Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Viral Mahasiswa UMY Tangkap Intel Polisi Menyusup, Polda DIY Sampaikan Pengakuan Ini
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Viral Mahasiswa UMY Tangkap Intel Polisi Menyusup, Polda DIY Sampaikan Pengakuan Ini

Mahasiswa UMY menangkap intel polisi yang menyusup ke dalam massa aksi pada demonstrasi kemarin. Polda DIY akui, itu anggotanya.

R. Izra
Last updated: Juni 18, 2026 10:30 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
SHARE

BACAAJA, YOGYAKARTA – Jagat media sosial lagi ramai ngebahas video seorang pria yang diamankan mahasiswa di lingkungan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Awalnya, pria itu diduga orang asing yang masuk ke area kampus secara diam-diam. Tapi belakangan terungkap, dia ternyata anggota intelijen kepolisian yang sedang bertugas.

Video tersebut viral pada Rabu (17/6/2026) malam dan langsung bikin warganet heboh. Dalam rekaman yang beredar, sejumlah mahasiswa terlihat mengerubungi lalu mengamankan seorang pria yang dicurigai berada di area kampus setelah aksi demonstrasi di Kota Yogyakarta selesai digelar.

Unggahan yang pertama kali menyebarkan video itu menyebut pria tersebut masuk ke kawasan UMY usai aksi mahasiswa di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Bacaaja: Viral! Intel Buntuti Anies di Warung Makan Karanganyar, Eh Malah Diajak Foto Bareng
Bacaaja: Nyekap Intel Pas May Day, Mahasiswa Undip Kena Tuntut 2 Bulan Penjara

Sebelumnya, mahasiswa UMY bersama sejumlah elemen masyarakat sipil memang baru saja turun ke jalan buat ngasih kritik dan menyuarakan tuntutan mereka dalam aksi demonstrasi yang berlangsung sejak siang.

“Massa mahasiswa berhasil menangkap dan mengamankannya,” tulis akun yang mengunggah video tersebut.

Polda DIY: itu anggota kami, ada surat tugasnya

Nggak butuh waktu lama, Polda DIY langsung ngasih klarifikasi setelah video itu ramai dibahas. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Ihsan, membenarkan kalau pria yang diamankan mahasiswa memang anggota kepolisian yang sedang menjalankan tugas pengamanan aksi.

Menurutnya, personel tersebut masuk dalam surat perintah resmi untuk melakukan pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.

“Terkait video yang beredar di media sosial, kami sampaikan bahwa pria yang ada dalam video tersebut adalah benar anggota Polda DIY dan merupakan petugas yang resmi terlibat dalam surat perintah pelayanan penyampaian pendapat di muka umum,” kata Ihsan.

Polda DIY juga membantah anggapan bahwa anggota tersebut sedang melakukan penyusupan ke dalam kampus.

Versi polisi, keberadaan personel itu merupakan bagian dari pemantauan situasi pascaaksi dan untuk memastikan kondisi tetap aman setelah demonstrasi selesai.

Setelah dilakukan komunikasi dengan mahasiswa dan pihak kampus, situasi disebut sudah kondusif. Anggota yang sempat diamankan mahasiswa juga telah kembali ke markas Polda DIY.

Meski masalahnya sudah selesai, kasus ini lagi-lagi ngangkat perdebatan lama yang hampir selalu muncul setiap ada aparat berpakaian sipil di area kampus.

Buat banyak mahasiswa, kampus dianggap sebagai ruang bebas buat berdiskusi, berorganisasi, sampai ngasih kritik ke pemerintah. Makanya, kehadiran aparat tanpa seragam sering bikin curiga dan dianggap sebagai bentuk pengawasan terhadap aktivitas mahasiswa.

Di sisi lain, aparat punya sudut pandang berbeda. Mereka nganggap tugas pengamanan nggak selesai saat demo bubar. Polisi merasa perlu memastikan peserta aksi benar-benar aman sampai kembali ke titik kumpul atau kampus masing-masing.

Nah, benturan dua cara pandang inilah yang sering bikin suasana jadi panas setiap kali ada anggota intel atau polisi berpakaian sipil ketahuan berada di lingkungan kampus.

Kalau ditarik lebih jauh, polemik ini sebenarnya bukan cuma soal satu anggota intel yang diamankan mahasiswa.

Yang lagi ramai diperdebatkan justru soal batas peran aparat di lingkungan kampus, transparansi tugas pengamanan, sampai hubungan antara gerakan mahasiswa dan aparat keamanan di ruang demokrasi.

Karena itu, meski insiden di UMY sudah selesai, obrolan soal apakah aparat berpakaian sipil seharusnya berada di dalam kampus atau tidak kemungkinan masih bakal terus jadi bahan diskusi di kalangan mahasiswa maupun publik. (*)

You Might Also Like

Sony Sonjaya Eks-Waka BGN Siap ‘Nyanyi’, Bakal Seret Nama Besar di Kasus Korupsi MBG

Puan Resmi Jadi Presiden Uni Parlemen OKI, Komitmen Perjuangkan Isu-isu Ini

Mau Mudik Gratis? Ini Cara Daftarnya, Kuotanya Belasan Ribu!

Artificial Intelligence for Social and Environmental Benefits

Nggak Ada Open House, Luthfi Pilih Lebaran Bareng Anak Panti & Penyandang Disabilitas

TAGGED:aksi massademonstrasiheadlineintel polisimahasiswa umymassa aksimenyusuppolda diytangkap intel
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Beban Ganda yang Harus Ditanggung Masyarakat Kecil
Next Article GERUDUK PELAKU‐-Ribuan mahasiswa Unnes menggeruduk terduga pelaku pelecehan seksual yang diamankan di pos satpam. (Akun X @hllwywthr). Mahasiswa Unnes Diduga Lakukan Pelecehan Seksual: Digerudug Massa, Kampus Buka Suara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EKSPOR BONEKA--Pejabat Bea Cukai Semarang dan pihak terkait menghadiri pelepasan produk ekspor boneka buatan pabrik di Kabupaten Semarang, Kamis (17/9/2026). (ist)

Boneka Disney dari Kabupaten Semarang Diekspor Perdana ke AS

ALAT PERAGA--Alat peraga praktikum sirkumsisi atau sunat buatan Unwahas. (ist)

Alat Peraga Sunat Karya Unwahas, Bahannya Elastis Mirip Kulit Manusia

KASUS BLN--Penyidik kepolisian melimpahkan ke kejaksaan berkas perkara kasus Koperasi BLN dengan tersangka Nicholas Nyoto Prasetyo. (ist)

Koperasi BLN Punya Tanggungan Rp2,1 Triliun, Minta Anggota Tak Fokus Pidana

Imam Malik dan Adab yang Mengangkat Derajat Ilmu

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Misteri Hilangnya Nusron Wahid setelah OTT KPK Jerat Pejabat ATR/BPN dan 4 Orang Kepercayaan NW

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Terdakwa korupsi proyek Jembatan Merah Purbalingga, Zaini Makarim saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang. (bae)
Unik

Eks Cawabup Purbalingga Zaini Makarim Minta Dibebaskan dari Tuntutan karena Alasan Ini

Juli 10, 2025
Hukum

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 90 Ton Kratom

Februari 25, 2026
Unik

Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas Terakhir Diplomat Kemlu Sebelum Ditemukan Tewas di Kos Menteng

Juli 12, 2025
Plesir

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Juni 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Viral Mahasiswa UMY Tangkap Intel Polisi Menyusup, Polda DIY Sampaikan Pengakuan Ini
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?