BACAAJA, SEMARANG- Setelah resmi nunjuk Widodo C Putro (WCP) buat nahkodain tim musim 2026-2027, manajemen PSIS langsung gas nyiapin proyek promosi. Nggak pakai santai, mereka mulai evaluasi skuad lama sambil buka keranjang belanja pemain baru.
Nama gelandang kreatif asal Argentina, Jonathan Bustos jadi salah satu rumor paling rame dibahas suporter. Selain itu, wacana pulangnya legenda hidup PSIS, Hari Nur Yulianto, juga bikin timeline fans Mahesa Jenar makin panas.
Bukan cuma itu, nama Carlos Fortes sampai Andik Vermansyah juga ikut muncul di radar transfer. Belum ada pengumuman resmi memang, tapi aroma “cuci gudang plus bangun ulang” mulai kerasa dari Jatidiri.
Baca juga: PSIS Tatap Musim Baru, Arhan sampai Fortes Masuk Radar
Manajemen PSIS kayaknya sadar kalau target musim depan nggak main-main. Mereka pengin balik lagi ke kasta tertinggi alias Super League. COO PSIS, Fariz Julinar bilang, kalau saat ini tim lagi fokus evaluasi pemain lama sebelum mutusin siapa yang dipertahankan dan siapa yang cabut.
“Selanjutnya kami akan memperpanjang beberapa pemain lama sesuai kebutuhan tim dan tim pelatih untuk musim depan. Dan langsung membeli pemain-pemain baru sesuai kebutuhan tim,” kata Fariz. Menurutnya, persiapan musim ini bakal dilakukan lebih awal dibanding musim sebelumnya supaya target promosi nggak cuma jadi slogan awal musim.
Masuknya Widodo juga bikin ekspektasi suporter langsung naik. Wajar sih, soalnya pelatih yang dijuluki “Spesialis Promosi” itu punya CV yang lumayan serem di Liga 2.
Naik Kasta
Dia pernah bawa Persita Tangerang promosi ke Liga 1, nganter Persijap Jepara naik kasta, sampai terakhir bikin Garudayaksa FC bukan cuma promosi tapi juga juara Championship 2025-2026.
Widodo bilang misi PSIS musim depan nggak bakal gampang, tapi dia pengin semua elemen tim kompak dari manajemen, pemain sampai suporter. “Kami berharap semua aspek bisa bersinergi dan support dengan respect tinggi untuk membawa PSIS ke prestasi yang baik yaitu lolos ke Super League,” kata WCP.
Di tengah rumor pemain baru, PSIS juga dihantui potensi ditinggal beberapa pilar penting. Nama Alfeandra Dewangga dan Adi Satryo masih jadi rebutan klub-klub Liga 1.
Baca juga: Sukses Bertahan, COO PSIS Apresiasi Kerja Keras Tim
Sementara itu, masa depan Rafinha juga masih abu-abu. Tapi winger asal Brasil itu sempat ngasih kode kalau dirinya tertarik bertahan kalau PSIS benar-benar serius ngejar promosi. “Musim depan? Liga 1,” kata Rafinha singkat sambil senyum usai laga terakhir lawan PSS.
Latihan perdana PSIS sendiri dijadwalkan mulai Juli nanti. Dari situ bakal keliatan siapa aja yang benar-benar masuk proyek Widodo dan siapa yang cuma jadi rumor TikTok bola semata. Sekarang bola ada di tangan manajemen PSIS. Mau sekadar rame di bursa transfer atau beneran bangun tim monster buat naik kasta.
Karena suporter Mahesa Jenar udah terlalu sering dikasih harapan. Dan fans bola tahu, yang paling capek itu bukan degradasi… tapi PHP promosi tiap awal musim. (tebe)

