Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Campak Naik Lagi, Kasus Anak Makin Bikin Khawatir
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Campak Naik Lagi, Kasus Anak Makin Bikin Khawatir

Data terbaru dari World Health Organization yang dirilis melalui Centers for Disease Control and Prevention menunjukkan posisi Indonesia cukup mengkhawatirkan. Dengan total 10.744 kasus, Indonesia kini menempati urutan kedua kasus campak tertinggi di dunia.

Nugroho P.
Last updated: April 7, 2026 8:10 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi campak pada anak.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Lonjakan kasus campak di Indonesia lagi jadi sorotan serius. Dalam beberapa waktu terakhir, jumlah penderita terus meningkat dan bahkan sudah masuk kategori Kejadian Luar Biasa di sejumlah daerah.

Data terbaru dari World Health Organization yang dirilis melalui Centers for Disease Control and Prevention menunjukkan posisi Indonesia cukup mengkhawatirkan. Dengan total 10.744 kasus, Indonesia kini menempati urutan kedua kasus campak tertinggi di dunia.

Angka tersebut hanya kalah dari Yaman dan bahkan melampaui India. Fakta ini membuat banyak pihak mulai waspada, terutama karena campak dikenal sebagai penyakit yang sangat mudah menular.

Di dalam negeri, Kementerian Kesehatan mencatat sepanjang 2025 ada lebih dari 63 ribu kasus suspek campak. Dari jumlah itu, lebih dari 11 ribu kasus sudah terkonfirmasi secara laboratorium, dengan puluhan korban meninggal dunia.

Memasuki awal 2026, tren tersebut belum menunjukkan penurunan signifikan. Hingga minggu ke-7 saja, sudah tercatat ribuan kasus suspek baru dan ratusan di antaranya terkonfirmasi positif.

Tak hanya itu, laporan juga menunjukkan adanya 21 kejadian luar biasa campak yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Ini menandakan penyebaran penyakit masih cukup luas.

Campak sendiri bukan penyakit baru, tapi dampaknya tetap serius. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyerang saluran pernapasan sebelum menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala awal biasanya dimulai dengan demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah. Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal bisa menjadi tanda awal infeksi yang lebih serius.

Dalam beberapa hari, muncul ruam khas yang biasanya dimulai dari area wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh. Pada fase ini, kondisi penderita bisa semakin memburuk jika tidak ditangani dengan baik.

Dokter anak Meta Herdiana Hanindita menjelaskan bahwa campak memiliki beberapa tahap gejala, mulai dari fase awal hingga masa pemulihan.

Pada tahap awal atau prodromal, gejala seperti demam tinggi dan batuk mulai muncul. Di fase ini juga bisa ditemukan tanda khas berupa bintik putih di dalam mulut yang disebut koplik spots.

Memasuki fase berikutnya, ruam mulai muncul dan menyebar ke berbagai bagian tubuh. Demam biasanya mencapai puncaknya di tahap ini, membuat kondisi anak jadi lebih lemah.

Setelah beberapa hari, tubuh mulai masuk fase pemulihan. Ruam perlahan memudar dan berubah warna sebelum akhirnya hilang sepenuhnya.

Meski terlihat seperti penyakit biasa, campak bisa memicu komplikasi serius. Beberapa di antaranya bahkan berisiko fatal jika tidak ditangani dengan tepat.

Komplikasi yang sering terjadi meliputi infeksi paru, radang otak, hingga dehidrasi berat. Dalam kasus tertentu, campak juga bisa menyebabkan kebutaan.

Kelompok yang paling rentan adalah anak-anak di bawah usia lima tahun dan orang dengan daya tahan tubuh lemah. Ibu hamil juga termasuk kelompok berisiko tinggi.

Yang membuat campak berbahaya adalah tingkat penularannya yang sangat tinggi. Virus bisa menyebar lewat udara dan bertahan cukup lama di lingkungan sekitar.

Satu orang yang terinfeksi bahkan bisa menularkan penyakit ini ke banyak orang lain dalam waktu singkat. Itulah sebabnya wabah campak bisa cepat meluas.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada obat khusus untuk menyembuhkan campak. Penanganan lebih difokuskan pada meredakan gejala dan mencegah komplikasi.

Namun ada satu cara yang terbukti efektif untuk mencegah penyebaran, yaitu vaksinasi. Vaksin campak mampu memberikan perlindungan yang kuat jika diberikan sesuai jadwal.

Dengan meningkatnya kasus saat ini, kesadaran masyarakat untuk vaksinasi dan menjaga kesehatan jadi kunci utama. Jangan sampai lengah, karena campak bukan sekadar penyakit biasa. (*)

You Might Also Like

Citilink Tambah Penerbangan Semarang-Jakarta, Pilihan Jam Makin Banyak

Garuda Keok, Akhirnya Patrick Kluivert Dipecat!!

Inflasi Jateng: Dari Cabai Pedas sampai Emas, Tantangan dan Harapan di Tangan Luthfi–Yasin

Dari Sawah Jadi Tenaga Jalan, Hadirlah Bensin Bobibos Nusantara!

Prabowo Terima Karta Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup

TAGGED:campakjumlah kasus campakkasus campak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article AKBP Basuki (kemeja putih) duduk di pengadilan saat sidang kasus kematian Levi, Senin (6/4/2026). (bae) Fakta Balik Layar Terungkap di Persidangan: AKBP Basuki Muluskan Jalan Levi jadi Dosen Untag
Next Article Pertamina menutup sementara operasional SPBU Jl Sriwijaya, Semarang, untuk evaluasi setelah viral insiden motor terbakar. Viral Insiden Motor Terbakar, Pertamina Akhirnya Tutup SPBU Sriwijaya Semarang: Evaluasi!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Muhdi. (dul)

Tanpa Tes Ulang, Muhdi: 2.982 Guru PPPK Paruh Waktu di Jateng Bakal Jadi Full Time

TUMBUHKAN SEMANGAT KEBANGSAAN - Tumbuhkan semangat Pancasila, insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah bersama insan PLN Group, mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila, di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Semarang, Kamis (1/10/2026).

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Teguhkan Semangat Kolaborasi dan Pengabdian

Persiapan Porprov 2026 Capai 90 Persen

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: “Segera Kami Follow Up”

SIDANG KORUPSI: Terdakwa Sudewo, Bupati Pati, kembali menjalani sidang kasus korupsi, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (7/10/2026). (bae)

Sudewo Minta Bebas, Jaksa KPK Sebut Halu dan Nyangkal Tanpa Dasar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

CEK DESIL - Ilustrasi hasil pengecekan desil warga yang masuk desil 6-10. Artinya tidak berhak menerima bansos.
Info

Banyak Warga Ngeluh Salah Masuk Desil, Wagub Jateng Kasih Solusi Ini

Agustus 20, 2026
Ekonomi

RUU Kawasan Industri Digodok, Agustina Minta Pusat dan Daerah Berbagi Peran

Juli 22, 2026
Daerah

Ratusan Warga Semarang Pulang Kampung Gratis

Maret 16, 2026
Pakar hukum tata negara Mahfud MD.
Politik

Mahfud MD Sorot Prabowo: Ada Sesuatu yang Menyandera, Tidak Berdaulat sebagai Presiden

September 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Campak Naik Lagi, Kasus Anak Makin Bikin Khawatir
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?