Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Petani Tebu Blora Tak Mau Panennya Berakhir Jadi Cerita
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Petani Tebu Blora Tak Mau Panennya Berakhir Jadi Cerita

Ribuan batang tebu berserakan di depan pabrik gula. Bukan karena kecelakaan, melainkan bentuk protes petani yang mulai kehilangan kesabaran.

T. Budianto
Last updated: Juni 4, 2026 11:47 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AKSI PROTES: Ratusan petani tebu menumpahkan hasil panen mereka di depan Pabrik Gula Gendhis Multi Manis (GMM) Blora sebagai bentuk protes, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BLORA– Aksi tumpah tebu yang dilakukan petani di depan Pabrik Gula Gendhis Multi Manis (GMM) Blora akhirnya mendapat respons. PT GMM memastikan akan membantu mengalihkan pengiriman hasil panen petani ke sejumlah pabrik gula lain agar tebu yang sudah siap panen tetap dapat terserap.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT GMM, Sri Emilia mengatakan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mendampingi proses pengalihan distribusi tebu dari petani ke pabrik gula yang masih beroperasi.

“Kami sudah membentuk tim untuk membantu proses pengalihan pengiriman tebu petani ke pabrik gula lain. Sedangkan PG GMM Blora saat ini belum bisa melakukan operasional karena kendala teknis mesin,” ujarnya saat berdialog dengan perwakilan petani tebu dan Front Blora Selatan, kemarin.

Menurut Sri Emilia, tim tersebut juga sedang melakukan pendataan wilayah dan pabrik yang berpotensi membantu menyerap hasil panen petani tebu Blora. Sebagai perusahaan yang berada di bawah Perum Bulog, setiap kebijakan yang diambil PT GMM disebut harus melalui proses evaluasi dan tata kelola sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Gula-Gula Pahit: Petani Tebu Keok, Mafia Gula Makin Oke, Pemerintah Kok Diam Aja?

Sementara itu, perwakilan Perum Bulog, Andin, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan kondisi petani dan distribusi tebu sejak pekan lalu. Berbagai masukan dan aspirasi yang muncul di lapangan akan dibawa ke tingkat pusat untuk dibahas lebih lanjut.

Langkah tersebut dilakukan setelah ratusan petani tebu menggelar aksi protes dengan menumpahkan ribuan batang tebu di depan Pabrik Gula GMM yang berada di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora. Aksi itu menjadi simbol kekecewaan petani yang menilai janji dan komitmen yang sebelumnya disampaikan belum sepenuhnya terealisasi.

Kepastian Nasib

Perwakilan petani tebu, Anton Sudibyo, mengatakan perjuangan yang dilakukan petani semata-mata untuk mencari kepastian nasib hasil panen mereka.

“Kami berharap agar perjuangan yang dilakukan dapat menjadi jalan keluar sehingga petani tebu di Kabupaten Blora tidak mengalami kerugian,” katanya. Menurut Anton, tuntutan yang disampaikan petani juga merupakan bentuk dukungan terhadap program swasembada gula nasional yang selama ini menjadi salah satu target pemerintah.

Petani berharap hasil panen mereka bisa terserap dengan baik sehingga semangat meningkatkan produksi gula nasional tidak berhenti hanya sebagai slogan.

Baca juga: Jateng Kejar Swasembada: Produksi Digenjot, Irigasi Diperbaiki, Petani Dapat Asuransi

Bahkan, jika tuntutan tersebut tidak mendapat tanggapan yang memadai, petani tebu Blora berencana melanjutkan perjuangan hingga ke Jakarta untuk meminta kejelasan atas kesepakatan yang sebelumnya telah dibuat.

Bagi petani, tebu bukan sekadar batang tanaman yang dipanen setahun sekali. Di dalamnya ada biaya tanam, tenaga, waktu, dan harapan yang tumbuh berbulan-bulan. Karena itu, saat tebu akhirnya ditumpahkan ke jalan, yang sebenarnya sedang dibuang bukan hasil panen, melainkan rasa kecewa karena kepastian yang tak kunjung datang. (tebe)

You Might Also Like

Semarang Bangun Ingatan KH Sholeh Darat

Densus Tangakap 11 Terduga Teroris di Jateng dan 5 Provinsi Lain, Diduga Terafiliasi DI

Bukan Sekadar Pawai, Kepri Bawa Tugu Bahasa ke MTQ Semarang

Sah di Depan Polisi, Kembali ke Sel: Drama Ijab Kabul Tahanan Narkoba Banjarnegara

Operasi Keselamatan Candi 2026: Polrestabes Semarang Fokus Tertibkan Balap Liar

TAGGED:headlinepabrik gula gmmpemprov jatengpetani tebu blora
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tiga Pria Nigeria Tergeletak, Dua Tewas
Next Article Jejak Dadan dan Dua Rekannya Disebut Cari Cuan Bareng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

BARANG BUKTI: Barang bukti kasus judi togel dari 3 daerah yang diungkap tim Polda Jateng, dipamerkan saat konferensi pers, Selasa (20/10/2026). (ist)

Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Tiga Wilayah, Rp2,4 Miliar Diblokir

SIKAPI PERCERAIAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama pihak Pengadilan Agama Semarang menjalin kerja sama menyikapi kasus perceraian. (ist)

Tiap Tahun Ribuan Pasutri Cerai, Pemkot Semarang Pikirkan Nasib Janda dan Anaknya

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol).

Harapan Ojol Jateng di Tengah Rencana Revisi UU Lalu Lintas

Demo Memanas di Eropa, KBRI Diminta Siaga Lindungi WNI

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Empat Aturan Masuk “Bengkel” DPRD Semarang

September 16, 2026
TITIK RAWAN: Petugas KAI Daop 4 Semarang memeriksa jalur kereta yang rawan bencana. (ist)
Info

Jelang Musim Hujan, KAI Semarang Waspadai 13 Titik Rawan Longsor hingga Banjir

Oktober 18, 2026
The Champions PLN Mobile Proliga 2025 Pertamina Enduro
Olahraga

Pertamina Enduro Juara, Popsiwo Runner Up, Klub Megawati ke-3

Mei 11, 2025
Hukum

Ayah Bejat di Banjarnegara Terancam 15 Tahun Bui Usai Coba Habisi Anak Kandung

Agustus 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Petani Tebu Blora Tak Mau Panennya Berakhir Jadi Cerita
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?