BACAAJA, SEMARANG – PDI Perjuangan Jawa Tengah menyeleksi calon ketua pengurus anak cabang (PAC) atau pimpinan partai di tingkat kecamatan. Hampir 5.000 kader ikut mendaftar dalam penjaringan ini.
“Yang mendaftar untuk 576 kecamatan (PAC se-Jateng) itu ada 4.900 sekian,” ungkap Pengurus DPD PDIP Jateng, Agustina Wilujeng Pramestuti usai menguji tes wawancara di Panti Marhaen, Kota Semarang, Sabtu (2/5/2026).
Proses seleksi dilakukan bertahap. Mulai dari tes tertulis hingga wawancara yang kini sedang berjalan. “Jadi para calon ketua PAC diminta untuk tes tertulis, sudah selesai. Kemudian wawancara,” lanjutnya.
Bacaaja: Kang Mus Salurkan Bantuan Kapal Sopek untuk Nelayan Mlonggo: Bentuk Cinta dari PDIP
Bacaaja: Dapur Marhaen: dari Makan hingga Urusan Kesehatan, Bikin PDIP Makin Dekat ke Rakyat
Tes wawancara digelar serentak pada 2–3 Mei 2026 di enam titik karesidenan, yakni Semarang, Solo, Pati, Magelang, Tegal, dan Banyumas.
Wawancara dilakukan langsung oleh pengurus DPD PDIP Jateng, anggota Fraksi PDIP DPRD Jateng hingga DPR RI.
Di wilayah eks Karesidenan Semarang, seleksi dipusatkan di Panti Marhaen atau kantor DPD PDIP. Wilayah ini mencakup Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Salatiga.
Agustina yang juga Wali Kota Semarang ini menambahkan, tahapan wawancara dilakukan bergiliran per daerah. “Kota Semarang sudah selesai tadi, kemudian Kendal. Besok Kabupaten Semarang dan Salatiga,” katanya.
Pantauan di lokasi, peserta seleksi dari Kota Semarang sudah berkumpul sejak sebelum pukul 10.00 WIB. Mereka sempat mendapat arahan seputar teknis tes. Kemudian diarahkan untuk tes wawancara secara bergiliran.
Menurut informasi, awalnya ada 397 kader PDIP di Kota Semarang yang mendaftar untuk memperebutkan posisi ketua di 16 PAC. Namun, yang hadir wawancara hari ini 82 orang.
Menurut Agustina, ketidakhadiran peserta bukan berarti mereka tidak berminat. Ada berbagai kemungkinan yang menjadi penyebab. Jadi akan dibuka lagi undangan berikutnya untuk mereka yang tidak hadir. (bae)

