Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Djarum Bangun Peternakan Sapi Terbesar di Brebes
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Djarum Bangun Peternakan Sapi Terbesar di Brebes

Brebes yang selama ini identik sama telur asin, siap upgrade level. Bukan lagi cuma soal telur, tapi susu. Banyak banget susu. Bahkan skalanya disebut-sebut bakal jadi yang terbesar di Indonesia.

T. Budianto
Last updated: April 17, 2026 9:38 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AUDIENSI GDB: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menerima audiensi PT Global Dairy Bersama (GDB) di ruang kerjanya, Kamis (16/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Rencana gede lagi disiapin di Jateng. Grup Djarum lewat PT Global Dairy Bersama (GDB) bakal bikin peternakan sapi perah raksasa di Brebes. Kapasitasnya gak main-main, tembus 30 ribu ekor.

Proyek ini digadang-gadang jadi yang terbesar di Indonesia. Lahannya juga luas, sekitar 710 hektare. Targetnya bukan cuma produksi susu, tapi juga dorong ekonomi daerah.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi terang-terangan kasih dukungan. Menurut dia, investasi kayak gini penting buat bikin Brebes makin punya daya saing. “Saya sebagai gubernur sangat mendukung. Kita harus support agar Brebes menjadi kabupaten yang berdaya saing,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Ia bilang, Jateng lagi jadi incaran investor. Faktor keamanan, kemudahan izin, sampai tenaga kerja jadi daya tarik utama. Apalagi, fokus pembangunan ke depan juga nyenggol soal swasembada pangan. Termasuk urusan susu yang selama ini masih banyak impor.

Baca juga: Saleh Optimistis Investasi Jateng 2026 Ngebut, Iklim Usaha Dinilai Makin Ramah

“RPJM 2026 kita fokus pada swasembada pangan, termasuk susu. Maka investasi seperti ini sangat strategis,” tegasnya. Dari pusat, proyek ini juga dipantau serius. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda bilang, kapasitasnya bisa lebih dari 30 ribu sapi.

“Jika terwujud, ini akan menjadi yang terbesar. Saat ini, peternakan terbesar dalam satu hamparan baru sekitar 20.000 ekor,” katanya. Produksinya diprediksi nyumbang sampai 18 persen kebutuhan susu nasional. Soalnya sekarang produksi dalam negeri baru sekitar 1 juta ton, jauh dari kebutuhan 4,7 juta ton.

Kurangi Impor

Artinya, mayoritas masih impor. Kehadiran mega farm ini diharap bisa sedikit ngerem ketergantungan itu. Dari sisi bisnis, GDB gak cuma bangun kandang. Mereka bikin konsep peternakan modern, dari hulu sampai hilir.

“Ini bukan sekadar peternakan, tetapi ekosistem dari hulu ke hilir,” kata perwakilan GDB, Ihsan Mulia Putri. Nantinya ada pabrik pakan, pengolahan susu, sampai kebun jagung buat suplai pakan. Limbah ternak juga bakal diolah jadi biogas dan pupuk.

Secara hitungan kasar, produksi bisa tembus 180 ribu ton susu per tahun. Dampaknya ke Jateng juga besar, produksi bisa naik dua kali lipat. Yang menarik, proyek ini juga nyeret banyak warga.

Baca juga: Realisasi Investasi Jateng Capai Rp 21,8 Triliun

Sekitar 5.000 petani bakal dilibatkan buat suplai pakan, plus 8.000 peternak untuk pengembangan sapi perah. Persiapan lahan rencananya mulai Juni 2026. Target rampung akhir 2027, dan produksi perdana alias first milking di Desember 2027.

Kalau biasanya Brebes dikenal dari telur asin yang “nempel di lidah”, sekarang siap dikenal dari susu yang mengalir deras. Tinggal satu pertanyaan: nanti yang lebih cepat berkembang, peternak lokalnya… atau cuma angka produksinya aja? (bae)

You Might Also Like

Pilkada Tak Langsung Dinilai Perkuat Dominasi Koalisi di Bawah Gerindra

Ipemi Jateng Buka Jalan UMKM ke Eropa

Dialek Semarang yang Kian Tenggelam di Kota Sendiri

Drama Mengguncang Negara, Keluarga Terkaya Indonesia Terseret Kasus Pajak

Kinerja Dipercepat, Pemprov Terapkan SOTK Baru

TAGGED:headlineimpor susumega farmpt djarum
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Warga Sambeng Borobudur Ngotot Tolak Usaha Tambang
Next Article Tanpa Rafinha-Dutra Lawan Persipura

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MINTA MAAF - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatupkan tangan, tanda meminta maaf kepada warga Klaten, atas kasus yang menjeratnya. Hamenang terjaring OTT KPK di Klaten pada Kamis (15/10/2026).

Terjaring OTT KPK, Bupati Hamenang Minta Maaf kepada Warga Klaten

UAH Ungkap Hikmah Ajal Dirahasiakan Allah

Gus Baha Sebut Haji Punya Kekuatan Ekonomi Luar Biasa

Buya Yahya Tegas soal Manipulasi Data di Tempat Kerja

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Lawang Sewu & Museum KA Ambarawa Go Internasional

November 20, 2025
Mahatmi Rismartanti (26), lulusan Sastra Jepang asal Malang, Jawa Timur, yang menjadi satu di antara 10 pengemudi profesional yang akan dikirimkan ke Jepang.
Ekonomi

10 Pengemudi Profesional Indonesia Diberangkatkan ke Jepang, LPK Hiro: Peluang Kerja Menjanjikan

Juni 17, 2025
Hukum

BREAKING NEWS: Rektor Unsoed Diciduk KPK dalam OTT, Ada Uang Ratusan Juta

Agustus 21, 2026
DITANAMI PISANG - Warga menanam pohon pisang di jalan provinsi ruas Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora.
Info

Setelah Viral Ditanami Pohon Pisang, Jalan Randublatung–Cepu Akhirnya Diperbaiki

Juni 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Djarum Bangun Peternakan Sapi Terbesar di Brebes
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?