Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gempa 4.7 SR Guncang Padang, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gempa 4.7 SR Guncang Padang, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Informasi itu langsung disampaikan agar masyarakat tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

Nugroho P.
Last updated: Juni 22, 2026 11:16 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi gempa bumi.
Ilustrasi gempa bumi.
SHARE

BACAAJA, PADANG – Warga Kota Padang dan sejumlah daerah di Sumatera Barat sempat dikejutkan oleh gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,7 yang terjadi pada Minggu pagi, 21 Juni 2026. Guncangan terjadi sekitar pukul 09.33 WIB dan sempat dirasakan di beberapa wilayah meski tidak berlangsung lama.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Informasi itu langsung disampaikan agar masyarakat tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menjelaskan pusat gempa berada di laut, sekitar 71 kilometer barat daya Kota Padang. Titik gempa berada pada koordinat 1,25 Lintang Selatan dan 99,8 Bujur Timur dengan kedalaman 24 kilometer.

Menurut hasil analisis BMKG, gempa yang terjadi termasuk kategori gempa dangkal. Penyebabnya berasal dari aktivitas Sesar Mentawai yang memang menjadi salah satu sumber gempa aktif di wilayah barat Pulau Sumatera.

Meski kekuatannya tidak terlalu besar, getaran tetap dirasakan di sejumlah daerah. Wilayah Padang, Pariaman, hingga Kepulauan Mentawai merasakan guncangan dengan intensitas II hingga III MMI. Di dalam rumah, getarannya terasa seperti ada kendaraan besar yang sedang melintas dan beberapa benda ringan tampak bergoyang.

Sementara itu, wilayah Padang Panjang, Bukittinggi, Solok, Pasaman Barat, hingga Muko-Muko di Bengkulu merasakan getaran dengan intensitas I hingga II MMI. Pada skala tersebut, guncangan hanya dirasakan sebagian orang dan sebagian lainnya hanya terekam oleh alat pendeteksi gempa.

Hingga beberapa saat setelah kejadian, BMKG belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Kondisi di berbagai wilayah juga dilaporkan tetap kondusif.

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan setelah guncangan utama terjadi. Hasil monitoring hingga pukul 09.54 WIB mencatat adanya satu kali gempa susulan atau aftershock.

Meski demikian, gempa susulan tersebut tidak memicu dampak berarti. Aktivitas masyarakat di Kota Padang dan sekitarnya pun perlahan kembali normal.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Warga diminta mengikuti perkembangan situasi melalui kanal resmi BMKG agar tidak terpengaruh kabar bohong yang beredar di media sosial maupun grup percakapan.

Imbauan ini dinilai penting mengingat informasi yang tidak akurat sering kali memicu kepanikan, terutama setelah terjadi gempa bumi.

Salah seorang warga Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Musnida, mengaku tidak benar-benar merasakan guncangan karena sedang beraktivitas di dapur saat gempa terjadi.

Namun, ia mengetahui adanya gempa setelah membaca informasi dari grup percakapan di ponselnya.

“Informasinya ada saya lihat di grup, tapi tidak terasa. Semoga tidak ada gempa susulan dan dampak lainnya,” ujarnya.

Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat bahwa wilayah Sumatera Barat memang berada di kawasan yang aktif secara tektonik. Karena itu, kesiapsiagaan menjadi hal penting tanpa harus merasa panik.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memahami langkah-langkah keselamatan saat terjadi gempa bumi, termasuk mencari tempat yang aman ketika guncangan berlangsung dan menghindari bangunan yang berpotensi roboh.

Dengan kondisi yang terus dipantau dan belum adanya laporan kerusakan, masyarakat diharapkan tetap tenang sembari menunggu informasi resmi apabila terdapat perkembangan terbaru mengenai aktivitas gempa di wilayah tersebut. (*)

You Might Also Like

Kejagung Selidiki Dugaan 100 Dapur MBG Fiktif di Cilacap, dari Kuburan hingga Hutan

Sepanjang 2025, Backlog Jateng Turun 274 Ribu

BRT Mogok-Mogok? Wali Kota: Servis Total Mulai Sekarang!

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, 32 Nama Terduga Viral di Media Sosial

Dari Wamen Jadi Tersangka: Drama Immanuel Ebenezer & 10 Nama Lain di Skandal Sertifikat K3

TAGGED:bmkggempagempa bumipadangtsunami
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ini Fakta Magisnya Nasi Padang
Next Article 383 Honorer Fiktif Rugikan Negara Rp7,38 Miliar, Sekda Lampung Tengah Tersangka

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ditanya Penyadapan Listyo Sigit, Jokowi Pilih Diam

Dari SBY hingga Macron, Deretan Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap

Semarang Bakal Punya Festival Sastra Besar, Agustina Ingin Puisi Turun ke Jalan

Modal Rp3 Juta, Film Siswa Pandanarum Go Internasional

BINCANG SASTRA - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menggelar Seminar Nasional Literasi (Semitra) X secara daring pada Rabu (4/11/2026).

Sastra Indonesia Bisa Mendunia? Semitra X UPGRIS Ungkap Strateginya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi warga korban bencana tidur berdesakan di tenda pengungsian.
Info

Bayi di Aceh Makan Mi Instan, Wartawan Menangis Saksikan Anak-anak Kelaparan

Desember 18, 2025
Info

Semarang Bangun Ingatan KH Sholeh Darat

Februari 13, 2026
Pencipta lagu legendaris 'Darah Juang', John Tobing tutup usia di Yogyakarta.
Info

Selamat Jalan John Tobing! Pencipta Lagu ‘Darah Juang’ Tutup Usia di Jogja

Februari 26, 2026
Info

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak, Pengamat: “Jangan Dianggap Normal”

Juli 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gempa 4.7 SR Guncang Padang, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?