Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pengakuan Getir Ayah Korban Ashari Pati: Anak Dipondokin Biar Pinter, Malah Dilecehin Kiai
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Pengakuan Getir Ayah Korban Ashari Pati: Anak Dipondokin Biar Pinter, Malah Dilecehin Kiai

R. Izra
Last updated: Mei 8, 2026 5:33 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
KORBAN CURHAT - Ayah korban pelecehan (bermasker) didampingi kuasa hukumnya menceritakan kasus yang dialami putrinya, Jumat (8/5/2026). (bae)
KORBAN CURHAT - Ayah korban pelecehan (bermasker) didampingi kuasa hukumnya menceritakan kasus yang dialami putrinya, Jumat (8/5/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Nyesek banget dengar cerita ayah korban pelecehan di Pati ini. Niatnya mulia banget, pengen anaknya punya akhlak bagus dan paham agama.

Makanya, si anak dipondokin ke pesantren sejak kelas 1 SMP tahun 2017. Harapannya ya biar jadi orang bermanfaat buat sesama.

Tapi bukannya dididik bener, si anak malah jadi korban pelecehan Pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo bernama Ashari. Kabarnya, perlakuan bejat ini sudah kejadian dari tahun 2020.

Bacaaja: BREAKING NEWS: Ashari Kiai Cabul Pati Ditangkap di Wonogiri, Pelarian Sang Wali Berakhir
Bacaaja: The Power of Kiai Ashari: Cabuli 50 Santriwati, Bebas Berkeliaran Gak Ditahan, Polisi Kalah Sakti?

“Dulu niatnya masukin ke pondok berharap dapet ilmu agama, dididik akhlak yang baik. Tapi ternyata anak saya malah jadi korban,” curhat ayah korban dengan nada getir saat ditemui di Semarang, Jumat (8/5/2026).

Ternyata si oknum kiai ini pakai modus “suara alam gaib”. Katanya, apa pun yang dia surul harus dituruti meskipun itu hal negatif.

Santri-santri di sana dipaksa manut total sama omongannya. Kalau berani nolak ancamannya ngeri: jalur keilmuannya bakal diputus total.

Si kiai nakut-nakutin kalau sudah diputus ilmunya, berarti berani sama guru dan berani sama Allah. Doktrin inilah yang bikin korban nggak berani berkutik.

Selama empat tahun, korbar cuma bisa mendem trauma sendirian. Dia cuma berani ngadu ke kakaknya yang kebetulan juga mondok di sana.

Kebohongan ini baru terbongkar setelah si anak lulus SMK. Dia akhirnya jujur ke ibunya soal semua kelakuan bejat si kiai selama di pondok.

Si ayah makin sakit hati karena dia dulu ikut bantu bangun pondok itu. Dia nggak nyangka orang yang dia percaya malah ngerusak masa depan anaknya.

Kasus ini makin panas karena pengacara korban, Ali Yusron, ngaku sempat disogok. Nggak tanggung-tanggung, ada tawaran uang damai sampai Rp400 juta!

Tapi Ali tegas nolak karena ini soal keadilan, bukan soal duit. Apalagi korbannya diduga nggak cuma satu, tapi bisa sampai 50-an santri.

Untungnya sekarang pelaku sudah jadi tersangka. “Kami harap pelaku dihukum sebenar-beratnya,” pinta Ali. (bae)

You Might Also Like

Praktisi Hukum: Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Perdata atau Tempuh Pidana

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Notaris Go Digital, Integritas Harga Mati

Wali Kota Denpasar Buka-bukaan! Penonaktifan BPJS Kesehatan Itu Instruksi Presiden

Pemkot Semarang Lagi Serius Soal Gotong Royong

TAGGED:headlinekiai asharikiai cabul patikorban pencabulanpengakuan ayah korban
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Asamnya Nampol Banget, Jeruk Nipis Diam-Diam Bikin Lambung Kewalahan
Next Article Bos Bank Dibebaskan di Kasus Sritex, Kejagung: Kami Pelajari Dulu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Baha: Agama Hidup karena Orang Tak Kehilangan Harapan

Buya Yahya Ingatkan Mualaf, Islam Bukan Sekadar Syahadat

UAH Ungkap Mengapa Dzikir Harus Diulang Berkali-kali

Buya Yahya Tolak Kotak Amal Keliling, Ini Alasannya

Gus Baha Ingatkan Takbir, Salah Panjang Bisa Berbahaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Bergelimang Bonus, Kafilah Jateng Dapat Uang Pembinaan hingga Umrah

September 24, 2026
Ilustrasi Liga Champions Eropa.
Sepak Bola

Klasmen Akhir Fase Liga Champions 2025/2026: Arsenal Poin Sempurna, Madrid Keluar Jalur

Januari 29, 2026
Ilustrasi gerakan sosial 'Setop Bayar Pajak'.
Viral

Viral Gerakan ‘Setop Bayar Pajak’ di Jateng, Warga: Ekonomi sedang Tidak Baik-baik Saja

Februari 12, 2026
Info

Semarang Jadi “Meja Rapat” ASEAN: Efektivitas MBG Jadi Fokus

April 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pengakuan Getir Ayah Korban Ashari Pati: Anak Dipondokin Biar Pinter, Malah Dilecehin Kiai
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?