikan Yuyun, warga Jakarta Timur.

“Semenjak ada MBG, anak saya jadi gemuk, sehat, pintar. Harapannya lebih bagus lagi, meningkat,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, massa terbagi dalam dua kelompok besar. Kelompok pertama yang didominasi emak-emak menggelar aksi di depan IRTI Monas dengan nama Emak-Emak Bersatu Mendukung MBG.

Sementara kelompok lainnya yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar aksi di seberang BSI Tower. Mereka membawa nuansa budaya Betawi dengan menghadirkan ondel-ondel, rebana, hingga tanjidor.

Dari atas mobil komando, massa juga membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan “MBG Yes, Sikat Koruptor”, “Prabowo Garis Keras”, hingga “Bersama Prabowo Harga Mati”.

Aksi tersebut berlangsung di tengah polemik yang sedang membayangi Program MBG. Belakangan, program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu menjadi sorotan akibat dugaan kasus korupsi, persoalan distribusi, hingga tudingan adanya perebutan proyek dapur MBG.

Di sejumlah daerah, kelompok mahasiswa bahkan mulai menggelar aksi penolakan dan meminta evaluasi terhadap program tersebut. Di sisi lain, massa pendukung MBG menilai program itu tetap perlu dilanjutkan karena dianggap memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. (*)

You Might Also Like

Jelang Kontra Persipal, PSIS Gelar Latihan di Boyolali

Pilgub Masih Lama, Jateng Mulai Nabung Biar APBD Nggak Kaget

23 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Imbas Banjir Pekalongan 

Nggak Perlu Jauh ke Kota, Tiga Stasiun Pantura Ini “Hidup” Lagi

Rasain! Dua ASN yang Pungli Rp1 M ke Guru Peserta PPG Mulai Diadili

TAGGED:demo dukung mbgdemo mbgemak-emakheadlinemassa bayaranseratusuang jajan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TERDAKWA KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, dikawal relawannya saat keluar dari ruang sidang Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (22/6/2206). (bae) Kuasa Hukum Bupati Sudewo Minta Hakim Batalkan Dakwaan Rp6,3 Miliar
Next Article SIDANG TPPU--Jaksa sedang menghadap hakim untuk menunjukkan bukti transaksi yang diduga bagian dari aliran TPPU BUMD Cilacap, Senin (22/6/2026). (bae) Mobil LC Pak Widi, Jaksa Bongkar Jejak Duit TPPU Korupsi BUMD Cilacap

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wagub Jateng, Gus Yasin menjelaskan modifikasi cuaca untuk wilayah rawan bencana, Jumat (16/1/2026). (ist)

Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah

UNGKAP KASUS--Polda Jateng mengungkap kasus tawuran remaja di Jalan Arteri Mangkang, Semarang. Satu dari empat tersangka dihadurikan saat konferensi pers di Mapolda, Jumat (7/8/2026). (ist)

Ngerinya Tawuran Geng Semarang vs Kendal Berujung Tersangka, Polisi Sita 9 Celurit

Samuel Wattimena: El Nino Bukan Buat Panik, Tapi Alarm Supaya Semua Bergerak Lebih Cepat

Masuk 25 Besar Desa BRILiaN, Getas Ditempa Lima Hari Bareng Undip dan BRI

KERJA SAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Dubes Prancis, Fabien Penone dalam acara pembukaan pemeran di Lawang Sewu, Kamis (6/8/2026). (bae)

Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Di Kampung Leluhur Prabowo, 502 Siswa Keracunan Massal Program MBG

Oktober 1, 2025
Info

Lewat Perangko, Agustina Ajak Publik Rawat Sejarah Bangsa

Juni 1, 2026
Info

WR III UIN Walisongo: Soal Merger Ormawa, Tunggu Pejabat Baru

April 4, 2026
Kondisi perkampungan di wilayah pesisir Senmarang, di Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Semarang Utara. Tambak yang tidak lagi produktif, dan ancaman genangan rob yang menghantui sehari-hari. Foto: BAE
Sirkular

Adaptasi Warga Pesisir Semarang-Demak Mencari Penghidupan di Tengah Rob

Juli 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pengakuan Emak-emak Massa Bayaran Demo Dukung MBG: Dapat Uang Jajan, Seratus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?