Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Saat 2.570 Lampion Naik ke Langit Borobudur
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Saat 2.570 Lampion Naik ke Langit Borobudur

Malam Waisak di Borobudur bukan cuma soal ribuan lampion yang menghiasi langit. Di balik cahaya yang perlahan terbang meninggalkan pelataran candi, ada homestay yang penuh, UMKM yang kebanjiran pembeli, hingga ekonomi warga yang ikut bersinar.

T. Budianto
Last updated: Juni 1, 2026 4:08 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PERTUNJUKAN DRONE: Sejumlah bhikkhu mengikuti rangkaian perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Minggu (31/5/2026) malam. Pertunjukan drone membentuk citra Buddha menghiasi langit Borobudur menjelang pelepasan 2.570 lampion perdamaian yang menjadi puncak peringatan Waisak nasional. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, MAGELANG– Langit Borobudur berubah menjadi lautan cahaya, Minggu (31/5/2026) malam. Sebanyak 2.570 lampion perdamaian diterbangkan secara serentak dari kawasan Marga Utama kompleks Taman Wisata Candi Borobudur sebagai puncak perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026.

Ribuan lampion itu perlahan naik menembus gelap mal magnet utama perayaan Waisak di Borobudur. Banyak pengunjung rela berburu tiket sejak jauh hari demi bisa menjadi bagian dari momen yang hanya terjadi setahun sekali tersebut. Tak hanya mendatangkan pengalaman spiritual, perayaan Waisak juga membawa dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.

Baca juga: Biksu Thudong Disambut Hangat di Genuk

Sekda Jateng, Sumarno mengatakan, peringatan Waisak telah menjadi salah satu agenda tahunan yang memberikan efek berantai bagi perekonomian warga, khususnya di kawasan Borobudur dan Kabupaten Magelang.

Menurutnya, hampir seluruh penginapan dan homestay milik warga terisi penuh menjelang hingga selama perayaan berlangsung. “Semua penginapan, homestay yang di sini penuh semua. Dan tentu saja juga untuk UMKM masyarakat di sekitar Borobudur juga punya dampak yang signifikan,” ujar Sumarno yang malam itu turut menerbangkan lampion.

Ia berharap perayaan Waisak bisa terus menjadi pemicu meningkatnya kunjungan wisata ke Borobudur. Sebab, setiap tahun acara ini tidak hanya dihadiri umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari luar negeri.

Perkembangan Ekonomi

Hal senada disampaikan Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), Hartati Murdaya. Menurutnya, perkembangan ekonomi masyarakat di sekitar Borobudur semakin terasa dari bertambahnya jumlah homestay dan akomodasi yang tumbuh dari tahun ke tahun.

Bahkan, saat puncak perayaan Waisak, kapasitas penginapan warga kerap tidak mampu lagi menampung seluruh tamu yang datang. “Kami bersyukur karena kegiatan Waisak membawa dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Hartati menjelaskan, rangkaian Waisak tidak hanya berlangsung satu malam. Sejumlah kegiatan sosial dan keagamaan telah digelar sebelumnya, mulai dari pengobatan gratis bagi lebih dari 7.000 pasien, pengambilan air suci di Umbul Jumprit Temanggung, pengambilan api abadi di Mrapen Grobogan, hingga Dharma Santi Waisak yang ditutup dengan pelepasan ribuan lampion.

Sementara itu, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan, perayaan Waisak di Borobudur menjadi simbol kuat Indonesia sebagai rumah bersama yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman.

Baca juga: Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Menurutnya, persatuan dan perdamaian menjadi modal penting dalam membangun bangsa yang besar. “Oleh karena itu, saya mengajak seluruh umat Buddha di Indonesia untuk terus menjadi pelopor perdamaian, memperkuat semangat toleransi, serta berkontribusi aktif dalam menjaga persaudaraan lintas agama,” kata Gibran.

Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Di Borobudur malam itu, yang terbang memang 2.570 lampion. Tapi yang ikut naik bukan cuma cahaya dan doa. Ada harapan para pelaku UMKM, ada kamar-kamar homestay yang penuh terisi, dan ada keyakinan bahwa toleransi ternyata bukan hanya indah untuk dirayakan, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi. Karena kadang, seberkas cahaya di langit bisa lebih terang dampaknya daripada sekadar angka-angka di laporan pembangunan. (tebe)

You Might Also Like

Laila, Buruh Perempuan yang Hidupnya Tak Pernah Istirahat

“Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi

Akhirnya Adem! Dimediasi Bupati, Ojol-Taksol dan Opang di Stasiun Klaten Sepakat Damai

Kenapa Syawal Jadi Bulan Favorit Menikah?

Dana Desa Dipakai Bayar Pinjol, Bendahara Bundesma Kini Tersangka

TAGGED:candi borobudurheadlinepemprov jatengwaisak 2026walubi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Waras Ekonomi, Upaya Pemkot Perkuat Sektor UMKM
Next Article Luthfi Minta Pancasila Hidup di Program Nyata

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Kronologi Bupati Klaten Hamenang Terjaring OTT KPK: Dijemput di Rumah Dinas, Dibawa ke Mapolresta Klaten

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemkot Gaungkan Gerakan Selamatkan Heritage Maritim

Juli 2, 2026
KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)
Hukum

Ponpes Abah Khan Tak Berizin, Perberat Tuntutan Hukuman Kiai Cabul Semarang

September 14, 2026
Info

Bukan Cuma Biru, KTP Warna Pink Juga Ada Lho…

Februari 27, 2026
Daerah

Laut Lagi Ngambek, Nelayan Rehat Dulu

Januari 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Saat 2.570 Lampion Naik ke Langit Borobudur
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?