Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia

Biasanya mahasiswa exchange identik sama kelas internasional dan presentasi full bahasa Inggris. Tapi di Undip, mahasiswa asing malah diajak masuk kebun kopi, ngobrol sama warga, sampai petik stroberi langsung di lereng Tawangmangu. Dari sini, kopi bukan cuma minuman, tapi jadi cara ngenalin budaya Indonesia ke dunia.

T. Budianto
Last updated: Mei 14, 2026 6:47 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AGROFORESTRY COFFE: Mahasiswa peserta program DEEP mengikuti kegiatan Agroforestry Coffee Experience di kawasan perkebunan kopi Tawangmangu yang diadakan Prodi Administrasi Bisnis Fisip Undip, belum lama ini. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Program Studi Administrasi Bisnis Fisip Undip terus mendorong internasionalisasi kampus lewat cara yang nggak melulu formal di dalam kelas.

Lewat kelompok mahasiswa SDGs Bizflare, Undip menggelar program BizCulture Global Initiative bertajuk Agroforestry Coffee Experience: From Forest to Cup-Tawangmangu di kawasan perkebunan kopi Tawangmangu, Sabtu (9/5).

Program ini jadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning yang menggabungkan edukasi, budaya, keberlanjutan lingkungan, dan kolaborasi internasional.

Yang bikin menarik, kegiatan ini nggak cuma diikuti mahasiswa lokal, tapi juga sepuluh mahasiswa internasional peserta Diponegoro Exchange Experience Programme (DEEP).

Baca juga: Fisip Undip Gelar Pelatihan Packaging bagi Pelaku UMKM Rowosari

Mereka berasal dari Ho Chi Minh University of Banking Vietnam, Bochum University of Applied Sciences Jerman, serta Kazan (Volga Region Federal University) Rusia.

Selama kegiatan, peserta diajak melihat langsung sistem perkebunan kopi berbasis agroforestri, mulai proses budidaya sampai pengolahan kopi yang jadi sumber ekonomi masyarakat sekitar. Nggak cuma belajar soal kopi, mahasiswa juga berdiskusi langsung dengan pelaku UMKM dan warga setempat soal pengembangan usaha lokal.

Dosen Pendamping

Kegiatan tersebut didampingi dosen Administrasi Bisnis Fisip Undip, di antaranya Dr Reni Shinta Dewi, Robertmi Jumpakita Pinem, Dhaifina Idznitia Apriyani Naimi, dan Wildan Avian Pratama.

Kepala Program Studi Administrasi Bisnis Fisip Undip, Reni Shinta Dewi mengatakan, program itu memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa internasional untuk memahami praktik usaha di Indonesia.

“Mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung melalui interaksi dengan masyarakat dan pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Selain eksplorasi kebun kopi, peserta juga diajak ikut agrowisata petik stroberi dan mengunjungi Kemuning Sky Hills untuk mengenal potensi wisata dan ekonomi kreatif daerah.

Baca juga: Undip Bantu UMKM Jabungan Tentukan Harga Jual Produk

Salah satu peserta asal Rusia, Lukmanova Liana mengaku pengalaman melihat perkebunan kopi secara langsung jadi hal baru baginya. Menurutnya, di Rusia tanaman kopi sangat jarang ditemukan karena faktor iklim. Ia juga mengaku senang bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal sekaligus mengenal budaya Indonesia lebih dekat.

Program tersebut sekaligus mendukung implementasi SDGs, khususnya SDG 12 tentang konsumsi dan produksi berkelanjutan, SDG 15 tentang ekosistem daratan, serta SDG 17 mengenai kemitraan global.

Di tengah banyak kampus berlomba jadi “internasional” lewat gedung dan jargon keren, Undip memilih ngajak mahasiswa asing turun langsung ke kebun. Karena kadang cara paling efektif mengenalkan Indonesia bukan lewat brosur, tapi lewat secangkir kopi dan obrolan hangat dengan warga desa. (tebe)

You Might Also Like

Jalan Undip-Unnes Akhirnya “Naik Kelas”

DPR Setujui Pagu Indikatif Kemendikdasmen 2026 Sebesar Rp71,11 Triliun. Abdul Mu’ti: Terimakasih

Sekda Jateng: Enam Hari Sekolah Masih Dikaji

Guru Ini Kreatif Banget, Kasih Nilainya Gak Biasa Bikin Semangat

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

TAGGED:deepfisip undipSDGs Bizflareundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat
Next Article PEGIAT SOSIAL BUDAYA - Konten kreator sekaligus pegiat sosial-budaya, Udin Larahan, pemilik Angkringan West. (dul) Dari Tongkrongan ke Dunia Digital, Dialek Semarang Kembali Dirindukan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Jagung Unwahas Tinggal Nunggu Lampu Hijau

Januari 17, 2026
Pendidikan

Mahasiswa Unwahas KKN ke Malaysia, Bawa Misi Literasi Bantu Anak Migran

Agustus 28, 2025
Gubernur Luthfi ngajak mahasiswa buat ikutan program “sehari bersama gubernur” yang dia umumkan di acara Dinus Inside 2025 di Udinus, Semarang. Tujuannya biar mahasiswa bisa terlibat langsung dalam kegiatan pemerintahan, ngasih kritik yang membangun, dan nggak cuma aksi di jalan.. Foto: dok.
DaerahPendidikan

Gubernur Luthfi Ajak Mahasiswa “Ngintil Sehari” Jadi Kepala Daerah, Biar Nggak Cuma Demo Doang!

September 8, 2025
Pendidikan

“Ta Pa Kalembingu”, Filosofi Orang Sumba yang Anggap Saudara Seperti Baju Sendiri

Mei 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?