Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ziarah ke Makam Kartini: Perempuan Nggak Cukup Pintar, Harus Punya Arah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ziarah ke Makam Kartini: Perempuan Nggak Cukup Pintar, Harus Punya Arah

Puncak peringatan Hari Kartini di Rembang tahun ini nggak cuma soal napak tilas, tapi juga “wake up call”. Di tengah suasana khidmat, pesannya terasa relate: jadi perempuan zaman sekarang itu bukan cuma soal sekolah tinggi, tapi juga soal arah hidup, mau dibawa ke mana?

T. Budianto
Last updated: April 22, 2026 6:23 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PERINGATAN HARI KARTINI: Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin mendampingi Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih, Selvi Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri puncak peringatan Hari Kartini di Kabupaten Rembang, Selasa (21/4/2026). (Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, REMBANG- Puncak peringatan Hari Kartini di Kabupaten Rembang, Selasa (21/4/2026) dihadiri sejumlah tokoh penting. Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin tampak mendampingi Selvi Gibran Rakabuming Raka yang juga menjabat Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih. Hadir pula Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi.

Rangkaian kegiatan dimulai dari kunjungan ke Museum RA Kartini, tempat yang menyimpan jejak pemikiran Raden Ajeng Kartini hingga ziarah ke makamnya. Bukan sekadar seremoni, tapi jadi momen buat “nyambung lagi” dengan gagasan besar Kartini yang ternyata masih relevan sampai sekarang.

Menurut Nawal, Kartini itu bukan tokoh biasa. Ia menyebut Kartini sebagai sosok visioner yang pemikirannya melampaui zamannya, bahkan masih “nyambung” dengan kondisi perempuan hari ini.

Baca juga: Kartini Zaman Now Nggak Cuma Pakai Kebaya, Tapi Berani Ambil Keputusan

Salah satu buktinya ada di karya legendaris Habis Gelap Terbitlah Terang, yang berisi gagasan perubahan cara pandang terhadap perempuan. “Ibu Kartini itu visioner. Dari surat-suratnya saja, beliau sudah bicara soal perubahan besar,” ujar Nawal.

Tapi menurutnya, jadi visioner aja nggak cukup. Kartini juga memberi contoh nyata lewat tindakan, terutama dalam membuka akses pendidikan bagi perempuan di zamannya.

Tafsir Alquran

Menariknya, Nawal juga menyoroti sisi lain yang sering luput: spiritualitas dan karakter. Ia menyinggung salah satu koleksi di museum, yakni kitab tafsir Alquran “Faidurrahmah” pemberian Kiai Soleh Darat untuk Kartini.

Dari situ, ia menarik garis besar: perempuan nggak cukup cuma pintar secara akademik. “Harus punya karakter dan spiritualitas. Itu yang jadi penuntun langkah,” tegasnya.

Baca juga: Kiai Sholeh Darat Guru RA Kartini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Di akhir, Nawal ngajak perempuan masa kini buat nggak cuma mengenang Kartini, tapi benar-benar “lanjutin perjuangannya” dengan cara berkontribusi nyata, termasuk dalam pembangunan daerah.

Ia juga menyinggung pentingnya perempuan untuk mandiri, punya integritas, dan berani berdiri di atas kaki sendiri.

Di era di mana gelar bisa dipajang di bio, Kartini seolah ngingetin satu hal simpel: terang itu bukan cuma soal pintar, tapi soal arah. Karena tanpa arah, bahkan yang paling “terdidik” pun… bisa tetap jalan di tempat. (tebe)

You Might Also Like

Nolong Istri yang Dijambret, Pria Sleman Malah Jadi Tersangka: Keadilan Lagi Error?

Lari 10K, Tapi Efeknya Ngebut: Kota Lama Ramai, UMKM Ikut Senyum

PBI Nonaktif, Pemkot: Santai, Warga Tetap Bisa Berobat

Pemprov-Baznas Salurkan 8.000 Paket Sembako

Lagi, KPK Panggil Tujuh ASN Pemkab Pekalongan

TAGGED:hari kartiniheadlinepemprov jatengtp pkk jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kartini Zaman Now Nggak Cuma Pakai Kebaya, Tapi Berani Ambil Keputusan
Next Article Siswi SMP Dibakar Paman, Pemkot “Gercep” Turun Tangan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketahuan Curang UTBK, Alat Tersembunyi Bikin Geger Kampus Semarang

Gelombang Haji Jateng Mulai Bergerak, Kloter Berangkat Tanpa Transit

Ihram Bukan Gaya, Ini Aturan Penting yang Sering Disalahpahami

KDMP Beromzet Sebulan Rp60 Juta, Ketuanya Gak Cuan Sama Sekali!! Apes Bos

Ilustrasi godaan mudahnya pencairan pinjaman online (pinjol).

Utang Pinjol RI Tembus Rp100 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Banyak Terjerat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Perubahan APBD Jateng 2025: Tetap Fokus Infrastruktur dan Dukung Swasembada Pangan

Juli 29, 2025
Ilustrasi pelajar membaca buku tapi gagal memahami isinya. (grafis/wahyu)
Tumbuh

Emang Gen Z Sengeri Itu? Masuk Kuliah tapi Gak Bisa Baca, Kampus di AS ‘Nyerah’

Januari 19, 2026
Hukum

Berompi Oranye, Fadia Bantah Terjerat OTT: “Demi Allah, Enggak Ada Serupiah pun”

Maret 4, 2026
Tangkapan layar siaran berita debut dua sopir bus profesional asal Indonesia di Jepang, yang berangkat melalui program JIDS.
Info

Pecah Rekor! Lulusan JIDS Jadi Sopir Bus Perempuan Asing Pertama di Jepang

Maret 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ziarah ke Makam Kartini: Perempuan Nggak Cukup Pintar, Harus Punya Arah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?