Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Minta Petani Tenang, Bawang Brebes Masih Primadona
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Luthfi Minta Petani Tenang, Bawang Brebes Masih Primadona

T. Budianto
Last updated: Mei 7, 2026 8:39 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
HASIL PANEN: Seorang petani bawang merah Brebes menata hasil panennya. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BREBES- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meminta petani bawang merah di Kabupaten Brebes nggak panik menghadapi maraknya bawang bombai mini yang mulai masuk pasar tradisional.

“Nggak usah khawatir. Brebes itu bawang merahnya justru dicari-cari sampai negara lain,” kata Luthfi usai acara Selapanan Bareng Gubernur di Pendopo Brebes, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, bawang merah Brebes sampai sekarang masih jadi komoditas unggulan yang punya posisi kuat. Bahkan banyak daerah lain menjadikan Brebes sebagai acuan pengembangan bawang merah.

Baca juga: 11.800 Ton Bawang Merah Brebes Terbang Ke Thailand, Singapura dan Vietnam

“Meskipun ada bawang lain, Brebes masih jadi prioritas utama. Artinya bawang merah kita masih ditakuti daerah lain,” ujarnya. Pernyataan itu muncul di tengah kekhawatiran petani soal peredaran bawang bombai mini yang dinilai bisa mengganggu pasar bawang lokal.

Selain ngomongin bawang, Luthfi juga menegaskan fokus besar Jawa Tengah tahun 2026 ada di sektor pangan. Targetnya nggak main-main: menjadikan Jateng sebagai salah satu tulang punggung ketahanan pangan nasional.

Tahun lalu, Jawa Tengah berhasil memproduksi sekitar 9,4 juta ton padi dari lahan 1,5 juta hektare. Tahun ini targetnya naik jadi minimal 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG).

Raja Bawang

Namun tantangan ke depan juga nggak ringan. Kemarau panjang diprediksi bakal datang, sehingga tiap daerah diminta mulai memetakan wilayah rawan kekeringan dan kebutuhan pompanisasi maupun sumur air.

Di kesempatan yang sama, Paramitha Widya Kusuma menyebut Brebes masih jadi “raja bawang” di Jawa Tengah. Sekitar 60 persen produksi bawang merah Jateng berasal dari Brebes. Bahkan kontribusinya untuk kebutuhan nasional mencapai sekitar 20 persen.

“Bawang merah kami tidak hanya memenuhi kebutuhan nasional tapi juga sudah ekspor ke Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Singapura,” katanya. Untuk menjaga dominasi bawang lokal, Pemkab Brebes juga sudah mengeluarkan surat edaran yang melarang peredaran bawang bombai mini.

Baca juga: Jateng Gaspol Regenerasi Petani

Aturannya mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian Nomor 015/Kpts/S.130/D/12/R2017, yang menyebut bawang bombai impor berdiameter di bawah 5 sentimeter tidak boleh diperjualbelikan. Larangan itu berlaku di seluruh pasar Brebes, mulai pasar induk sampai pasar kecamatan di 17 wilayah.

Di negeri yang harga cabai bisa bikin emosi nasional dan bawang jadi indikator dapur aman atau nggak, perang ukuran bawang ternyata bisa naik level jadi urusan kebijakan daerah. Karena di Brebes, bawang merah bukan sekadar bumbu, tapi harga diri daerah. (tebe)

You Might Also Like

“Ampun Pak, Jangan Pukuli Saya Lagi,” Kematian Janggal Mahasiswa FH Unnes

Harga BBM di Jateng Turun! Dompet Auto Senyum di Tahun Baru

Kasus Kucing Ditendang di Blora Resmi Naik Penyidikan

Listrik Nggak Ikut Libur! PLN Pasang Mode Siaga

Pemkot Semarang Gandeng Pesantren Kelola Sampah, Wujudkan Habit Lingkungan Bersih

TAGGED:bawang brebesheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov Kawal Korban Kasus Pesantren Agar Tetap Sekolah
Next Article Pemkab Brebes Terima Bantuan Rp28 Miliar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Lapas Purwodadi Serius Bersih-Bersih

Bos Bank Dibebaskan di Kasus Sritex, Kejagung: Kami Pelajari Dulu

KORBAN CURHAT - Ayah korban pelecehan (bermasker) didampingi kuasa hukumnya menceritakan kasus yang dialami putrinya, Jumat (8/5/2026). (bae)

Pengakuan Getir Ayah Korban Ashari Pati: Anak Dipondokin Biar Pinter, Malah Dilecehin Kiai

Asamnya Nampol Banget, Jeruk Nipis Diam-Diam Bikin Lambung Kewalahan

Rumah Baru Nggak Cuma Jual Lokasi, Tapi Juga Gas Gratis?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo, Respati Ardi.
Info

Wali Kota Solo Ajak Dapur MBG Belanja ke Pasar Tradisional: Biar Ekonominya Muter!

Oktober 7, 2025
Wali Kota Solo Respati Respati Ardi hadiri acara menuju Jakarta International Marathon 2026 bertema “Run for Disabilities, Run for Inclusivity” di Stadion Manahan, Sabtu (7/2/2026).
Info

Respati Siap Jamin Karier Atlet Disabilitas Solo, Diperhatiaan Nggak Cuma Pas Lagi Jaya

Februari 7, 2026
Sekda Jateng Sumarno turut serta dalam Fun Run 8 K sebagai pembuka rangkaian kegiatan hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah. Foto: dok/humas
DaerahOlahraga

Jateng 80 Tahun: Dari Fun Run, Konser NDX AKA, Sampai 10 Ribu Mangkok Soto!

Agustus 18, 2025
Megawati Soekarnoputri saat menziarahi makam ayahnya, Soekarno, di Blitar, pada 2024.
Info

Cerita Pilu Megawati: Soeharto Larang Jenazah Bung Karno Dimakamkan di TMP

November 3, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Minta Petani Tenang, Bawang Brebes Masih Primadona
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?