Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ketika Disiplin Diabaikan, Wajar Bila Tragedi Berulang di Perlintasan Kereta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Opini

Ketika Disiplin Diabaikan, Wajar Bila Tragedi Berulang di Perlintasan Kereta

Redaktur Opini
Last updated: Mei 4, 2026 9:44 am
By Redaktur Opini
4 Min Read
Share
SHARE

Khoirul Nikmah, mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UPGRIS. 

Pengguna jalan juga perlu mempunyai kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab pribadi.

 

Insiden kecelakaan di perlintasan kereta api antara kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, dengan kereta api, kembali mengingatkan kita pada satu persoalan yang hingga kini belum terselesaikan, yaitu rendahnya disiplin pengguna jalan.

Peristiwa semacam itu bukan pertama kali terjadi, bahkan kerap berulang dengan pola kejadian yang hampir serupa. Meskipun faktor teknis dan infrastruktur sering menjadi sorotan, tidak dapat dipungkiri bahwa kelalaian individu tetap menjadi penyebab utama yang paling nyata.

Di setiap perlintasan kereta api, banyak rambu peringatan sudah dipasang dengan jelas. Bahkan, pada beberapa titik tersedia palang pintu dan penjaga. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tidak sedikit pengendara yang tetap nekat menerobos, meskipun tanda bahaya sudah terlihat.

Sikap terburu-buru, merasa “masih sempat”, hingga kebiasaan mengabaikan aturan menjadi gambaran umum perilaku pengguna jalan di negara ini. Dalam hal ini, kecelakaan bukan lagi sekadar musibah yang tidak terduga, melainkan konsekuensi dari pilihan yang diambil secara sadar.

Fenomena ini mencerminkan bahwa rendahnya kesadaran hukum dan budaya disiplin di masyarakat. Aturan lalu lintas sering kali dipandang sebagai sesuatu yang bisa dinegosiasikan, bukan kewajiban yang harus dipatuhi. Padahal, di perlintasan kereta api, risiko yang dihadapi jauh lebih besar dibandingkan pelanggaran lalu lintas biasa. Kereta api memiliki jalur tetap dan tidak dapat berhenti secara mendadak, yang itu artinya ketika terjadi kesalahan kecil dari pengguna jalan, dampaknya bisa sangat fatal.

Selain itu, perilaku melanggar aturan di perlintasan kereta api kerap dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Ketika satu pengendara nekat menerobos, pengendara lain sering kali ikut melakukan hal serupa tanpa mempertimbangkan risiko yang ada. Fenomena ini menunjukkan bahwa pelanggaran tidak hanya berasal dari kesadaran individu, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan sekitar.

Dalam situasi seperti itu juga, pengaruh sosial justru mendorong seseorang untuk bertindak ceroboh, bukan lagi hati-hati. Hal ini menegaskan bahwa persoalan disiplin bukan sekadar kurangnya pengetahuan, melainkan juga berkaitan dengan kebiasaan dan budaya yang berkembang di masyarakat.

Pada saat yang sama, penting untuk diakui bahwa meningkatkan disiplin tidak hanya mengandalkan imbauan semata. Penegakan hukum yang tegas menjadi faktor penting dalam membentuk kedisiplinan masyarakat. Tanpa adanya konsekuensi yang jelas, pelanggaran akan terus dianggap sebagai hal biasa. Selain itu, edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai formalitas tetapi sebagai upaya membangun kesadaran kolektif.

Di sisi lain, pengguna jalan juga perlu mempunyai kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab pribadi. Tidak ada alasan yang cukup kuat untuk mempertaruhkan nyawa, baik demi mengejar waktu maupun kepentingan lainnya. Kedisiplinan sederhana, seperti berhenti sejenak dan menunggu kereta melintas, sebenarnya merupakan bentuk perlindungan terhadap diri sendiri dan orang lain.

Pada akhirnya, kecelakaan di perlintasan kereta api seharusnya menjadi refleksi bersama. Selama disiplin belum tertanam dengan baik, potensi terjadinya peristiwa serupa akan selalu ada. Maka dari itu, perubahan tidak hanya harus datang dari sistem, tetapi juga dari kesadaran individu. Karena kenyataannya, keselamatan di jalan bukan hanya mengenai aturan, melainkan tentang pilihan apakah kita memilih untuk patuh, atau mengambil risiko yang bisa berujung menjadi sebuah penyesalan.(*)

 

*Tulisan dari penulis esai dan artikel tidak mewakili pandangan dari redaksi. Hal-hal yang mengandung konsekuensi hukum di luar tanggung jawab redaksi.

You Might Also Like

Bagimana Krisis Iklim Mengganggu Hubungan Keluarga

Efek Buruk Candaan Negatif yang Dinormalisasikan

Kehabisan Akal Menyetop Korupsi Kepala Daerah

Ironi Kisah Reyhan dan Fara: Dari Kedekatan Personal ke Penghakiman Nasional

Indonesia Bukan Krisis Petani, tetapi Krisis Kapabilitas Pertanian

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Baru Seumur Jagung, Portal Jrakah Tumbang
Next Article MOBIL BARU MOGOK - Mobil operasional Kopdes Merah Putih Mahindra Scorpio mogok di Jalan Lingkar Salatiga. Foto diambil dari capture video Instagram @feedgramindo. Viral Mobil Kopdes Merah Putih Mogok di Salatiga, Netizen Sorot Kualitas Mahindra Scorpio

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

JUARA STAND UP COMDEY - Singgung materi gaji honorer, Rachmad Rizkiawan, mahasiswa PGSD Kelompok D, PPG Calon Guru UPGRIS, meraih Juara 1 Lomba Stand Up Comedy, yang digelar di halaman Masjid Agung Jawa Tengah, pada Minggu (1/11/2026). (wid)

Garap Materi ‘Beratnya Jadi Guru Honorer’, Rachmad Rizkiawan Raih Juara 1 Lomba Stand Up Comedy PPG UPGRIS

ENJOY BERCERITA - Eleanor Jocelyn Nugroho, bocah berusia 12 tahun siswi kelas 7 SMP yang tampil enjoy di panggung 'Treats & Tales: Halloween Storytelling Parade' di Mal Ciputra, Simpang Lima, Semarang, Minggu (1/11/2026). (dul)

Bukan Sekadar Bercerita, Storytelling Jadi Ruang Anak Ekspresikan Diri

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

Danang Wicaksana Dorong Pemdes Proaktif Usulkan Pembangunan Infrastruktur sesuai Kebutuhan Wilayah

Ilustrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan bukti pelunasan pajak kendaraan.

12 Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan November 2026, Mana Saja? Berikut Daftar Lengkapnya

POTENSI EKONOMI - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengunjungi Desa Kadipaten, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Menekraf mendorong Desa Kadipaten jadi pusat ekonomi kreatif.

Keren! Menekraf Dorong Wonosobo Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Opini

Rupanya Begini Rasanya Menjadi Pasangan Muda yang Baru Menikah

Maret 30, 2026
Opini

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Oktober 21, 2026
Opini

Ada Semangat Diponegoro dalam Aksi Penolakan Penambangan di Lereng Gunung Mrico

Juni 23, 2026
Ilustrasi pemain ebeg saat kesurupan.
Opini

Pengalaman Kesurupan Pemain Ebeg Banyumasan

April 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ketika Disiplin Diabaikan, Wajar Bila Tragedi Berulang di Perlintasan Kereta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?