Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nawal Yasin Ajak Pesantren Hidupkan Lagi “DNA Literasi”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Nawal Yasin Ajak Pesantren Hidupkan Lagi “DNA Literasi”

Ngaji iya, tapi nulis jangan ketinggalan. Pesan buat santri ini lagi digaungkan: jangan cuma jadi pembaca kitab, tapi juga pencipta karya. Karena katanya, pesantren itu dari dulu udah punya “DNA literasi”, tinggal dihidupkan lagi.

T. Budianto
Last updated: April 7, 2026 6:38 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
ORIENTASI SANTRI: Bunda Literasi Jateng, Nawal Arafah Yasin saat mengisi Orientasi Santri Ma’had Al-Jami’ah di UIN Walisongo, Selasa (7/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Bunda Literasi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin ngajak santri buat naik level: dari yang sekadar belajar, jadi penggerak literasi. Menurutnya, tradisi menulis di pesantren sebenarnya bukan hal baru. Dari dulu, ulama besar sudah produktif melahirkan karya-karya penting.

Sebut saja Abdur Rauf as-Singkili yang menulis puluhan kitab, hingga Maimoen Zubair dengan belasan karya. Artinya, budaya literasi di pesantren itu pernah sangat hidup. Tapi sekarang? Mulai terasa meredup.

Karena itu, Nawal mengajak santri untuk “menghidupkan lagi api lama” itu. Bukan cuma membaca dan memahami, tapi juga mulai berani menulis. “Mudah-mudahan nanti jadi penulis-penulis,” ujarnya saat mengisi Orientasi Santri Ma’had Al-Jami’ah di UIN Walisongo, Selasa (7/4).

Dia menegaskan, proses belajar di pesantren itu sebenarnya sudah lengkap banget secara literasi. Mulai dari membaca, memahami, diskusi, sampai menerjemahkan dan menulis.

Baca juga: Pemprov Dukung Penguatan Gizi dan Literasi Alquran Santri

Cuma, ada beberapa tantangan yang bikin budaya ini agak “seret” belakangan ini. Mulai dari mahalnya kitab, fasilitas perpustakaan yang terbatas, sampai pemanfaatan teknologi yang belum maksimal. Belum lagi, tradisi menulis dan menerjemahkan yang mulai ditinggalkan.

Biar gak makin redup, Nawal mendorong beberapa langkah konkret. Mulai dari penguatan perpustakaan, digitalisasi kitab kuning, sampai membiasakan santri buat aktif menulis dan diskusi.

Dia juga berharap ada dukungan dari pemerintah, seperti hibah kitab dan fasilitasi pameran literasi pesantren. Menariknya, pesan ini gak cuma buat santri pesantren, tapi juga mahasiswa. Menurutnya, tradisi menulis ala pesantren juga relevan diterapkan di kampus. “Kalau bisa, bikin tulisan di jurnal atau bahkan buku,” pesannya.

Apresiasi Program

Di kesempatan itu, Nawal juga mengapresiasi program Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo yang dinilai sudah menggabungkan pendidikan akademik dan nilai keagamaan.

Mulai dari bahasa asing, kajian kitab, sampai pembentukan karakter, semuanya diarahkan buat mencetak lulusan yang gak cuma pintar, tapi juga berakhlak. Selain itu, Pemprov Jateng juga terus dorong penguatan pesantren lewat program “Pesantren Obah”.

Baca juga: Jateng Dapat Suntikan Rp17,6 M Buat Nyalain Literasi

Sebagai penutup, Nawal juga membagikan bukunya berjudul Pesantren Anti Bullying dan Kekerasan Seksual ke mahasiswa, sebagai pengingat bahwa lingkungan belajar juga harus aman dan nyaman.

Karena di era semua orang bisa nulis di mana aja, justru ironis kalau santri, yang punya tradisi keilmuan panjang, malah cuma jadi penonton. Padahal, dari pesantrenlah dulu lahir tulisan-tulisan yang sampai sekarang masih dibaca dunia. (tebe)

You Might Also Like

Peternak Unggas Curhat ke Luthfi, MBG Diminta Jadi Penyelamat

Pemprov Perkuat Sekolah Inklusi buat Penyandang Disabilitas

Bangun Perumahan Hijau, Pemprov Gandeng Swasta

Pemprov Dorong Transformasi Sampah Jadi Energi

Jateng Resmi Dorong Pemekaran Brebes Selatan

TAGGED:budaya literasibunda literasipemprov jatengpesantren jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article WFH atau “Weekend Tipis-Tipis”? Produktivitas Dipertanyakan
Next Article WFH, Hemat Energi atau Cuma Pindah Tagihan? Ini Kata Akademisi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SERU - Ilustrasi nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam

Gila! Parkir Motor Nobar di Gubernuran Digetok Rp10.000, Pemprov Jateng Angkat Bicara

MBG Prasmanan Diuji, Siswa Bisa Nambah Sesuai Selera

DIGIRING PETUGAS: Seorang dosen, Mei Sulistyoningsih (kerudung putih), digirimg petugas dari ruang tahanan PN Semarang ke mobil tahanan, Selasa (6/10/2026). (bae)

Dosen Semarang Diadili dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bidik Dugaan Pungli di Lapas Cibinong

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bongkar Joki Skripsi di Banyak Kampus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

BTC Solo Kian Sepi, DPRD Jateng Minta Pedagang Online dan Mobile Ditata

Juli 15, 2026
EDUKASI CERIA - Melalui layanan andal ICONNET, PLN Icon Plus hadirkan ruang belajar penuh keceriaan pada peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Semarang.
Pendidikan

PLN Icon Plus Hadirkan Ruang Belajar Ceria bagi Anak Indonesia pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Juli 27, 2026
Ekonomi

Sensus Ekonomi 2026: BPS Ajak Pengusaha Buka Data Tanpa Drama

Februari 14, 2026
Info

Jurus ‘Dokter Turun Gunung’ Jadi Sorotan Kemenkes

Juni 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nawal Yasin Ajak Pesantren Hidupkan Lagi “DNA Literasi”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?