Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kasus UI Jadi Alarm Keras! UIN Walisongo Gas Penyadaran Kolektif Cegah Kekerasan Seksual
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Kasus UI Jadi Alarm Keras! UIN Walisongo Gas Penyadaran Kolektif Cegah Kekerasan Seksual

R. Izra
Last updated: April 16, 2026 12:40 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual.
Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret mahasiswa di Universitas Indonesia bikin geger jagat kampus. Tapi efeknya nggak cuma berhenti di sana. Kampus lain ikut refleksi, termasuk UIN Walisongo Semarang yang mulai gas serius soal pencegahan.

Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo, Nur Hasyim, bilang kunci utama biar kasus serupa nggak kejadian lagi adalah satu: kesadaran. Dan itu harus dimulai dari hal paling basic, paham dulu apa itu kekerasan seksual.

“Banyak yang masih mikir kekerasan seksual itu cuma fisik. Padahal lewat chat WhatsApp, DM, atau medsos yang bernuansa melecehkan juga termasuk,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Bacaaja: 16 Mahasiswa FH UI Terlibat Pelecehan Seksual, DPR: Alarm Penting Calon Penegak Hukum
Bacaaja: Mahasiswa Undip Korban Pengeroyokan Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Sikap Kampus

Menurut dia, edukasi nggak bisa setengah-setengah. Harus masif dan nyasar ke semua kalangan mahasiswa. Bahkan, ia secara tegas menyoroti pentingnya menyasar mahasiswa laki-laki yang sering jadi ruang “candaan” berbau seksual yang dianggap normal.

Perubahan, kata dia, bisa dimulai dari hal simpel. Nggak ikut ketawa saat ada candaan yang melecehkan, atau berani negur teman sendiri.

“Kesadaran itu harus kolektif. Kalau ada yang sadar, ya harus berani bersuara,” tegasnya.

Nur Hasyim Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo semarang. (ist)
Nur Hasyim Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo Semarang. (ist)

Di kampus sendiri, upaya pencegahan sebenarnya sudah jalan. Mulai dari sosialisasi saat PBAK, edukasi di ma’had, sampai kampanye lewat media sosial kampus. Tapi menurut Nur Hasyim, itu belum cukup.

Ia menekankan, pencegahan nggak bisa cuma dibebankan ke Satgas atau lembaga kampus seperti PSGA. Semua elemen harus turun tangan, termasuk organisasi mahasiswa.

“Kalau cuma Satgas yang jalan, itu berat. Harus bareng-bareng,” katanya.

Fakta lain yang cukup bikin miris, dalam beberapa bulan terakhir Satgas PPKS UIN Walisongo juga sudah menerima sejumlah laporan kasus kekerasan seksual. Artinya, ini bukan isu jauh, tapi nyata ada di sekitar.

“Kita harus jujur, kasus seperti ini juga ada di kampus kita. Itu kenapa pencegahan harus diperkuat,” ujarnya.

Kasus di UI sekarang jadi semacam wake up call buat kampus-kampus lain. Bahwa tanpa sistem yang kuat dan kesadaran bareng-bareng, kekerasan seksual bisa terjadi di mana saja, even di ruang yang selama ini dianggap aman.

Harapannya, isu ini nggak cuma viral sesaat. Tapi benar-benar jadi titik balik buat dunia kampus menciptakan lingkungan yang aman, setara, dan bebas dari kekerasan seksual. (*)

You Might Also Like

Ya Ampun.. Sekolah Negeri Disegel, Anak-Anak Belajar di Tenda

224 Ribu Calon Siswa Lolos SPMB Jateng 2025

Ali Rokhman, Rival Sodiq Kini Pimpin Unsoed

Jagung Unwahas Tinggal Nunggu Lampu Hijau

Disertasi Saleh Terkait Keadlian Ekologis PSN Tuai Apresiasi Akademisi

TAGGED:kekerasan seksualpelecehan seksualuiuin walisongo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Daging Ikan Sapu-sapu Dimakan Boleh Nggak Sih? Ini Jawaban Jujurnya Banget
Next Article Banjir Solo Bukan Sekadar Hujan Biasa, BNPB Sebut Penyebabnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jateng, Ade Hermawan saat memberi keterangan pers di kantornya, Rabu (2/9/2026). (ist)

Kejati Usut Proyek Smart Classroom Jateng, Sita Uang Rp3 Miliar

LAPOR POLISI--Warga terdampak proyek mal bersama pendamping hukumnya memberi keterangan pers usai melapor ke polisi. (ist)

Warga Terdampak Proyek Pakuwon Mall Laporkan Dugaan Perusakan Lingkungan ke Polda Jateng

SAKSI AHLI--Guru Besar Fakultas Hukum Unair, Prof Nur Basuki diambil sumpah saat menjadi ahli meringankan sidang terdakwa Bupati Pati, Sudewo, Rabu (2/9/2026). (bae)

Bupati Sudewo Hadirkan Guru Besar FH Unair jadi Ahli Meringankan

Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UIN Walisongo, Nur Hasyim. (ist)

Viral Lagi di TikTok, Nasib Dosen Cabul UIN Walisongo Ada di Tangan Kemenag

BERLATIH DIVING--Warga Karimunjawa Jepara mengikuti pelatihan diving yang digelar Bandara Ahmad Yani Semaramg. (ist)

Dilatih Standar PADI, Warga Karimunjawa Didorong Jadi Pemandu Wisata Selam Profesional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Ribuan Pramuka Tumpah Ruah di Gunungpati, Luthfi Dorong Kolaborasi Bangun Ketahanan Bangsa

Agustus 25, 2025
Pendidikan

Undip Dukung Sektor Peternakan di Kadirejo Lebih Cuan

Februari 18, 2026
PELATIHAN DI INDIA--Dosen Unwahas, Kholfan Zubair Taqo Sidqi, berdiri di antara puluhan orang lain saat mengikuti pelatihan manajemen risiko bencana di India. (ist)
Pendidikan

Dosen Unwahas Terbang ke India, Perdalam Ilmu Mitigasi Bencana

Agustus 8, 2026
Siswa SMA 1 Sultan Agung Semarang berpose bersama Mr. Suegul Jin yang datang dari Korea dalam rangka belajar bahasa korea melalui aplikasi KoreanMate. Foto: Fahmi
Pendidikan

Belajar Bahasa Korea Bareng Oppa, Siswa Semarang Auto Semangat. Ada Beasiswanya?

Agustus 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kasus UI Jadi Alarm Keras! UIN Walisongo Gas Penyadaran Kolektif Cegah Kekerasan Seksual
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?