Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Saat Rupiah Terus-terusan Nyungsep, Presiden Prabowo Buka Kran Impor Pangan dari Prancis
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Saat Rupiah Terus-terusan Nyungsep, Presiden Prabowo Buka Kran Impor Pangan dari Prancis

R. Izra
Last updated: Mei 30, 2026 8:25 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
SEPAKAT IMPOR PANGAN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kenegaraan dan bertemu Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis pada Kamis (28/5/2026) waktu setempat. Prabowo sepakat membuka kran impor pangan, daging dan susu sapi, dari Prancis. (BPMI Sekretariat Presiden)
SEPAKAT IMPOR PANGAN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kenegaraan dan bertemu Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis pada Kamis (28/5/2026) waktu setempat. Prabowo sepakat membuka kran impor pangan, daging dan susu sapi, dari Prancis. (BPMI Sekretariat Presiden)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Di tengah narasi besar soal kemandirian nasional, keputusan membuka impor ini akhirnya memunculkan pertanyaan baru: apakah Indonesia sedang membangun kedaulatan pangan, atau justru memperlebar ketergantungan pada produk luar negeri?

Saat nilai tukar rupiah lagi ngos-ngosan tembus Rp17.949 per dolar AS saat libur Iduladha 2026, pemerintah justru bikin keputusan yang bikin banyak orang garuk kepala: membuka akses impor susu dan daging sapi dari Prancis.

Kebijakan itu diumumkan langsung saat Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dan bertemu Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Kamis (28/5/2026).

Bacaaja: Rupiah Semakin Tertekan! Sempat Tembus Rp17.949 per Dolar Amerika Serikat
Bacaaja: Rupiah Melemah Makin Nyungsep di ‘Kaki’ USD, Prabowo: Orang Desa Gak Pakai Dolar

Macron bahkan terang-terangan menyambut gembira keputusan tersebut.

“Betapa senangnya kami atas dibukanya pasar Indonesia bagi sektor susu dan daging sapi kami,” kata Macron.

Kalimat itu mungkin terdengar biasa dalam diplomasi antarnegara. Tapi buat publik Indonesia, timing kebijakan ini justru terasa janggal.

Soalnya, di tengah rupiah yang lagi tertekan dan ekonomi domestik belum benar-benar stabil, pemerintah malah memperluas impor pangan dari luar negeri.

Padahal selama ini pemerintah terus bicara soal “kedaulatan pangan”, “swasembada”, sampai pentingnya memperkuat produksi dalam negeri.

Ironisnya, yang terjadi justru sebaliknya.

Di saat peternak lokal masih pusing dengan mahalnya pakan ternak, biaya produksi yang naik, dan pasar yang nggak selalu berpihak, produk peternakan asing malah diberi jalan masuk lebih luas ke Indonesia.

Macron bahkan menyebut kebijakan impor itu sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintahan Prabowo.

“Yang juga mendukung strategi kedaulatan pangan Anda,” ujar Macron.

Nah, di sinilah banyak orang mulai bertanya: kedaulatan pangan versi siapa? Karena logika sederhananya, kalau bicara kedaulatan pangan harusnya yang diperkuat dulu ya produksi dalam negeri, bukan malah menambah ketergantungan impor.

Apalagi kondisi rupiah sekarang lagi lemah terhadap dolar AS. Artinya, biaya impor otomatis jadi lebih mahal dan tekanan terhadap devisa negara juga makin besar.

Di sisi lain, negara eksportir seperti Prancis jelas diuntungkan. Produk susu dan daging mereka dapat pasar baru yang besar di Asia Tenggara.

Sementara Indonesia lagi-lagi berada di posisi sebagai pasar konsumsi.

Kondisi ini juga dikhawatirkan bikin peternak lokal makin susah bersaing. Sebab produk impor biasanya datang dengan dukungan industri besar, teknologi maju, dan efisiensi produksi yang jauh lebih kuat. (*)

You Might Also Like

Inggris Datang, Jateng Pamer Inovasi Hijau dan Potensi Wisata

Bocah SD Boyolali Bikin NASA Angkat Topi

Dunia Hiburan Semarang, Lampu Masih Nyala, Tapi Bisnis Mulai Redup

Prabowo Bilang “Terima Kasih” ke PDIP, Politik Indonesia Lagi Adem?

Kasus dr Aulia Sudah Inkrah, Tapi IDI Belum Jatuhkan Sanksi Etik ke Tiga Terpidana, Kenapa?

TAGGED:dagingdolar asheadlineimpornilai tukar rupiahPrabowoprancissusuusd
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pocong Bawa Sajam Keliling Cilacap Bikin Warga Susah Tidur
Next Article KETERANGAN PERS - Kasat Reskrim Polres Temanggung, I Komang Mahendra Deputra menjelaskan penanganan kasus kematian korban glamping Posong. (ist) Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Glamping Maut Temanggung: Butuh 5 Hari

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

WISUDA UPGRIS: Mahasiswa didampingi orang tua mengikuti Wisuda Ke-84 UPGRIS di gerung Balairung, Selasa (13/10/2026). (bae)

Rektor UPGRIS Minta Wisudawan Berdampak bagi Masyarakat

PERIKSA RUMAH WARGA - Tim gabungan Ditreskrimsus Polda Jateng dan DLH Jateng memeriksa tiga rumah warga yang dilaporkan terdampak pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Polda Jateng Periksa Tiga Rumah Warga Gombel Lama, Tindak Lanjut Laporan Dugaan Kerusakan Lingkungan

WISUDA UPGRIS: Mahasiswa didampingi orang tua mengikuti Wisuda Ke-84 UPGRIS di gerung Balairung, Selasa (13/10/2026). (bae)

Wisuda UPGRIS Kukuhkan 1.255 Sarjana dan Magister

RT/RW di Semarang Jadi Agen Perlinsos

Gara-Gara Film The Hunger Games, Nurisa Bawa Pulang Emas Asian Games

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

September 24, 2026
Ilustrasi BPJS Kesehatan.
Info

Wali Kota Denpasar Buka-bukaan! Penonaktifan BPJS Kesehatan Itu Instruksi Presiden

Februari 13, 2026
PELANTIKAN WANTIMPRES - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 24 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/10/2026). (Sekretariat Presiden)
Info

Rocky Gerung Satu ‘Kolam’ dengan Pratikno, Kini Masuk Wantimpres Prabowo

Oktober 2, 2026
BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)
Info

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

September 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Saat Rupiah Terus-terusan Nyungsep, Presiden Prabowo Buka Kran Impor Pangan dari Prancis
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?