Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Usia 103 Tahun, Semangat Haji Mbah Mardijiyono Bikin Haru
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Usia 103 Tahun, Semangat Haji Mbah Mardijiyono Bikin Haru

Dialah Mardijiyono Karto Sentono, jemaah asal Bantul yang kini berusia 103 tahun. Di usianya yang tak lagi muda, ia tetap menjejakkan kaki di Madinah dengan kondisi yang cukup stabil dan semangat ibadah yang masih terasa kuat.

Nugroho P.
Last updated: Mei 5, 2026 11:35 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Mardijiyono Karto Sentono, jemaah asal Bantul.
SHARE

BACAAJA, MADINAH – Langkah pelan tapi penuh tekad terlihat saat rombongan jemaah haji tiba di Tanah Suci. Di antara mereka, ada sosok yang langsung mencuri perhatian, bukan karena gaduh atau ramai, tapi karena usianya yang sudah menembus lebih dari satu abad.

Dialah Mardijiyono Karto Sentono, jemaah asal Bantul yang kini berusia 103 tahun. Di usianya yang tak lagi muda, ia tetap menjejakkan kaki di Madinah dengan kondisi yang cukup stabil dan semangat ibadah yang masih terasa kuat.

Kedatangannya bersama Kloter 9 Embarkasi Yogyakarta (YIA) pada Minggu (3/5/2026) langsung jadi sorotan. Sejak turun dari kendaraan, petugas terlihat sigap membantu, memastikan setiap langkahnya aman hingga sampai ke area penerimaan.

Meski fisiknya tentu tak sekuat dulu, semangat Mardijiyono justru terasa berbeda. Ada ketenangan sekaligus kebahagiaan yang terpancar, seolah perjalanan panjang yang ia tunggu akhirnya benar-benar terwujud.

Baginya, bisa sampai di Tanah Suci bukan sekadar perjalanan biasa. Ini adalah penantian panjang yang akhirnya terjawab, sebuah harapan yang selama ini disimpan dengan sabar.

“Kuncinya selalu merasa gembira. Apa pun yang terjadi dalam hidup, dihadapi dengan hati yang senang,” ucap Mardijiyono saat berbincang dengan tim Media Center Haji 2026.

Kalimat sederhana itu justru terasa dalam maknanya. Di usia yang sudah 103 tahun, ia tetap memegang prinsip hidup yang ringan tapi kuat: menjalani semuanya dengan hati lapang.

Dalam keseharian, Mardijiyono masih mampu melakukan aktivitas dasar secara mandiri. Ia berjalan menggunakan alat bantu dan tetap menjalankan ibadah sesuai kemampuan yang dimiliki.

Perjalanan hajinya juga menyimpan cerita yang cukup mengharukan. Ia berangkat seorang diri, setelah sang istri lebih dulu wafat, padahal sebelumnya mereka berencana menunaikan ibadah bersama.

Kisah ini menambah kesan mendalam dari perjalanan spiritualnya. Ada rasa kehilangan, tapi juga tekad yang tidak surut untuk tetap melangkah menuju panggilan ibadah.

Kepala Daerah Kerja Madinah PPIH Arab Saudi, Khalilurrahman, menyebut kehadiran Mardijiyono sebagai simbol keteguhan niat yang luar biasa.

“Di usia yang sangat lanjut, semangatnya menjadi contoh nyata keteguhan seorang hamba,” ujarnya.

Menurutnya, jemaah lansia seperti Mardijiyono mendapat perhatian khusus dari petugas. Mulai dari pemantauan kesehatan, pengaturan aktivitas, hingga pendampingan selama menjalankan ibadah wajib.

Ia menegaskan bahwa seluruh petugas merasa terhormat bisa mendampingi jemaah sepuh. Ada nilai kemuliaan tersendiri dalam merawat dan melayani mereka selama di Tanah Suci.

“Kami merasa ini kehormatan. Mendampingi jemaah paling sepuh adalah kesempatan yang tidak semua orang dapat,” katanya.

Petugas juga diingatkan untuk tidak memaksakan aktivitas di luar kemampuan jemaah lansia. Fokus utama adalah memastikan ibadah berjalan dengan aman dan nyaman, tanpa membebani kondisi fisik.

Selain itu, ada keyakinan tersendiri di kalangan petugas. Doa dari jemaah lansia dianggap memiliki kekuatan khusus, menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas pelayanan.

“Doa dari orang seperti ini sangat berarti. Kami juga memohon agar diberi kemudahan dalam melayani,” tambahnya.

Kehadiran Mardijiyono seolah jadi pengingat bahwa usia bukan penghalang untuk beribadah. Dengan dukungan yang tepat, semangat bisa tetap hidup meski tubuh sudah menua.

Kisahnya juga memberi gambaran bahwa layanan haji terus berupaya menyesuaikan kebutuhan jemaah, terutama mereka yang masuk kategori lanjut usia.

Di tengah cuaca panas dan perjalanan panjang, keteguhan seperti yang ditunjukkan Mardijiyono terasa jadi inspirasi tersendiri. Bukan hanya bagi sesama jemaah, tapi juga bagi para petugas yang mendampingi.

Pada akhirnya, perjalanan ini bukan sekadar soal fisik, tapi juga tentang hati. Dan dari sosok Mardijiyono, terlihat jelas bahwa semangat ibadah bisa tetap menyala, bahkan di usia yang sudah melewati satu abad. (*)

You Might Also Like

16 Akademisi KIKA jadi Penjamin Pembebasan 6 Tersangka Aksi May Day Semarang

BMKG Minta Polisi Tindak Ormas GRIB Jaya, Ada Apa?

Exploring the Wide Range of AI Use Cases Across Industries

Ormas GPK di Magelang Garang Tendang Pintu Mobil, Tantang Anggota TNI

Baleg DPR Gas Pol Evaluasi Prolegnas 2025, RUU Perampasan Aset Masuk Prioritas

TAGGED:103 tahuncalon hajihajihaji tertua
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PHK Ratusan Buruh Disorot, Tes Kerja Bikin DPRD Geram
Next Article Nikah Empat Tahun, Dokter Ini Baru Tahu Suami Bohong dan Nilap Asetnya Rp1Milyar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMADAMAN LISTRIK - Ilustrasi nyala lilin jadi penerang saat pemadaman listrik bergilir oleh PLN.

Pemadaman Listrik Bergilir Bikin Peternak Ayam Ketar-ketir, PLN Jateng Buka Suara

NOBAR BOLA--Masyarakat menunggu siaran pertandingan Piala Dunia di Teratai Lounge yang ruangannya dihias meriah dengan ornamen bendera negara-negara peserta. (ist)

Tim Besar Jadi Magnet Penonton, Nobar Piala Dunia Makin Ramai

NIKAH MASSAL--Maria tersenyum lebar usai dipinang suaminya di nikah massal Unnes, Jumat (19/6/2026). (bae)

Bu Maria Riang-Gembira Dipinang Berondong di Nikah Massal Unnes

ARMSD Ingatkan Giant Seawall Bisa Jadi Bumerang

Luthfi Ajak Warga Buka Pintu buat Sensus Ekonomi 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi dokter sedang melayani pasien. (net)
Unik

Kasus Bullying PPDS Undip Berdampak Buruk ke Layanan Pasien? Begini Kata Psikolog

Mei 28, 2025
Massa aksi penurunan pajak bumi bangunan di Pati yang berubah turunkan Bupati Sudewo setelah kenaikan tarif PBB dibatalkan. Foto: bae
Unik

Legitimasi Bupati Pati Sudewo: Masih Sah di Atas Kertas, Tapi di Lapangan? Yah…

Agustus 14, 2025
Tips

Sering Mimpi Kematian Bikin Deg-degan Ternyata Bukan Pertanda Buruk

April 12, 2026
Aspidsus Kejati Jateng, Lukas Alexander Sinuraya (kanan) dan Kasi Penyidikan Pidsus Kejati, Leo Jimmy, menjelaskan progres penguautan korupsi BUMD Cilacap
Unik

Kejaksaan Dalami Keterlibatan DPRD di Skandal Korupsi BUMD Cilacap

Juli 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Usia 103 Tahun, Semangat Haji Mbah Mardijiyono Bikin Haru
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?