Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: SPMB SMA/SMK Resmi Dibuka, Luthfi: No Titip, No Jastip
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

SPMB SMA/SMK Resmi Dibuka, Luthfi: No Titip, No Jastip

Musim rebutan kursi sekolah negeri resmi dimulai. Tapi tahun ini ada pesan keras dari Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: jangan coba-coba main jalur belakang. Bukan cuma nggak dibantu, malah bisa langsung dicoret dari daftar.

T. Budianto
Last updated: Mei 20, 2026 9:00 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FGD SPMB: Dinas Pendidikan Kota Semarang menggelar Focus Group Discussion Juknis SPMB 2026, Rabu (6/5/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, KLATEN- Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri TA 2026/2027 di Jateng resmi dibuka. Peluncuran dilakukan langsung oleh Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di SMAN 1 Kemalang, Klaten, Selasa (19/5/2026).

Di tengah tradisi tahunan “titip-menitip” yang sering muncul tiap musim PPDB, Luthfi malah pasang mode tegas sejak awal. “Saya tekankan no titip, no jasa penitipan. Semakin Anda nitip, semakin saya coret,” katanya lugas.

Kalimat itu langsung jadi sorotan. Soalnya tiap tahun drama kursi sekolah negeri memang selalu panas. Mulai dari jalur belakang, telepon orang penting, sampai jasa “pengondisian” yang tiba-tiba bermunculan kayak diskon musiman.

Baca juga: 3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen

Luthfi memastikan proses penerimaan siswa baru tahun ini harus transparan, terbuka, dan bisa diawasi siapa saja. Bahkan Ombudsman ikut dilibatkan buat mengawasi jalannya seleksi. Kalau ditemukan indikasi pelanggaran, kata dia, bakal langsung ditindak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jateng Sadimin mengungkapkan, total kursi yang tersedia tahun ini mencapai 231.724 kursi yang tersebar di 6.442 rombongan belajar SMA/SMK Negeri.

Masalahnya, jumlah lulusan SMP sederajat di Jateng mencapai sekitar 567.500 siswa. Artinya, kursi negeri memang belum cukup buat semua. Karena itu Pemprov Jateng menggandeng 139 SMA/SMK swasta lewat program sekolah kemitraan.

Akses Pendidikan

Sebanyak 5.004 siswa dari keluarga miskin dan kurang mampu bakal bisa sekolah gratis karena dibiayai APBD Provinsi Jateng. “Jadi anak-anak dari keluarga tidak mampu tetap bisa mendapatkan akses pendidikan,” jelas Sadimin.

Untuk sistem seleksi sendiri, Pemprov memakai integrasi berbagai data resmi seperti Data Pokok Pendidikan, EMIS Kemenag, data kependudukan Disdukcapil, sampai DTSEN.

Menariknya lagi, sistem informasi SPMB sekarang dikembangkan mandiri oleh Pemprov Jateng. Kalau dulu masih kerja sama dengan Telkom, kini pengelolaannya dilakukan sendiri dan sekolah tidak lagi dipungut biaya operasional sistem.

Baca juga: Mau Sekolah Gratis Berasrama? SMK Boarding Jateng Buka Pendaftaran

Sadimin bahkan menyebut SPMB Jawa Tengah tahun lalu masuk kategori terbaik nasional karena minim masalah dan kasus. Tahun ini mereka berharap hasilnya lebih mulus lagi.

Tapi ya begitulah realita tiap musim sekolah baru: kursi negeri jumlahnya terbatas, orang tua mulai deg-degan, dan tiba-tiba banyak “orang dalam” bermunculan dadakan. Bedanya sekarang, yang nitip katanya bakal dicoret duluan. (tebe)

You Might Also Like

Kabar Duka dari PPP, Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali Meninggal Dunia

Pemprov Dorong UMKM Fashion Muslim Tembus Pasar Ekspor

Luthfi: Pelaku Ekraf Jangan Cuma Viral, Tapi Juga Buka Peluang Kerja

Luthfi: Kemerdekaan Harus Terasa di Meja Makan Rakyat

Salat Idulfitri Bersama Anak, Luthfi: Lebaran Itu Soal Hati, Bukan Sekadar Hari Raya

TAGGED:disdik jatengheadlinepemprov jatengsma/smkspmb
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Dinkes Jateng), Zulfachmi Wahab. (Dok Pemprov Jateng) Antisipasi Hantavirus, Pemprov Edukasi Nakes
Next Article Mendesak, Normalisasi Sungai Plumbon

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tiga Kelurahan Semarang Jadi Pilot Project Kampung Perdamaian

35 Peserta Lolos Tes Potensi Calon Komisi Informasi Jateng

Pemkot Dorong Pertanian Terpadu Semarang

Dua Atlet PSE Semarang Bawa Pulang Medali Asian Games 2026

Udara Sekitar TPA Jatibarang Terdampak Polusi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Dua Korban Longsor Pemalang Masih Dicari

Januari 26, 2026
JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)
Info

Keracunan MBG Terus Terjadi! Ratusan Siswa di Berastagi Tumbang, 240 Orang Masih Dirawat

Agustus 14, 2026
Info

Sebelas Ribu Pendekar Kumpul di Semarang

Agustus 9, 2026
Info

Semarang Sambut Suro dengan Wayang dan Doa

Juni 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: SPMB SMA/SMK Resmi Dibuka, Luthfi: No Titip, No Jastip
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?