BACAAJA, SEMARANG – Suasana lalu lintas di Kawasan BSB hingga Ngaliyan, tepatnya di Jalan Prof. Hamka, kini terasa beda sejak dipasang portal pembatas ketinggian 3,4 meter.
Bukan cuma jadi penanda, portal ini sukses bikin sopir truk auto mikir dua kali sebelum nekat melintas jalur tengkorak di Silayur.
Dari pantauan di lokasi, banyak truk terlihat melambat saat mendekati portal. Sopir tampak menghitung tinggi muatan mereka, antara lanjut atau mundur teratur. Nggak sedikit juga yang akhirnya pilih putar balik daripada ambil risiko nyangkut di tengah jalan.
Bacaaja: Pasang Portal, Cara Pemkot Jinakkan “Zona Horor” Silayur
Bacaaja: Truk Triplek Nyungsep di Silayur, Bikin Warga Makin Cemas: Kok Terulang Lagi
“Kurang lebih tadi ada sekitar lima truk yang hampir putar balik. Mereka kelihatan ragu, takut nyangkut di portal,” terlihat dari situasi di lapangan.
Di sekitar titik portal, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) juga standby. Mereka sigap memantau kendaraan yang lewat dan langsung mengarahkan kalau ada truk yang berpotensi melanggar batas.
Kehadiran petugas ini bikin kondisi tetap kondusif dan mencegah kemacetan gara-gara kendaraan tersangkut.
Dampaknya langsung kerasa ke warga sekitar. Mulyadi (51), penjual mi ayam yang mangkal dekat lokasi, bilang sekarang jalanan jauh lebih nyaman.
“Sekarang sudah jarang banget truk besar lewat sini, apalagi yang sumbu tiga. Dulu sering, sekarang hampir nggak ada, terutama pas jam ramai,” ujarnya, Selasa (28/04/2026).
Hal serupa juga dirasain Syifa (35), salah satu pengendara yang sering melintas di jalur tersebut. Menurutnya, portal ini bikin lalu lintas lebih rapi.
“Jalan jadi lebih lega dan aman. Memang ada penyesuaian, kadang truk harus putar balik, tapi overall lebih tertib,” katanya.
Meski begitu, masih ada beberapa truk yang kecele. Bukan karena ukuran kendaraan, tapi karena muatan yang terlalu tinggi. Ujung-ujungnya, mereka tetap harus cari jalur alternatif.
Secara keseluruhan, keberadaan portal ini dinilai cukup efektif buat menekan kendaraan bertonase besar masuk ke jalur dalam kota.
Hasilnya? Arus lalu lintas di Jalan Prof. Hamka, terutama dari arah Jerakah menuju BSB, kini terasa lebih lancar, aman, dan pastinya lebih tertib. (*)

