Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: MBG Wajib Sajikan Telur dan Ayam 2 Kali Seminggu, Gus Yasin: Berdayakan Peternak Lokal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

MBG Wajib Sajikan Telur dan Ayam 2 Kali Seminggu, Gus Yasin: Berdayakan Peternak Lokal

BGN mendorong menu telur dan ayam, masing-masing dua kali dalam seminggu. Wagub Jateng menilai kebijakan ini bisa untungkan peternak lokal.

R. Izra
Last updated: Juni 20, 2026 8:23 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
HADIRI PENGAJIAN: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menghadiri pengajian menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Desa Dongos, Kedung, Jepara, Senin (15/6/2026) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya ditargetkan untuk meningkatkan asupan gizi siswa, tetapi juga diharapkan bisa menjadi penopang ekonomi peternak lokal. Karena itu, Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyajikan menu berbahan telur dan daging ayam minimal dua kali dalam sepekan.

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Syahdana, mengatakan kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga komoditas peternakan yang belakangan mengalami tekanan di tingkat peternak.

“Selama ini ada SPPG yang memberikan menu telur atau ayam dua kali dalam seminggu, ada juga yang hanya satu kali. Dengan komitmen bersama ini kami sampaikan kepada seluruh SPPG agar dua kali dalam seminggu,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Bacaaja: Sidang MK Memanas, MBG Disebut Geser Prioritas Pendidikan
Bacaaja: Mensesneg Sebut Anggaran MBG Dipangkas, Menkeu Purbaya: Belum Tentu

Menurut Tengku, peningkatan penggunaan telur dan daging ayam dalam menu MBG diharapkan bisa memperbesar penyerapan hasil produksi peternak rakyat. Dengan begitu, harga komoditas peternakan di tingkat produsen bisa lebih terjaga.

“Tentu saja dampaknya secara ekonomi akan membantu penyerapan produksi telur dan daging ayam. Harapannya harga komoditas peternakan bisa lebih terkendali,” katanya.

Ia menjelaskan, penyusunan menu MBG tetap mengacu pada petunjuk teknis yang berlaku. Setiap menu dirancang berdasarkan kebutuhan gizi peserta didik dan dihitung langsung oleh tenaga gizi yang bertugas di masing-masing SPPG.

Di saat yang sama, BGN juga tengah membenahi tata kelola SPPG secara nasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan rantai pasok berjalan sehat dan tidak ada praktik yang merugikan peternak maupun pemasok lokal.

“Kami ingin menertibkan tata kelola SPPG di seluruh Indonesia. Jika ada yang tidak mematuhi aturan dan juknis yang telah ditetapkan, akan diberikan peringatan hingga sanksi berupa suspensi,” tegasnya.

BGN juga menyoroti masih adanya laporan pembelian bahan pangan di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) serta indikasi monopoli dalam rantai distribusi. Karena itu, pengawasan akan diperketat agar manfaat program benar-benar dirasakan pelaku usaha lokal.

Berdasarkan data asosiasi peternak, program MBG diperkirakan mampu menyerap sekitar 7 hingga 10 persen produksi telur dan daging ayam di Jawa Tengah. Angka tersebut dinilai cukup signifikan untuk membantu menjaga kestabilan pasar.

“Tujuan besarnya adalah membangun tata kelola rantai pasok yang baik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi dan penguatan ekonomi kerakyatan,” tambah Tengku.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin menegaskan bahwa manfaat ekonomi dari program MBG harus benar-benar dirasakan masyarakat daerah, khususnya peternak dan pelaku usaha lokal.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong SPPG agar mengutamakan pembelian bahan pangan dari koperasi maupun asosiasi peternak yang ada di Jawa Tengah.

Menurut Gus Yasin, program MBG jangan hanya dilihat sebagai program pemenuhan gizi semata, tetapi juga sebagai instrumen untuk menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Tadi kita mendengar laporan dari peternak dan asosiasi bahwa masih ada pembelian di bawah harga acuan pemerintah. Nah, ini yang harus kita benahi bersama. Yang penting sekarang sudah ada komitmen dari semua pihak agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Dengan komitmen tersebut, pemerintah berharap program MBG bisa memberikan efek ganda. Di satu sisi kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi, sementara di sisi lain peternak lokal mendapat pasar yang lebih pasti untuk hasil produksinya. (dul)

You Might Also Like

Klik Undangan, Duit Rp1,3 Miliar di Rekening Junaenah, Wakil Ketua DPRD Batang Amblas

Wakil Ketua DPRD Jateng Gelar Turnamen Sepak Bola Perangkat Desa

Halalbihalal Pemprov Jateng Jadi Ajang Konsolidasi Kepala Daerah

Sopir Feeder Trans Semarang Sempat Minum sebelum Tabrak Korban Tewas di Klipang

Jenazah Korban Laka Maut Tol Krapyak Mulai Dipulangkan ke Rumah Duka

TAGGED:ayambgngus yasinMBGpeternak lokaltelur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Cat Pink, Bunga, dan Protes yang Berakhir di Pos Satpam: Pembukaan ARTJOG 2026 Ricuh
Next Article Lawan Pinjol Ilegal, Jateng Perkuat Literasi Keuangan Sampai Pelosok

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bus Listrik Bikin Udara Semarang Lega, Asal Jangan Berhenti di Seremoni

KAWAL SIDANG--Pendukung Sudewo Bupati Pati nonaktif menggelar aksi kawal sidang di depan Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (22/6/2026). (bae)

Massa Pendukung Sudewo Pati Kembali Kepung Pengadilan Tipikor Semarang

Menteri Sosial sekaligus Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Ihwal Lokasi Penutupan Konbes NU, Gus Ipul: Semua Tergantung Presiden Prabowo

Tim Biliar Wartawan Jateng Mulai Panaskan “Mesin”

Transportasi Hijau Tak Cukup Bermodal Baterai

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pesantren Diminta Nggak Cuma Jago Doa

Januari 26, 2026
Hukum

Candaan yang Kebablasan, Saat Tawa Pandji Bikin Luka Toraja

November 4, 2025
Olahraga

Kemenpora: Bonus SEA Games Tinggal Gas, Atlet Harap Sabar Dikit

Desember 25, 2025
Wali Kota Solo Respati Ardi menyebut, kemeriahan Kirab Umbul Mantram Grebeg Sudiro, menjadi bukti kesolidan antaretnis di Solo kian mantap.
Info

Kirab Umbul Mantram Grebeg Sudiro, Respati: Kerukunan Etnis di Solo Makin Solid

Februari 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: MBG Wajib Sajikan Telur dan Ayam 2 Kali Seminggu, Gus Yasin: Berdayakan Peternak Lokal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?