Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jelang Iduladha, Pemprov Gaspol “Healing”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jelang Iduladha, Pemprov Gaspol “Healing”

Iduladha belum datang, tapi “cek kesehatan” sudah jalan duluan. Bukan buat manusia, tapi buat sapi, kambing, sampai domba. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi turun langsung, memastikan hewan kurban nggak bawa “drama penyakit” saat hari H nanti.

T. Budianto
Last updated: April 16, 2026 2:59 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERI PAKAN: Peternak di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Sragen memberi pakan ternaknya, Rabu, (15/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SRAGEN- Menjelang Iduladha 1447H, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi minta layanan kesehatan Hewan Keliling alias “Healing” makin digas. Soalnya, jumlah ternak di Jateng nggak main-main, lebih dari 6,3 juta ekor.

Luthfi sendiri turun langsung ngecek program ini di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Rabu (15/4/2026). Targetnya jelas: jangan sampai pas Iduladha malah muncul penyakit yang bikin panik.

“Sebentar lagi Iduladha. Populasi ternak kita besar sekali, jadi harus dipastikan sehat,” kata Luthfi. Data 2026 mencatat, Jateng punya sekitar 1,32 juta sapi, 23 ribu kerbau, 3,7 juta kambing, dan 1,33 juta domba.

Baca juga: Potensi Menggiurkan Usaha Ternak Sapi hingga Ayam Pedaging di Jateng

Sementara kebutuhan hewan kurban diperkirakan tembus 593 ribu ekor.  Dengan angka sebesar itu, risiko penyebaran penyakit jelas nggak bisa dianggap santai.

Makanya, program Healing dari Dinas Peternakan (Distanak) jadi andalan. Konsepnya simpel tapi penting: dokter hewan turun langsung ke desa, ngecek ternak tanpa peternak harus repot datang ke Puskeswan.

Mulai dari pemeriksaan penyakit, vaksinasi, pengobatan, sampai USG hewan bunting, semua dilayani. “Dokter hewan kita keliling, jemput bola langsung ke peternak, gratis,” jelas Luthfi.

PMK Turun

Sejak diluncurkan Februari 2026, program ini mulai kelihatan hasilnya. Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Jateng turun drastis, hingga pertengahan April, cuma tercatat 10 kasus. “Itu pun sudah terdeteksi dan ditangani,” lanjutnya.

Kepala Distanak Jateng, Defransisco Dasilva Tavares bilang, sistem ini juga mengandalkan deteksi cepat di lapangan, mirip “spot stop”. Ditambah lagi, pengawasan diperketat di perbatasan lewat pos lalu lintas ternak. Tujuannya satu: hewan dari luar daerah nggak bawa penyakit masuk ke Jateng.

Baca juga: Produksi Daging Jateng Tertinggi Kedua, Anak Muda Diajak Terjun ke Peternakan

Di sisi lain, peternak juga ngerasain langsung dampaknya. Agus Kiswoyo, peternak sapi dan kambing di Desa Krikilan, bilang program ini jadi angin segar setelah sempat terpukul parah oleh PMK.

“Tahun 2024-2025 kemarin parah banget, ternak saya tinggal separuh. Semoga program ini sering dilakukan,” katanya.

Hewan kurban sekarang rutin dicek kesehatannya sebelum Iduladha. Tinggal satu yang belum jelas: siapa yang rutin ngecek “kesehatan sistem” biar masalah lama nggak kambuh tiap tahun. (tebe)

You Might Also Like

Angkutan Lebaran Usai, Penumpang Kereta Daop 4 Melonjak 14 Persen

PDIP Targetkan Lima Kursi di Kecamatan Pedurungan

HUT ke-81 RI di Lapas Purwodadi: Ada Darah yang Dibagi dan Lingkungan yang Dibersihkan

Sakit dan Pakai Kursi Roda, Kades dari Pati Tetap Bersaksi di Sidang Sudewo

Ramadan Kok Jualan Miras, Warga Segel Toko di Jl Woltermonginsidi

TAGGED:hewan ternakiduladhapemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Banjir Solo Bukan Sekadar Hujan Biasa, BNPB Sebut Penyebabnya
Next Article Lapas Purwodadi Gaspol Bersih dari Narkoba dan HP Ilegal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PELATIHAN MENGGUNAKAN AI: Diskominfo Wonosobo menggelar pelatihan mengunakan AI untuk membuat konten desa dan seputar Pilkades, yang diikuti oleh 50 orang dari 25 Kelompok Infomrasi Masyarakat (KIM), belum lama ini.

Diskominfo Wonosobo Latih KIM Bikin Konten Informasi Desa Pakai AI

GEN Z TUMBANGKAN PARTAI PENGUASA - Massa pendukung gerakan mahasiswa Serbia saat menghadiri kampanye terakhir menjelang pemilihan parlemen di Belgrade pada Kamis (22/10/2026). Partai mahasiswa berhasil menghancurkan hegemoni partai penguasa yang telah berkuasa selama 14 tahun.

Aksi Demonstrasi Gen Z Hancurkan Cengkraman Partai Penguasa di Serbia

Karhutla Toraja, Makam Leluhur Ratusan Tahun Hangus

Ombudsman Sidak Lapas Semarang, Apa Temuannya?

Dinilai Bebani APBN, Jumlah Wantimpres Digugat ke MK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Sekolah Wajib Jadi Rumah Aman Buat ODHIV

Juli 25, 2026
Hukum

Lagi, KPK Panggil Tujuh ASN Pemkab Pekalongan

April 14, 2026
Ekonomi

PADI Temanggung Didorong Jadi Event Wisata

April 24, 2026
Info

Pemkot Evakuasi 86 Pohon Tumbang dalam Semalam

Maret 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jelang Iduladha, Pemprov Gaspol “Healing”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?