Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Stand Indonesia Diserbu di Yordania: dari Wayang sampai Es Cendol, Semua Laris Manis!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Stand Indonesia Diserbu di Yordania: dari Wayang sampai Es Cendol, Semua Laris Manis!

Kalau budaya bisa viral tanpa bantuan algoritma, mungkin ini salah satu contohnya. Di tengah ajang internasional “Ma’rodh 2026” di Karak, Yordania, stand Indonesia justru jadi magnet, ramai, riuh, dan bikin penasaran. Dari yang awalnya cuma lihat-lihat, banyak yang akhirnya ikut nimbrung: pakai baju adat, main angklung, sampai nyobain es cendol buat pertama kali.

T. Budianto
Last updated: April 23, 2026 3:53 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KESENIAN INDONESIA: Mahasiswa asal Indonesia di Yordania menampilkan aksi kesenian di ajang “Ma’rodh 2026” yang digelar Yarmouk University, Karak, Yordania, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, KARAK- Pameran budaya internasional bertajuk “Ma’rodh 2026” yang digelar Yarmouk University, 12-13 April 2026 sukses jadi panggung unjuk gigi mahasiswa asing dari berbagai negara.

Mulai dari Suriah, Thailand, Malaysia, sampai negara-negara Timur Tengah dan Afrika, semuanya bawa identitas budaya masing-masing. Tapi entah kenapa, stand Indonesia seperti punya “daya tarik tak kasat mata”.

Baru dibuka saja, pengunjung sudah berdatangan dan langsung memenuhi area. Mungkin kombinasi warna-warni budaya, mungkin juga karena rasa penasaran, atau bisa jadi karena vibes-nya yang paling “hidup”.

Baca juga: Dari Irbid Buat Dunia: Mahasiswa Indonesia Gaspol di Irbid Expo 2026

Di stand ini, pengunjung disuguhi berbagai elemen khas Nusantara. Ada wayang golek yang langsung jadi incaran buat dicoba, angklung yang bikin orang spontan jadi “musisi dadakan”, sampai congklak yang ternyata cukup bikin mikir juga.

Belum selesai di situ, pengunjung juga bebas mencoba pakaian tradisional seperti batik dan blangkon. Banyak yang terlihat excited, bahkan nggak sedikit yang langsung foto-foto seolah lagi di Indonesia beneran.

Kuliner Indonesia

Dan seperti hukum tak tertulis di setiap event: kalau sudah puas lihat-lihat, pasti lanjut ke makanan. Stand Indonesia juga nggak pelit soal ini. Di jalur keluar, pengunjung disambut aneka kuliner, dari dadar gulung, risol, gemblong, sampai es cendol dan soda gembira. Kombinasi yang cukup bikin lidah “traveling” tanpa perlu tiket pesawat.

Ketua stand Indonesia, Tsaqifuzzain Amhar Surya Putera bilang, kalau antusiasme pengunjung memang di luar ekspektasi. Bukan cuma mahasiswa Indonesia, tapi juga mahasiswa internasional dan civitas kampus ikut meramaikan. “Responnya positif banget. Banyak yang tertarik dan benar-benar engage sama budaya kita,” ujarnya.

Suasana makin pecah saat sesi penampilan dimulai. Tari Saman, Tari Zapin, Randai, sampai pencak silat sukses bikin penonton berhenti, nonton, lalu… nggak pindah-pindah. Ditambah live music dengan lagu-lagu daerah, suasana jadi makin “Indonesia banget”.

Baca juga: Kecam Israel, Dubes RI dan Negara-negara OKI di Rumania Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina

Dari sekadar pameran, momen ini berubah jadi ajang diplomasi budaya. Bukan yang kaku dan formal, tapi yang hangat, interaktif, dan penuh tawa. Mahasiswa Indonesia di sini bukan cuma “penjaga stand”, tapi juga jadi storyteller, ngasih pengalaman langsung soal seperti apa Indonesia itu.

Harapannya sederhana tapi penting: budaya Indonesia makin dikenal luas, sekaligus membuka ruang interaksi lintas budaya yang lebih cair dan menyenangkan.

Di saat dunia sibuk debat soal identitas dan batas, ternyata segelas es cendol dan bunyi angklung masih bisa jadi “bahasa universal” yang menyatukan. Kadang, diplomasi paling ampuh memang bukan di meja perundingan, tapi di stand kecil yang penuh senyum dan antrean panjang. (tebe)

You Might Also Like

Rombongan Pimpinan BEI & OJK Mundur setelah IHSG Rontok, DPR: Itu Belum Cukup

Kabar Gembira Nih! BLT Rp900.000 Cair Hari Ini, Kamu Dapet Nggak?

Mahasiswa Jangan Cuma Rapat: Taj Yasin Ajak Turun Tangan Beresin Masalah Sosial

Puan Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Ojol Meninggal Terlindas Barracuda: “Jangan Sampai Terjadi Lagi!”

Atraksi Balon Udara Wonosobo Kini Tak Lagi Liar

TAGGED:headlineHPMI Irbid Yordaniairbidyordania
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Samsul Bahri Siregar berbicara di depan media, Selasa (21/4/2026). (bae) Pemkot Semarang Dorong Seni-Budaya Hidup Sampai Tingkat Kampung
Next Article Soal MBG, Zulhas: Kalau Basi, Komplain Langsung ke SPPG, Nggak Usah Drama di Medsos

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Sejumlah PLTU Jateng Masuk Daftar “Paling Bahaya”

Mei 18, 2026
Fokus

41 Perlintasan Liar di Jateng Resmi “Game Over”

Mei 5, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi bertemu perwakilan Kementerian Haji dan Umrah serta Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Solo, Rabu (4/3/2026).
Info

Respati Janji Kawal Kepulangan, 120 Jemaah Umrah Solo Tertahan Imbas Perang Iran-AS

Maret 4, 2026
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan para kementerian teknis dalam rangka evaluasi pelaksanaan MBG, Minggu (28/9/2025) malam. Foto: dok/BiroPersKepresidenan
Nasional

KLB Keracunan MBG: Enam Langkah Pemerintah

September 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Stand Indonesia Diserbu di Yordania: dari Wayang sampai Es Cendol, Semua Laris Manis!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?