Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dicoret Paskibraka Nasional, Dua Siswi Ini Justru Dapat Beasiswa ke China
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Dicoret Paskibraka Nasional, Dua Siswi Ini Justru Dapat Beasiswa ke China

Dua siswi asal Sulawesi Selatan itu sebelumnya ramai menjadi perbincangan setelah namanya dikabarkan tidak lagi masuk dalam daftar peserta yang melaju ke seleksi Paskibraka Nasional 2026. Polemik tersebut memancing beragam tanggapan dari masyarakat, terutama karena keduanya dikenal memiliki prestasi akademik yang cukup menonjol selama mengikuti proses seleksi.

Nugroho P.
Last updated: Juni 7, 2026 2:34 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Cathlyn Yvaine Lesmana
SHARE

BACAAJA, MAKASSAR – Perjalanan menuju Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat nasional memang tak selalu berjalan mulus. Namun bagi Cathlyn Yvaine Lesmana dan Meivylicha Putri Aurelia Kamal, kisah yang sempat memicu perhatian publik justru membuka pintu kesempatan baru yang tak kalah berharga untuk masa depan mereka.

Dua siswi asal Sulawesi Selatan itu sebelumnya ramai menjadi perbincangan setelah namanya dikabarkan tidak lagi masuk dalam daftar peserta yang melaju ke seleksi Paskibraka Nasional 2026. Polemik tersebut memancing beragam tanggapan dari masyarakat, terutama karena keduanya dikenal memiliki prestasi akademik yang cukup menonjol selama mengikuti proses seleksi.

Di tengah sorotan yang terus bergulir, dukungan datang dari berbagai pihak. Salah satunya dari Perhimpunan Indonesia Tionghoa atau INTI yang menilai kedua siswi tersebut layak mendapatkan apresiasi atas usaha, dedikasi, dan prestasi yang telah mereka tunjukkan selama ini.

Bentuk dukungan itu diwujudkan melalui pemberian beasiswa pendidikan yang diserahkan secara langsung dalam sebuah acara di Makassar Golden Hotel, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 6 Juni 2026. Momen tersebut menjadi kabar baik yang disambut hangat oleh keluarga maupun para pendukung kedua siswi tersebut.

Ketua INTI Sulawesi Selatan, Albertus Yap, menjelaskan bahwa keputusan memberikan beasiswa muncul setelah pihaknya mengikuti perkembangan kisah Cathlyn dan Meivylicha yang ramai dibahas publik. Menurutnya, perhatian masyarakat terhadap keduanya menunjukkan bahwa banyak orang peduli terhadap generasi muda yang berprestasi.

Albertus menilai kemampuan akademik kedua siswi tersebut merupakan aset yang patut didukung. Meski tidak berhasil melanjutkan langkah ke tingkat nasional dalam seleksi Paskibraka, hal itu tidak mengurangi nilai perjuangan dan potensi yang mereka miliki.

Ia mengatakan bahwa keberhasilan seseorang tidak selalu ditentukan oleh satu kompetisi atau satu kesempatan saja. Masih banyak jalan lain yang dapat membawa generasi muda menuju masa depan yang lebih cerah selama mereka terus belajar dan mengembangkan diri.

Pemberian beasiswa tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat baru bagi Cathlyn dan Meivylicha untuk terus mengejar cita-cita. Dukungan pendidikan dianggap sebagai investasi penting yang dapat membuka lebih banyak peluang di masa mendatang.

Di hadapan para tamu yang hadir, suasana acara berlangsung penuh kehangatan. Banyak pihak melihat bantuan tersebut bukan hanya soal nilai materi, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap semangat pantang menyerah yang ditunjukkan kedua siswi tersebut.

Kisah Cathlyn dan Meivylicha sendiri sempat menjadi perhatian luas karena munculnya polemik dalam proses seleksi Paskibraka. Perbincangan mengenai transparansi dan mekanisme seleksi bahkan sempat menjadi topik yang ramai dibahas di berbagai platform media sosial.

Meski demikian, keduanya memilih menunjukkan sikap dewasa dengan tetap menghormati hasil yang telah ditetapkan. Mereka juga berharap proses seleksi di masa mendatang dapat berjalan semakin terbuka sehingga seluruh peserta mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai tahapan dan penilaian yang dilakukan.

Sikap tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Banyak yang menilai keduanya mampu memberikan contoh bagaimana menghadapi kekecewaan tanpa harus kehilangan semangat untuk terus berkembang.

Beasiswa dari INTI pun menjadi simbol bahwa kerja keras tidak pernah benar-benar sia-sia. Ketika satu pintu tertutup, sering kali ada kesempatan lain yang datang dari arah yang tidak terduga.

Bagi Cathlyn dan Meivylicha, pengalaman mengikuti seleksi Paskibraka kemungkinan akan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup mereka. Selain melatih disiplin, proses tersebut juga mengajarkan ketangguhan dalam menghadapi tantangan.

Dukungan yang mereka terima saat ini menjadi bukti bahwa prestasi tidak hanya diukur dari hasil akhir. Proses, dedikasi, dan karakter yang ditunjukkan selama perjalanan juga memiliki nilai yang besar di mata banyak orang.

Dengan adanya bantuan pendidikan tersebut, harapan untuk melanjutkan prestasi di bidang akademik kini semakin terbuka. Banyak pihak berharap kedua siswi itu dapat terus mengukir pencapaian baru dan membuktikan bahwa masa depan tidak ditentukan oleh satu keputusan semata.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap generasi muda berprestasi perlu terus diberikan. Dukungan yang tepat dapat menjadi bahan bakar bagi mereka untuk terus melangkah lebih jauh.

Di tengah berbagai dinamika yang sempat terjadi, akhir cerita yang kini muncul justru menghadirkan pesan positif. Bahwa setiap perjuangan akan menemukan jalannya sendiri, dan kesempatan untuk berkembang selalu ada bagi mereka yang tetap berusaha.

Bagi Cathlyn dan Meivylicha, beasiswa tersebut bukan hanya hadiah, melainkan juga kepercayaan yang harus dijaga. Kepercayaan itu kini menjadi modal berharga untuk melanjutkan perjalanan meraih mimpi yang lebih besar di masa depan. (*)

You Might Also Like

Jawa Tengah Masih Kekurangan 2.298 Guru

Ratusan SD di Kudus Tanpa Kepsek, Guru Diajak Naik Level

PAUD Jateng Lagi Naik Daun, Anak-anak Makin Rajin Masuk Sekolah

Puan Buka Suara Soal Kasus FH UI: “No Excuse!”

Wisudawan Terbaik SCU Raina Ghina ternyata Atlet Menembak: Sabet Medali Kapolri, Jaksa Agung hingga Danjen Kopassus

TAGGED:beasiswaINTIpaskibrakasiswa berprestasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Waspadai Kelelahan Otot saat MOBA
Next Article Cicipi MBG Bareng Siswa, Prabowo Serap Cerita Sekolah Rakyat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BAYI KAPIBARA--Induk kapibara mengasuh dua anaknya yang belum lama lahir di Semarang Zoo. (ist)

Semarang Zoo Punya Penghuni Baru, Dua Anakan Kapibara Lahir

Sekretaris Jenderal DPN Peradi SAI, Patra M. Zen (tengah), didampingi Ketua Peradi SAI Kota Semarang (kanan), berbicara kepada wartawan usai mengisi seminar rangkaian Muscab di Semarang, Sabtu (6/6/2026). (ist)

Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit, Warga Miskin Juga Dibela

TERPILIH AKLAMASI - Sari Yuliati terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kosgoro dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026, di Merlin Park, Jakarta.

Saleh Ucapkan Selamat! Sari Yuliati Resmi Secara Aklamasi Jadi Ketum Kosgoro 1957

AKRAB - Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri bersama GKR Hemas, Butet Kartaredjasa, dan Rano Karno, menikmati pameran seni rupa Mata Hati Soekarno, di Le Gareca Space, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026).

Megawati-GKR Hemas Buka Pameran Mata Hati Soekarno: “Jangan Warisi Abunya, Warisi Apinya”

Cicipi MBG Bareng Siswa, Prabowo Serap Cerita Sekolah Rakyat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Staf Bidang SMA Disdikbud Jateng, Subeno saat saat menjadi narasumber diskusi bertema 'No Chaos, No Justice?' di Titik Kumpul 2 SKS, kantor BacaAja, Semarang, Rabu (8/4/2026). (bae)
Pendidikan

Ihwal Unjuk Rasa Pelajar, Disdikbud Jateng: Demo Boleh tapi Jangan Gampang Kena Hasutan

April 9, 2026
Pendidikan

Kostum dan Kebun: Cara PAUD Labschool Unnes Ajari Anak Cinta Bumi

Mei 26, 2026
Pendidikan

Komitmen Naik, Harapan Guru Madrasah Makin Terasa Dekat

November 30, 2025
Pendidikan

Kayu Sisa Disulap Jadi Barang Keren, Siswa Ikut Bangga

April 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dicoret Paskibraka Nasional, Dua Siswi Ini Justru Dapat Beasiswa ke China
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?