Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ikan Sapu-Sapu Dituding Ikut Bikin Tanggul Jebol di Jembawan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ikan Sapu-Sapu Dituding Ikut Bikin Tanggul Jebol di Jembawan

Di tengah jalan ambles dan warga yang sibuk takut tanggul longsor, ada satu “tersangka” yang mendadak jadi bahan omongan se-Kalibanteng: ikan sapu-sapu. Ikan yang biasanya cuma dianggap pengganggu kolam itu sekarang malah disebut-sebut ikut bikin tanah bawah tanggul jadi kopong.

T. Budianto
Last updated: Mei 8, 2026 12:10 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TANGGUL AMBROL: Tanggul saluran di Jl Jembawan 1 yang ambrol cukup parah, Kamis (7/5/2026). (Foto: dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Di balik amblesnya jalan di Jembawan 1, Kalibanteng, Semarang Barat, muncul satu cerita yang ramai diperbincangkan warga, keberadaan ikan sapu-sapu di aliran sungai setempat.

Ikan yang selama ini dianggap hama itu ternyata cukup banyak hidup di sungai kawasan Kalibanteng Tepatnya di Jembawan, Bahkan bagi sebagian warga, menangkap sapu-sapu sudah menjadi aktivitas baru walaupun tidak dilakukan setiap hari.

Saat pagi hingga sore hari, beberapa warga ada yang memancing dan menjaring ikan Nila bersamaan untuk menangkap wabah Sapu- Sapu tersebut di sepanjang bantaran sungai. Ukurannya cukup besar dan jumlahnya disebut terus bertambah.

Baca juga: Ikan Sapu Sapu Dibasmi, Kenapa Malah Makin Susah, Begini Faktanya..

Manto (50), warga setempat, mengatakan ikan sapu-sapu memang sudah lama memenuhi sungai di kawasan itu. Menurut cerita warga, ikan tersebut diduga ikut menyebabkan tanah di bawah tanggul menjadi gerong atau berlubang.

“Jarene wong-wong niku gara-gara iwak sapu-sapu. Kan nggerus-nggerus terus nggawe gerong,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).  Ia menjelaskan, arus air yang menghantam tikungan sungai ditambah banyaknya lubang di bawah pondasi diduga membuat tanah semakin rapuh hingga akhirnya jalan ambles.

Meski begitu, warga sendiri belum bisa memastikan penyebab utama kerusakan tersebut. Sebab ada juga yang menilai faktor usia bangunan dan derasnya arus sungai turut memperparah kondisi tanggul.

Banyak Sapu-Sapu

Hal senada disampaikan Supat (70). Ia mengaku sering melihat banyak ikan sapu-sapu muncul di sungai, terutama saat sore hari. “Banyak sekali sapu-sapunya, Mas. Sore mulai naik semua cari makan,” katanya.

Menurutnya, dugaan ikan sapu-sapu merusak pondasi memang ramai dibicarakan warga. Namun ia tidak ingin langsung menyimpulkan tanpa kajian dari pihak terkait. “Kalau saya ya bisa percaya bisa tidak. Tapi memang bawah pondasi itu seperti gerong,” ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut, aktivitas menjaring ikan sapu-sapu menjadi kegiatan baru di saluran Kalibanteng, Walaupun tidak dilakukan setiap hari. Sebagian warga bahkan menganggapnya bisa sebagai kebiasaan turun-temurun untuk mengurangi populasi ikan yang terus berkembang.

Baca juga: Dari Pembersih Akuarium Jadi Penguasa Sungai, Sapu-Sapu Bikin Resah

Kini warga berharap pemerintah tidak hanya memperbaiki jalan yang ambles, tetapi juga mengecek kondisi tanggul dan aliran sungai secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sekarang warga berharap pemerintah nggak cuma tambal jalan yang retak, tapi juga benar-benar ngecek kondisi tanggul dan aliran sungainya. Karena kalau cuma aspalnya yang dibenerin sementara bawahnya masih kopong, ya ujung-ujungnya jalan bisa “logout” lagi pas musim hujan datang. (dul)

You Might Also Like

Dapur Ngebul, Perut Aman: Relawan Pekalongan Masak Ribuan Porsi

44 Desa di Papua Barat Daya Belum Ada Listrik Dan Blank Spot

Peneliti Puskampol: Polisi Jangan Asal Konpers, Buka Bukti Kematian Iko Unnes

Karyawan MBG Dapet THR Enggak Nih…..

Sempat Lebaran di Rumah, Yaqut Balik Lagi ke Rutan

TAGGED:ikan sapu sapujl jembawanpemkot semarangtalud ambrol
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jalan Jembawan 1 Kayak Biskuit Diremes: Retaknya Makin Nganga
Next Article PERBAIKAN SISTEM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memperbaiki sistem kerja dokter internship jadi lebih manusiawi. (ist) Dokter Internship Berguguran, Kemenkes Benahi Sistem: Jam Kerja Kini Dibatasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Lapas Purwodadi Serius Bersih-Bersih

Bos Bank Dibebaskan di Kasus Sritex, Kejagung: Kami Pelajari Dulu

KORBAN CURHAT - Ayah korban pelecehan (bermasker) didampingi kuasa hukumnya menceritakan kasus yang dialami putrinya, Jumat (8/5/2026). (bae)

Pengakuan Getir Ayah Korban Ashari Pati: Anak Dipondokin Biar Pinter, Malah Dilecehin Kiai

Asamnya Nampol Banget, Jeruk Nipis Diam-Diam Bikin Lambung Kewalahan

Rumah Baru Nggak Cuma Jual Lokasi, Tapi Juga Gas Gratis?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kolase foto SPPG Giyanti dan roti berjamur yang dibagikan sebagai menu MBG.
Info

Sajikan Menu MBG Berulat dan Berjamur, SPPG Giyanti Temanggung Cuma Disanksi Libur Sepekan

Maret 2, 2026
Info

Bikin E-KTP Nggak Harus Ribet: Datang, Foto, Jadi

Mei 8, 2026
Mobil pickup roda depannya kejeblos lubang jalan di Kawasan Industri Candi Semarang, Minggu (25/1/2026). (bae)
Info

Jalan Kawasan Industri Candi Rusak Parah, Warga: Berlubang Seperti Kolam Ikan

Januari 25, 2026
LPK Hiro-LPK Kamisora memberangkatkan driver bus profesional ke Jepang.
Daerah

Kolaborasai LPK Hiro-LPK Kamisora Cetak Sejarah Pemberangkatan Driver Bus Profesional ke Jepang

Agustus 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ikan Sapu-Sapu Dituding Ikut Bikin Tanggul Jebol di Jembawan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?