Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jelang Iduladha, Pemprov Jateng Waspadai Cacing Hati hingga Penyakit Menular Hewan Kurban
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jelang Iduladha, Pemprov Jateng Waspadai Cacing Hati hingga Penyakit Menular Hewan Kurban

R. Izra
Last updated: Mei 24, 2026 4:36 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
PEMERIKSAAN HEWAN - Penjual memeriksa hewan calon kurban di Semarang. (dul)
PEMERIKSAAN HEWAN - Penjual memeriksa hewan calon kurban di Semarang. (dul)
SHARE
BACAAJA, SEMARANG – Menjelang Iduladha 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai memperketat pemeriksaan hewan kurban di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual ke masyarakat benar-benar sehat, aman, dan layak dikonsumsi.

Lewat Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Jateng mulai melakukan pemeriksaan kesehatan ternak, vaksinasi, pemberian vitamin, hingga pengawasan lalu lintas hewan yang keluar masuk wilayah Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares mengatakan pihaknya juga menjalankan layanan kesehatan hewan keliling atau healing untuk mempermudah pemeriksaan langsung di lapangan.

Bacaaja: Kisah Ganjar Banyubiru: dari Jagal Jadi Peternak Sapi Jumbo, Dilirik Presiden untuk Kurban
Bacaaja: Ternak Sehat, Peternak Sejahtera: Mohammad Saleh Dukung ‘Healing’ Hewan Gratis di Jateng

“Program ini mencakup pemeriksaan lalu lintas ternak, pemeriksaan kesehatan, vaksinasi, dan pemberian vitamin,” ujarnya saat menghadiri Jambore Inseminator dan Kontes Ternak Piala Gubernur Jateng 2026 di Kompleks Tarubudaya Jateng, Jumat (22/5/2026).

Menurut Frans, sapaan akrabnya, pengawasan diperketat karena pemerintah ingin mencegah hewan sakit beredar saat Iduladha nanti.

Beberapa penyakit yang jadi perhatian di antaranya penyakit zoonosis dan temuan cacing hati yang sering muncul menjelang musim kurban.

Selain memeriksa hewan, pemerintah juga mulai memberikan edukasi kepada pedagang dan masyarakat soal ciri-ciri hewan kurban yang sehat.

Tak cuma itu, juru sembelih halal juga diberi pelatihan dan uji kompetensi supaya proses penyembelihan sesuai syariat Islam sekaligus memenuhi standar kesehatan.

“Pengawasan lalu lintas ternak dan penerjunan petugas kesehatan hewan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit,” katanya.

Stok hewan kurban Jateng aman

Pemprov Jateng memastikan stok hewan kurban tahun ini masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan proyeksi 2026, populasi ternak di Jawa Tengah mencapai lebih dari 6,4 juta ekor. Jumlah itu terdiri dari sekitar 1,3 juta sapi, 1,4 juta domba, dan 3,5 juta kambing.

Kebutuhan hewan kurban masyarakat sendiri diperkirakan hanya sekitar 10 persen dari total populasi ternak yang ada.

Selain menjadi daerah penyangga peternakan nasional, produksi peternakan Jawa Tengah juga terus meningkat. Tahun 2026, produksi daging diproyeksikan mencapai 942 ribu ton, produksi telur 917 ribu ton, dan susu sekitar 76 ribu ton.

Frans mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari peran para peternak dan inseminator yang membantu pelayanan reproduksi ternak di lapangan.

Saat ini, Jawa Tengah memiliki 766 inseminator yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Sementara itu, Sekda Jateng Sumarno mengapresiasi peran peternak dan inseminator dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya sektor peternakan.

Di sela acara, perhatian pengunjung juga sempat tertuju pada domba jumbo bernama Bruno milik Aditya Bayu Purnomo yang jadi juara pertama kategori Domba Jantan Poel dengan bobot mencapai 152 kilogram.

Menurut Adit, merawat ternak bukan cuma soal pakan, tapi juga ketelatenan dan perhatian penuh.

“Kuncinya dipelihara dengan kasih sayang,” ujarnya. (dul)

You Might Also Like

Ojol Kebagian BHR Lebaran! Bonus Lebih Gemuk Buat Mitra

Kampus se-Jateng Diajak Perkuat Kolaborasi

Tuntutan Mati Berubah Lima Tahun, Kisah ABK Fandi Bikin Haru

Bobotoh Bikin Trauma Pemain Persib

Pesawat Smart Air Terpeleset di Lanny Jaya, Polisi: Bawa Bahan Makanan, Gak Ada Korban Jiwa

TAGGED:healinghewan kurbanjatengpemeriksaan hewan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi? Banjir Datang Lagi, Mangkang Kebanjiran Lagi: Warga sampai Hafal Polanya
Next Article MUSANCAB PDIP SALATIGA - PDIP Salatiga menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Gedung di Gedung Korpri, Kamis (21/5/2026) malam. Pengurus Baru PAC PDIP Salatiga Terbentuk, Siapa Saja Terpilih? Berikut Daftarnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: “Segera Kami Follow Up”

SIDANG KORUPSI: Terdakwa Sudewo, Bupati Pati, kembali menjalani sidang kasus korupsi, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (7/10/2026). (bae)

Sudewo Minta Bebas, Jaksa KPK Sebut Halu dan Nyangkal Tanpa Dasar

TANAMKAN NILAI PANCASILA - Tumbuhkan semangat Pancasila, insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah bersama insan PLN Group, mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila, di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Semarang, Kamis (1/10/2026).

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Jadikan Nilai Kebangsaan sebagai Bagian dari Pengabdian

PEMUSNAHAN BARANG ILEGAL - Bea Cukai Solo memusnahkan lebih dari 12,8 juta batang rokok ilegal tanpa cukai, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp12,5 miliar.

Bea Cukai Solo Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp12,53 Miliar

AMANKAN WNA: Petugas Imigrasi mengamankan warga negara Ghana berinisial GKF (berrompi oranye) karena melanggar aturan keimigrasian. (ist)

Tak Kuat Beli Tiket Pulang, WNA Pemain Tarkam Bayaran Ditahan di Rudenim

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua KPU RI Afifudin beserta komisioner KPU lainnya memberikan keterangan kepada awak media di Kantor KPU Jakarta, Selasa, (16/9/2025). KPU RI resmi mencabut Keputusan Nomor 731/2025 yang sempat menyembunyikan dokumen capres-cawapres dari publik. Foto: dok/KPU
HukumNasional

KPU Cabut Keputusan Kontroversial, Dokumen Capres-Cawapres Kini Bisa Diakses Publik

September 16, 2025
Sepak Bola

Piala U-13 Semarang Jadi Jalan Ninja ke Sepak Bola Profesional

April 27, 2026
Olahraga

Dua Atlet PSE Semarang Bawa Pulang Medali Asian Games 2026

Oktober 3, 2026
Info

Menu MBG Datang, Anak Ogah Makan Bikin Heran

Februari 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jelang Iduladha, Pemprov Jateng Waspadai Cacing Hati hingga Penyakit Menular Hewan Kurban
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?